Masjid Al-Barkah

Tafsir Al-Quran

Islam Membawa Maslahat – Surah Al-Baqarah 219-220

By  |  pukul 10:28 am

Terakhir diperbaharui: Jumat, 07 Januari 2022 pukul 8:37 am

Tautan: https://rodja.id/3cd

Islam Membawa Maslahat – Surah Al-Baqarah 219-220 adalah kajian tafsir Al-Quran yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 24 Jumadil Awal 1443 H / 28 Desember 2021 M.

Download juga kajian sebelumnya: Hakikat Iman dan Hijrah – Surah Al-Baqarah 218

Kajian Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 219-220

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِن نَّفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ ‎﴿٢١٩﴾‏فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۗ وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَّهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِن تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ‎﴿٢٢٠﴾‏

“Mereka bertanya kepadamu tentang arak dan judi. Katakanlah: ‘Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan manfaat-manfaat untuk manusia, namun dosanya lebih besar dari manfaatnya’. Dan mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka infakkan. Katakanlah: ‘Hendaklah yang kalian infakkan itu sesuatu yang melebihi kebutuhan kalian’. Demikianlah Allah menjelaskan untuk kalian ayat-ayatNya agar kalian mau berfikir, (tentang kemaslahatan dunia dan akhirat). Dan mereka bertanya juga kepadamu tentang anak yatim, katakalah: ‘Berbuat islah kepada mereka adalah kabaikan, dan jika kamu campurkan mereka dengan keluarga, maka mereka adalah saudaramu; dan Allah Maha Tahu siapa yang berbuat kerusakan dan siapa yang mengadakan perbaikan. Dan kalaulah Allah kehendaki, niscaya Allah akan jadikan kalian kesulitan (terhadap harta anak yatim tersebut). Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Baqarah[2]: 219-220)

Baca Juga:
Mengajak Anak Berkunjung Karena Allah

Dari dua ayat ini kita ambil faedah:

Semangat Sahabat

Semangatnya para sahabat untuk mengetahui dan mempelajari hukum-hukum Allah dalam perkara yang mereka biasa lakukan sehari-hari. Itu menunjukkan betapa para sahabat adalah orang-orang yang sangat mencintai Allah. Karena cinta itu melahirkan semangat untuk mempelajari hukum-hukum Allah ‘Azza wa Jalla. Tentu mempelajari hukum Allah merupakan kemuliaan yang sangat luar biasa dibandingkan mempelajari hukum-hukum manusia.

Betapa butuhnya kita kepada hukum-hukum Allah. Karena Allah sangat sayang kepada hambaNya dan pastilah hukum-hukum Allah penuh kasih sayang. Karena Allah Maha Indah pastilah hukum Allah itu sangat indah. Karena Allah Maha Berilmu dan Maha bijaksana, maka pastilah hukum Allah berdasarkan ilmu Allah yang sangat luas dan berdasarkan kebijaksanaan Allah yang luar biasa.

Makan seorang muslim yang mengenal Allah pasti dia akan semangat untuk mengenal hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Islam Membawa Maslahat dan Menolak Mudharat

Agama Islam datang untuk membawa maslahat dan menolak mudharat. Maka semua perintah Allah berupa shalat, zakat, puasa, tauhid dan yang lainnya, ini maslahat. Dan semua yang Allah larang pasti mudharat. Allah melarang zina, riba, judi, kesyirikan dan yang lainnya, itu mudharat untuk kehidupan manusia. Dan terkadang mudharatnya kembali kepada agama, terkadang menimpa nyawa, terkadang menimpa harta, terkadang menimpa keturunan, menimpa akal, semua ini mudharat untuk kehidupan manusia. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah melarang dari sesuatu kecuali karena Allah tahu disana banyak sekali mudharatnya (walaupun disana ada manfaatnya).

Baca Juga:
Menjadikan Allah Sebagai Perantara

Memperbandingkan Maslahat dan Mafsadah

Memperbandingkan dalam segala macam perkara antara maslahat dan mafsadah. Maka jangan kita sebatas melihat ada manfaatnya sedikit kemudian kita menutup mata dari mafsadahnya yang banyak. Atau sebaliknya sebatas melihat ada mafsadahnya sedikit lantas kita menutup mata dari melihat maslahat yang banyak, ini salah. Sikap kita adalah mempertimbangkan dari dua sisi ini, bagaimana maslahat dan mafsadahnya.

Apalagi kita mau mengambil sikap, mau berkomentar, mau bergaul. Bahkan ketika hendak makan maka kita tilik makanan ini manfaat atau tidak buat saya, jangan sebatas enak di mulut tapi kita tidak mempertimbangkan maslahat dan mafsadahnya.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian Tentang Islam Membawa Maslahat – Surah Al-Baqarah 219-220

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download kajian “Islam Membawa Maslahat – Surah Al-Baqarah 219-220” ini ke facebook, twitter dan yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi orang lain.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.