Masjid Al-Barkah

Tafsir Al-Quran

Luasnya Karunia dan Pemberian Allah – Surah Al-Baqarah 245

By  |  pukul 1:07 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 04 Agustus 2022 pukul 8:46 am

Tautan: https://rodja.id/3ix

Luasnya Karunia dan Pemberian Allah – Surah Al-Baqarah 245 adalah kajian tafsir Al-Quran yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 26 Dzulhijjah 1443 H / 26 Juli 2022 M.

Download kajian sebelumnya: Allah Sangat Suka Pujian – Surah Al-Baqarah 243

Luasnya Karunia dan Pemberian Allah – Surah Al-Baqarah 245

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Siapakah orang yang memberikan pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan untuk dia pahalanya berlipat-lipat yang banyak. Dan Allah yang menyempitkan dan yang meluaskan dan kepada Allah-lah kalian akan kembali.” (QS. Al-Baqarah[2]: 245)

Dari ayat ini kita ambil faedah:

Luasnya Karunia dan Pemberian Allah

Karunia dan pemberian Allah itu luas sekali. Dan bahwasanya balasan yang Allah berikan kepada orang-orang yang berbuat ihsan itu murni semata-mata karunia dari Allah, bukan karena Allah butuh kepada amal shalih si hamba. Berbeda dengan kita ketika memberi gaji kepada pekerja, itu karena kita membutuhkan dia. Sedangkan Allah memberikan pahala kepada hamba-hambaNya bukan karena butuh kepada amalan shalih kita, akan tetapi itu murni karunia dari Allah.

Baca Juga:
Celaan Terhadap Bid'ah dan Para Pelakunya

Allah tidak butuh kepada shalat dan sedekah kita. Sedekah itu untuk kebaikan diri kita sendiri. Makanya Allah mengatakan:

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا…

“Jika kalian berbuat kebaikan maka itu untuk diri kalian sendiri kebaikannya, dan jika kalian berbuat keburukan pun juga untuk kalian sendiri keburukan tersebut…” (QS. Al-Isra'[17]: 7)

Makanya pahala yang Allah berikan kepada hambaNya bukan pahala karena Allah butuh kepada amal shalih kita, tapi memang murni karunia dari Allah. Hal ini menunjukkan betapa Allah sangat dermawan dan sayang kepada hamba-hambaNya. Kita terkadang dermawan kepada orang kalau orang tersebut memberikan juga faedah untuk kita.

Allah tidak butuh sama sekali kepada seluruh makhluk, tapi ketika kita beramal shalih Allah pun berikan pahala yang berlipat-lipat ganda.

Allah berfirman: “Maka Allah lipatgandakan untuknya dengan berlipat-lipat kali yang banyak.” Padahal yang memberikan taufik kita untuk beramal shalih adalah dari Allah. Atas dasar ini pemberian taufik kepada hamba untuk beramal shalih itu ada dua karunia, yaitu:

  1. Karunia yang telah ada sebelum beramal shalih. Yaitu diberikan kita kekuatan untuk beramal shalih.
  2. Karunia setelah beramal dengan pahala berkali-kali lipat.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Baca Juga:
Tafsir Surat Al-Muzammil Ayat 7-19 - Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download kajian “Luasnya Karunia dan Pemberian Allah – Surah Al-Baqarah 245” ini ke facebook, twitter dan yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi orang lain.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.