Rodja Peduli

Riyadhus Shalihin

Hadits Larangan Meninggalkan Shalat Lima Waktu

By  |  pukul 10:52 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 30 Desember 2021 pukul 1:48 pm

Tautan: https://rodja.id/3c2

Hadits Larangan Meninggalkan Shalat Lima Waktu adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 16 Jumadil Awal 1443 H / 21 Desember 2021 M.

Kajian sebelumnya: Perintah Menghadiri Shalat Subuh dan ‘Isya Berjamaah

Larangan Meninggalkan Shalat Lima Waktu

Imam An-Nawawi Rahimahullahu Ta’ala berkata:

باب الأمر بالمحافظة عَلَى الصلوات المكتوبات والنهي الأكيد والوعيد الشديد في تركهنَّ

“Bab tentang perintah untuk menjaga dan memelihara shalat yang wajib (shalat lima waktu) serta larangan yang sangat kuat bagi orang yang meninggalkan shalat lima waktu.”

Dari Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

أُمِرْتُ أَنْ أُقاتِلَ الناسَ حتَّى يَشْهدُوا أَنْ لا إِله إِلاَّ اللَّه وَأَنَّ مُحَمَّدًا رسولُ اللَّهِ، وَيُقِيمُوا الصَّلاَة، ويُؤْتُوا الزَّكاةَ، فَإِذا فَعَلُوا ذلكَ عَصمُوا مِنِّي دِماءَهُمْ وَأَمْوَالَهمْ إِلاَّ بحقِّ الإِسلامِ، وَحِسَابُهْم على اللَّهِ

“Aku diperintahkan (oleh Allah) untuk memerangi manusia hingga mereka memberikan persaksian bahwasanya tiada sesembahan yang haq kecuali Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, dan agar mereka menegakkan shalat, dan menunaikan zakat. Jika mereka telah melaksanakan hal tersebut, maka berarti mereka telah memelihara darah-darah dan harta-harta mereka dariku kecuali yang berkaitan dengan hak Islam, sedangkan hisab mereka dikembalikan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Muttafaqun ‘alaih)

Baca Juga:
Arti Syirik dan Sarana-Sarana Yang Menghantarkan Kepada Kesyirikan

Menit ke-10:06 Hadits ini menjelaskan kepada kita tentang misi yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah menyeru manusia kepada tauhid. Yaitu agar betul-betul mereka menyembah dan bergantung hanya kepada Allah, mereka memohon hanya kepada Allah, mereka bertawakal hanya kepada Allah, inilah hakikat tauhid.

Inilah yang ditanamkan oleh Islam kepada seluruh umatnya. Yaitu agar mentauhidkan Allah ‘Azza wa Jalla dalam semua amal-amal yang mereka lakukan. Agar betul-betul dilakukan semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kemudian mengikuti Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliau adalah teladan yang mengajarkan kepada umat ini bagaimana mereka beribadah pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Inilah makna “Aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah.” Yaitu dengan menjadikan beliau sebagai suri teladan yang baik.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 kajian kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Hadits Larangan Meninggalkan Shalat Lima Waktu” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Baca Juga:
Norma-Norma dan Cara Menjatuhkan Hukuman Kepada Anak Menurut Islam

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.