Rodja Peduli

Al-Irsyad Ila Shahihil I'tiqad

Penyebab Adzab Kubur

By  |  pukul 11:27 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 10 Februari 2021 pukul 9:11 am

Tautan: https://rodja.id/2yi

Penyebab Adzab Kubur ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Al-Irsyad Ila Shahihil I’tiqad yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar As-Sundawy. Kajian ini disampaikan pada Jum’at, 06 Rabiul Awal 1442 H / 23 Oktober 2020 M.

Download kajian sebelumnya: Adzab dan Nikmat Kubur

Kajian Tentang Penyebab Adzab Kubur

Semua yang mati dan dia berhak memperoleh adzab karena dosa-dosanya, adzab itu akan dia rasakan di alam kubur, baik jasadnya dikuburkan ataupun tidak. Sekalipun jasadnya dimakan oleh binatang buas, atau terbakar sampai hangus menjadi abu kemudian abunya disebarkan di udara, atau dia disalib di atas dan dibiarkan membusuk dimakan oleh burung-burung, maka dia tetap masuk ke alam barzakh walaupun dia tidak dikuburkan.

Adapun penyebab yang mengakibatkan penghuni kubur diadzab di alam kubur ada dua jenis. Jenis yang pertama adalah alasan yang umum dan yang kedua adalah yang rinci. Adapun penyebab yang umum adalah mereka diadzab karena kebodohan tentang Allah, karena mereka tidak kenal Allah, karena menyia-nyiakan perintahNya, karena melanggar larangan-laranganNya. Itu penyebab utama orang diadzab di alam kubur.

Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan mengadzab orang yang mengenal Allah, mencintai Allah, yang melaksanakan perintah Allah dan  menjauhi larangan Allah. Karena adzab kubur bahkan adzab akhirat di neraka merupakan dampak dari kemurkaan dan kemarahan Allah atas hambaNya. Maka siapa saja di kalangan hambaNya yang membuat Allah murka dalam kehidupan di dunia ini dengan cara melanggar laranganNya, mengabaikan perintahNya dan tidak bertaubat terhadap hal itu serta mati dalam keadaan demikian, dia akan memperoleh adzab di alam barzah yang kadar adzabnya sesuai dengan kadar kemurkaan Allah kepada dia.

Baca Juga:
Bab Keluarnya Wanita ke Tempat Buang Hajat hingga Membawakan Air untuk Orang yang Bersuci - Hadits 146-151 - Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Adapun penyebab yang dirinci jenis perbuatannya adalah sebagaimana hadits, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan bahwa dua orang diadzab di alam kubur karena (1) suka mengadu domba/merusak hubungan orang lain, (2) kalau kencing tidak dibasuh/tidak membersihkan dirinya dari najis.

Diterangkan juga dalam hadits lain seseorang diadzab di alam kubur karena dia shalat tanpa bersuci terlebih dahulu padahal dia mampu untuk bersuci. Atau orang yang membaca Al-Qur’an tapi tidak mengamalkan isinya. Atau para pezina laki-laki atau perempuan, para pemakan riba, orang yang melewatkan shalat subuh, orang yang tidak menunaikan kewajiban zakat, orang yang mengobarkan api fitnah dalam kehidupan bermasyarakat, orang sombong, takabur, riya’, suka mencela sesama manusia, itu semua diterangkan di dalam hadits-hadits sebagai dosa-dosa yang secara spesifik pelakunya akan diadzab di alam kubur.

Oleh karena itulah pada hakikatnya seluruh jenis dosa menyebabkan pelakunya diadzab di alam kubur bila dosanya tersebut tidak terhapus, baik oleh taubat, sedekah atau oleh apapun.

Bagaimana penjelasan selanjutnya? Mari download dan simak mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Penyebab Adzab Kubur” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Membiasakan Anak Untuk Mengucapkan Salam

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.