Rodja Peduli

Keutamaan dan Kemuliaan Ilmu

Ilmu Lebih Baik Dari Harta

By  |  pukul 9:18 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 06 September 2021 pukul 9:39 am

Tautan: https://rodja.id/36k

Ilmu Lebih Baik Dari Harta adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Keutamaan dan Kemuliaan Ilmu. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah TaslimM.A. pada Kamis, 24 Muharram 1443 H / 02 September 2021 M.

Ceramah Agama Islam Tentang Ilmu Lebih Baik Dari Harta

Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu mengatakan:

العلم خير من المال؛ العلم يحرسك, وأنت تحرس المال

“Ilmu itu lebih baik dibandingkan harta: karena ilmu akan menjagamu dan kamulah yang menjaga harta.”

Ini pernyataan dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu yang menunjukkan kedudukan dan kemuliaan ilmu. Adapun harta, bahkan dinyatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits yang shahih:

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً وَفِتْنَةُ أُمَّتِي الْمَالُ

“Sesungguhnya masing-masing umat ada fitnahnya dan fitnah bagi umatku adalah harta.”

Inilah harta. Kalau orang yang memegangnya tidak punya benteng penjaga, tidak punya iman yang kuat, maka akan bisa menjerumuskan dia kedalam fitnah. Sedangkan ilmu, dia justru yang menjaga kita. Semakin banyak kita pelajari, semakin sering kita kaji, semakin banyak sebab-sebab yang akan menjaga kita dari tergelincir atau menyimpang dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang lurus.

Kata Imam Ibnul Qayyim Rahimahullahu Ta’ala bahwa ilmu akan menjaga dan melindungi pemiliknya dari tempat-tempat kehancuran dan jurang-jurang kebinasaan. Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan ilmu agama dengan segala keberkahan dan kebaikannya bukan hanya menumbuhkan iman, bukan hanya untuk menjadikan hati tenang ketika kita mengkaji ilmu, membaca Al-Qur’an dan merenungkan isinya, tapi lebih dari itu sebagai penjaga dan sebab untuk senantiasa menuntun kita agar selalu menempuh jalan Allah yang lurus sampai di akhir hayat.

Baca Juga:
Membaca Shalawat Diakhir Shalat Sebelum Salam

Seorang manusia, bagaimanapun dia tidak akan menjerumuskan dirinya dalam kebinasaan selama akalnya masih ada bersama dirinya. Artinya kalau dia paham bahwa sesuatu akan membinasakan dirinya, maka dia tidak akan melakukan atau menjerumuskan dirinya kedalam sesuatu itu. Terjadinya orang terjerumus dalam kebinasaan adalah karena dia tidak tahu bahwa itu bisa mencelakakan dirinya.

Kejahilan bisa membunuh seseorang. Mending kalau hanya tubuhnya yang dibunuh, bagaimana kalau aqidahnya yang dibunuh, bagaimana kalau imannya yang dibinasakan akibat perbuatan yang tidak diketahuinya tersebut? Na’udzubillahi min dzalik.

Kalau dia tidak punya ilmu tentangnya, maka orang ini perumpamaannya seperti orang yang mengkonsumsi makanan beracun. Adapun orang yang mengetahui tentang racun dan bahayanya bagi tubuh, maka ilmunya akan menghalangi dia untuk tidak memakannya. Dia tahu itu beracun meskipun kelihatannya menggiurkan. Sedangkan orang yang tidak tahu akan makan, maka dengan sebab ini kejahilan membinasakan dirinya. Ini adalah permisalan tentang penjagaan ilmu terhadap pemiliknya.

Subhanallah, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan ilmu benar-benar disamping memiliki kekuatan untuk mengarahkan kepada kebaikan, ternyata juga menjaga kita dari keburukan. Bahkan ilmu menjaga mereka dalam kebaikan yang paling besar dalam Islam, yaitu ikhlas. Penyimpangan niat adalah kebinasaan paling besar. Imam Ad-Daruquthni pernah mengatakan:

طلبنا العلم لغير الله فأبى أن يكون إلا لله

“Kami dahulu menuntut ilmu bukan karena Allah, tapi ilmu tidak mau kecuali membawa kami kepada keikhlasan karena Allah.”

Baca Juga:
Macam-Macam Keringanan Yang Diberikan Syariat

Ilmu menuntun dan menjaga dari penyimpangan niat, sehingga di dalam perjalanan menuntut ilmu mereka digiring untuk dijadikan hatinya bersih dari penyimpangan-penyimpangan niat. Inilah wujud dari bimbingan sekaligus penjagaan ilmu kepada pemiliknya.

Contohnya adalah seorang dokter yang cerdas. Dengan ilmunya dia akan menghindari hal-hal yang bisa mendatangkan berbagai macam penyakit atau keburukan pada dirinya. Hal ini karena dia tahu, bahkan dia pernah menelitinya, makanya dia sangat berhati-hati dalam hal ini.

Demikian juga orang yang mengetahui tentang hal-hal yang menakutkan dari jurang-jurang kebinasaan yang akan dilewati dalam jalur perjalanan, dia akan sangat berhati-hati darinya, maka ilmunya akan menjaga dia dari kebinasaan.

Bagaimana penjelasan selanjutnya? Mari download mp3 kajian dan simak penjelasan yang penuh manfaat ini..

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian “Ilmu Lebih Baik Dari Harta” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.