Masjid Al-Barkah

Riyadhus Shalihin

Keutamaan Datang Shalat Jumat Lebih Awal

By  |  pukul 9:15 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 24 Maret 2022 pukul 9:41 am

Tautan: https://rodja.id/3ev

Keutamaan Datang Shalat Jumat Lebih Awal adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 11 Sya’ban 1443H / 15 Maret 2022 M.

Kajian sebelumnya: Keutamaan Hari Jumat

Keutamaan Hari Jumat

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, beliau berkata bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

مَن اغْتَسَلَ يَـوْم الجُمُعَةِ غُسْلَ الجنَابَةِ ، ثُمَّ رَاحَ في الساعة الأولى ، فكَأَنَّمَا قرَّبَ بَدنَةً ، ومنْ رَاحَ في السَّاعَةِ الثَّانِيَة ، فَكأنَّما قَرَّبَ بَقَرَةً ، وَمَنْ رَاحَ في السَاعَةِ الثَالِثةِ ، فَكأنَّما قَرَّبَ كَبْشاً أَقرَنَ، ومنْ رَاحَ في السَّاعَةِ الرَّابِعةِ ، فَكأنَّما قَرَّبَ دَجَاجَةً ، ومنْ رَاحَ في السَّاعَةِ الخامِسةِ فَكأنَّما قَرَّبَ بيْضَةً ، فَإِذا خَرَج الإِمامُ ، حَضَرَتِ الملائِكَةُ يَسْتمِعُونَ الذِّكرَ

“Barangsiapa yang mandi di hari Jumat dengan mandi janabah (mandi besar), kemudian dia pergi pada awal-awal waktu di hari Jumat tersebut, maka sama dengan seorang yang mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan berkurban seekor unta. Dan barabgsiapa yang pergi ke masjid hari Jumat pada saat-saat yang kedua maka sama dengan dia mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dengan berkurban seekor sapi. Dan barangsiapa yang pergi pada saat yang ketiga, maka sama dengan dia mau berkurban seekor kambing yang bertanduk. Dan barangsiapa yang pergi pada saat yang keempat, maka sama dengan dia berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa yang pergi pada saat yang kelima, maka sama dengan dia berkurban dengan memberi sedekah sebutir telur. Apabila imam telah muncul (naik ke mimbar), maka para malaikat kemudian hadir untuk mendengarkan peringatan-peringatan dari sang imam.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Baca Juga:
Larangan Berperang Pada Bulan Haram - Surah Al-Baqarah 217

Di dalam hadits ini Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan kepada kita sunnah-sunnah di hari Jumat. Di antaranya adalah ketika seorang akan pergi shalat Jumat hendaknya mandi besar (junub). Karena apabila dianjurkan mandi baik itu hari Idul Fitri, hari Arafah atau yang lainnya, ini artinya adalah mandi besar. Sebagian ulama menjelaskan bahwa ini juga sebagai isyarat dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwa suami istri berkumpul di malam Jumat.

Hadits ini juga memberikan pelajaran kepada kita tentang keutamaan orang yang datang ke masjid lebih awal di hari Jumat. Ibaratnya dia itu sama dengan orang yang berkurban seekor unta. Kalau dia datang pada waktu berikutnya sama dan berkurban seekor sapi dan seterusnya. Ini menunjukkan bahwa selama orang itu mempunyai kesempatan yang baik dan bisa lebih awal untuk menghadiri shalat Jumat, maka itulah yang lebih yang lebih utama.

Kalau seorang telah siap dan tidak punya pekerjaan yang lain, maka hendaknya dia bersegera datang ke masjid. Karena memang kadang-kadang ada orang yang mempunyai tugas-tugas seperti mengajar yang ada ketentuan-ketentuan waktu. Apabila telah selesai waktu kerjanya, maka hendaknya segera untuk mendatangi shalat Jumat.

Kemudian di antara hal yang diambil dari hadits ini bahwa Allah menerima orang yang memberikan sedekah, baik besar maupun kecil. Dalam hadits ini disebutkan sampai pada orang yang datang pada saat yang kelima, dia sama dengan orang yang memberi sebutir telur. Apabila kita bandingkan antara seekor unta dengan sebutir telur tentu ini perbedaan yang jauh. Tetapi intinya di sini adalah bahwa pendekatan diri seseorang kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan beribadah (besar maupun kecil), jika dia benar-benar ikhlash karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka amalnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Intinya tidak boleh seorang meremehkan amal/sedekah yang kecil.

Baca Juga:
Ajarkan Hadits kepada Anak - Fiqih Pendidikan Anak (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

Terkadang ada sebagian orang yang dia baru mau bersedekah kalau sudah mempunyai uang yang banyak. Padahal tidak harus demikian. Tapi apapun yang bisa dilakukan meskipun dengan nilai sedekah yang kecil, namun dia ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka Allah tetap menerima sedekahnya. Bahkan orang yang ikhlas dalam memberikan sedekah walaupun sebiji kurma, maka pahalanya akan dikembangkan/dibesarkan oleh Allah Ta’ala.

Bagaimana penjelasan lengkap tentang Keutamaan Datang Shalat Jumat Lebih Awal? Mari download dan simak mp3 kajian kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Datang Shalat Jumat Lebih Awal” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.