Rodja Peduli

Riyadhus Shalihin

Meminta Wasiat Sebelum Safar

By  |  pukul 11:40 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 23 Agustus 2021 pukul 9:22 am

Tautan: https://rodja.id/35t

Meminta Wasiat Sebelum Safar adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 08 Muharram 1443 H / 17 Agustus 2021 M.

Kajian sebelumnya: Adab Ketika Sedang Dalam Perjalanan

Ceramah Agama Islam Tentang Meminta Wasiat Sebelum Safar

Pada pertemuan yang lalu kita telah membahas bagian dari adab-adab di dalam perjalanan. Demikian pula wasiat yang seyogyanya bagi seorang yang akan berpergian meminta wasiat/nasihat dari seorang yang alim ketika dia akan bepergian.

Ada satu hadits yang juga sebagai tambahan bagi kita dalam hal ini. Dari Abdullah bin ‘Amr bin Ash Radhiyallahu ‘Anhuma, beliau berkata:

أن معاذ بن جبل أراد سفرا فقال : يا رسول الله أوصني . قال : « اعبد الله ولا تشرك به شيئا . قال : يا رسول الله زدني ، قال : إذا أسأت فأحسن وليحسن خلقك»

“Pernah suatu ketika Mu’adz bin Jabal ingin bepergian. Maka beliau mengatakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: ‘Wahai Rasulullah, berikanlah aku wasiat (yang akan aku jadikan sebagai pegangan dalam perjalanan).’

Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Sembahlah engkau hanya kepada Allah dan jangan engkau menyembah kepada selain Allah.’ Kemudian kata Mu’adz: ‘Ya Rasulullah, berilah aku tambahan wasiat.’ Kata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: ‘Jika kamu berbuat keburukan, maka berbuat baiklah setelah itu. Dan hendaknya akhlakmu menjadi akhlak yang baik (ketika dalam perjalanan).'” (HR. Ibnu Hibban dan Al-Hakim)

Baca Juga:
Contoh Bahwa Islam Agama Yang Mudah Bagian 1 – Prinsip Dasar Islam (Ustadz Fachrudin Nu’man, Lc.)

Ini adalah wasiat yang disampaikan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada orang yang akan bepergian. Di sini kita melihat ada tiga hal;

  1. Apa yang menjadi hak Allah Subhanahu wa Ta’ala, yaitu senantiasa mentauhidkan Allah, senantiasa beribadah hanya kepada Allah dimanapun berada. Ketika bermukim ataupun bepergian, tetap beribadah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu.
  2. Apa yang menjadi hak diri seseorang. Di antaranya hak diri kita adalah kalau berbuat kejelekan maka segera berbuat baik. Hal ini supaya perbuatan baik ini menghapus perbuatan buruk yang pernah kita lakukan.
  3. Apa yang menjadi hak orang lain, bahkan hak makhluk yang lain. Yaitu hendaknya akhlakmu menjadi akhlak yang baik. Ini adalah hamba-hamba Allah yang lainnya.

Maka seorang yang berpergian semestinya menjaga tiga hak ini. Bahkan tidak hanya ketika bepergian, tetapi ketika kita bermukim pun demikian.

Bagaimana pembahasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 kajian kajiannya.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Meminta Wasiat Sebelum Safar” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Orang Yang Terperdaya Dengan Amal Perbuatan Mereka

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.