Masjid Al-Barkah

Riyadhus Shalihin

Keutamaan Kayu Siwak Untuk Membersihkan Mulut

By  |  pukul 1:37 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 06 Juni 2022 pukul 9:00 am

Tautan: https://rodja.id/3gq

Keutamaan Kayu Siwak Untuk Membersihkan Mulut adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 23 Syawal 1443 H / 24 Mei 2022 M.

Kajian sebelumnya: Keutamaan Shalat Dimalam Al-Qadar

Keutamaan Kayu Siwak Untuk Membersihkan Mulut

Pembahasan kita yang terakhir masih pada keutamaan menggunakan kayu siwak untuk membersihkan mulut. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang memperhatikan tentang kebersihan.

Telah disampaikan sejumlah hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang bagaimana keadaan beliau dan bagaimana beliau sebagai contoh kita di dalam memperhatikan masalah kebersihan mulut. Beliau selalu menggunakan kayu siwak. Sehingga Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

أكْثَرْتُ عَلَيْكُمْ في السِّوَاكِ

“Aku telah banyak menganjurkan kalian untuk menggunakan siwak.” (HR. Bukhari)

Ini adalah satu anjuran yang beliau lakukan kepada umat ini agar mereka betul-betul memperhatikan masalah yang satu ini.

Hadits yang berikutnya:

وعن شريح بن هانىءٍ، قَالَ: قلت لعائشة – رضي الله عنها -: بأَيِّ شَيْءٍ كَانَ يَبْدَأُ النَّبِيُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ؟ قالت: بِالسِّوَاكِ. رواه مسلم.

Dan dari Syuraih bin Hani’: “Aku berkata kepada ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha: ‘Apa yang dimulai oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam jika beliau masuk rumahnya?’ Dijawab oleh ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha: ‘Beliau ketika masuk rumah menggunakan kayu siwak membersihkan mulutnya.'” (HR. Muslim)

Baca Juga:
Orang Yang Wajib Selalu Kita Muliakan

Hadits ini menunjukkan bahwa dalam setiap kondisi yang memungkinkan seorang dianjurkan untuk menggunakan kayu siwak ini untuk membersihkan giginya.

Hadits yang berikutnya:

وعن أَبي موسى الأشعري – رضي الله عنه -، قَالَ: دَخلتُ عَلَى النَّبيِّ – صلى الله عليه وسلم – وَطَرَفُ السِّوَاكِ عَلَى لِسَانِهِ. متفقٌ عَلَيْهِ، وهذا لفظ مسلمٍ.

Dari Abu Musa Al-Asy’ari Radhiyallahu ‘Anhu: “Beliau berkata: ‘Aku pernah datang menemui Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan yang dilihat ketika itu bahwa ujung kayu siwaknya diatas lisan beliau.'” (Muttafaqun ‘alaihi)

Hadits ini menjelaskan kepada kita tentang kesungguhan dan keseriusan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam menggunakan kayu siwak membersihkan mulut beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Sehingga dianjurkan agar seorang muslim selalu menggunakan kayu siwak untuk membersihkan mulut/giginya dan juga agar tetap terasa bau yang harum dari mulut seseorang.

Hadits ini juga menjelaskan tentang bolehnya seorang menggunakan kayu siwak di depan orang lain. Karena kayu siwak tidak sama dengan sikat gigi. Kalau menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi di depan orang, maka justru itu kurang sopan. Adapun kayu siwak tidak mengeluarkan busa. Seorang hanya meletakkan di mulutnya kemudian sesekali dia bersihkan dan sesekali dia menggosok-gosoknya.

Hadits ini juga menjelaskan tentang penekanan penggunaan siwak yang tidak hanya sekedar di gigi. Tapi juga mungkin untuk membersihkan lidah. Sehingga betul-betul gigi dan lidahnya bersih.

Baca Juga:
Anjuran Untuk Tetap Manjaga Amanah Bagian 2

Hadits yang berikutnya:

وعن عائشة – رضي الله عنها -: أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم -، قَالَ: {السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ للرَّبِّ} رواه النسائي وابنُ خُزَيْمَةَ في صحيحهِ بأسانيدَ صحيحةٍ.

Dan dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, bahwasannya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Siwak merupakan alat untuk membersihkan mulut dan juga sebagai salah satu sebab seorang mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. An-Nasa’i dan Ibnu Khuzaimah)

Ini menunjukkan bahwa banyak penyebab-penyebab seorang mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di antaranya adalah iman dan amal shalih, juga berbakti kepada kedua orang tua, ini juga sebab mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dan ada amal yang mungkin kita menganggap amal ini seolah remeh. Tetapi ternyata amal ini merupakan salah satu penyebab seseorang mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 kajian kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Keutamaan Kayu Siwak Untuk Membersihkan Mulut” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Semua Kebahagiaan Kembali Kepada Ilmu

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.