Masjid Al-Barkah

Al-Adabul Mufrad

Nama Yang Paling Dicintai Allah

By  |  pukul 9:34 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 29 Agustus 2022 pukul 10:21 am

Tautan: https://rodja.id/3jt

Nama Yang Paling Dicintai Allah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Al-Adabul Mufrad. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. pada Senin, 24 Muharram 1444 H / 22 Agustus 2022 M.

Kajian Islam Tentang Nama Yang Paling Dicintai Allah

Imam Bukhari Rahimahullahu Ta’ala mengatakan باب أحب الأسماء إلى الله عز وجل (Bab tentang nama yang paling dicintai oleh Allah ‘Azza wa Jalla).

Berbincang tentang nama, ingat para orang tua bahwa anak kita punya hak. Salah satu hak mereka, selain pendidikan yang baik, nafkah yang halal, juga nama yang baik. Karena kita akan mendapati beberapa pembahasan kedepan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengganti nama para sahabat, walaupun itu nama pemberian ayah mereka. Karena nama yang baik akan berdampak baik kepada orang tersebut. Ini harapannya. Tapi nama yang buruk biasanya akan ada efek buruk terhadap anak tersebut.

Maka orang tua ketika hendak memberikan nama kepada anaknya, tolong berikan nama yang terbaik. Dan kalau bicara nama, cukup satu suku kata untuk nama anak itu. Yang kedua adalah nama orang tuanya. Namun di negeri kita banyak yang namanya bukan satu suku kata, mungkin tiga atau empat suku kata. Kalau bicara hukumnya tentu boleh-boleh saja, tapi yang lebih baik ketika satu suku kata, yang kedua adalah nama ayahnya, yang ketiga adalah nama kakek atau nama sukunya.

Baca Juga:
Kewajiban Menaati Rasul - Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

تَسَمَّوْا بأسماءِ الأنبياءِ ، وأحبُّ الأسماءِ إلى اللهِ عبدُ اللهِ ،وعبدُ الرحمنِ ، وأصدُقُها حارثٌ، وهَمَّامٌ ، وأقبَحُها حَرْبٌ، ومُرَّةُ.

“Berilah nama dengan nama para Nabi, nama yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla adalah Abdullah, kemudian Abdurrahman, dan nama yang paling baik adalah Harits dan Hammam, dan nama yang paling buruk adalah Harb dan Murrah.” (HR. Bukhari)

Lafadz hadits “Berilah nama dengan nama para Nabi” ini dhaif. Akan tetapi secara makna tidak ada masalah. Karena nama para Nabi adalah nama yang baik. Ada nama-nama yang Allah sendiri memilihkan nama tersebut, seperti Adam, Yahya ‘Alaihimush Shalatu was Salam dan nama-nama yang lainnya adalah nama-nama yang indah. Mereka adalah manusia pilihan. Nama yang baik akan berdampak kepada tabiat dan pergaulan mereka. Maka tidak ada masalah memberi nama dengan nama para Nabi.

Nabi kita Muhammad ‘Alaihish Shalatu was Salam lahir putra beliau di kota Madinah dari Maria Al-Qibtiyah, beliau mengatakan: “Aku berikan nama dengan nama bapakku (yaitu Ibrahim).”

Adapun ucapan Nabi yang selanjutnya dalam hadits ini shahih.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download mp3 kajian dan simak pembahasan yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Nama Yang Paling Dicintai Allah” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur - Tabligh Akbar Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.