Kaidah Fiqih: Orang yang Tidak Mengetahui Maksud dari Lawan Akadnya, maka Akadnya Tidak Rusak dari Sisi Dia – Bait 81-82 (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

By  |  pukul 10:40 am

Terakhir diperbaharui: Minggu, 22 Jumadil awal 1435 / 23 Maret 2014 pukul 6:37 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=5219

Kajian kaidah fiqih oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Pada pembahasan Kaidah Fiqih sebelumnya, Ustadz Kurnaedi telah menjelaskan tentang bait ke-79 dan ke-80. Dan pada pembahasan kali ini beliau akan mejelaskan kaidah pada bait yang ke-81 yang berkaitan dengan “Orang yang Tidak Mengetahui Maksud dari Lawan Akadnya, maka Akadnya Tidak Rusak dari Sisi Dia“, sekaligus bait ke-82 yang membahas kelanjutan dari bait ke-81 yaitu tentang “Karena Dia Tidak Mengetahui Apa yang Dia Sembunyikan dari Niatnya, maka Akadnya Terus Dilangsungkan Sesuai dengan Apa yang Tampak darinya“. Kajian ini merupakan rekaman dari siaran live pada Kamis pagi, 4 Jumadal Ula 1435 / 6 Maret 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV.

Program Kaidah Fiqih (Kitab Mandzumah Ushulil Fiqhi wa Qawa'idihi) - Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:

Kamis pagi, 09:00-10:30 WIB



Status program Kaidah Fiqih (Kitab Mandzumah Ushulil Fiqhi wa Qawa'idihi): AKTIF

Ringkasan Kajian Kaidah Fiqih

Bait ke-81: Orang yang Tidak Mengetahui Maksud dari Lawan Akadnya, maka Akadnya Tidak Rusak dari Sisi Dia (لَكِنَّ مَنْ يَجْهَلُ قَصْدَ صَاحِبِهْ فَالْعَقْدُ غَيْرُ فَاسِدٍ مِنْ جَانِبِهْ)

[07:35]

Penjelasan bait yang ke-81 masih memiliki kaitan erat dengan bab yang sebelumnya yaitu bait ke-79 dan bait ke-80. Maka dari itu kita hendaknya sudah memahami penjelasan kaidah pada kedua bait tersebut.

Pada bait yang ke-81 Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

لَكِنَّ مَنْ يَجْهَلُ قَصْدَ صَاحِبِهْ فَالْعَقْدُ غَيْرُ فَاسِدٍ مِنْ جَانِبِهْ

Akan tetapi orang yang tidak mengetahui maksud dari lawan akadnya, maka akadnya tidak rusak dari sisi dia.

Kaidah ini merupakan pengecualian dari 2 kaidah sebelumnya. Maksudnya adalah jika ada orang yang tidak mengetahui tujuan dan niat dari lawan akadnya maka akad baginya tetap sah. Karena ia tidak bisa menghukumi atau mengetahui kecuali apa yang tampak.

Bait ke-80: Karena Dia Tidak Mengetahui Apa yang Dia Sembunyikan dari Niatnya, maka Akadnya Terus Dilangsungkan Sesuai dengan Apa yang Tampak darinya. (لِأَنَّهُ لَا يَعْلَمُ الَّذِي أَسَرّ فأُجْرِيَ الْعَقْدُ عَلَى مَا قَدْ ظَهَرْ)

[23:41]

Pada bait yang ke-82 ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

لِأَنَّهُ لَا يَعْلَمُ الَّذِي أَسَرّ فأُجْرِيَ الْعَقْدُ عَلَى مَا قَدْ ظَهَرْ

Karena dia tidak mengetahui apa yang dia sembunyikan dari niatnya, maka akadnya terus dilangsungkan sesuai dengan apa yang nampak darinya.

Bait ini merupakan pejelasan dari bait ke-81, dan keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat. Bagaimana penerapan kaidah ini dalam kehidupan kita sehari-hari? Download ceramah agama ini dan simaklah penjelasan rincinya pada pelajaran kaidah-kaidah fiqih yang disampaikan oleh Ustadz Kurnaedi hafidzhahullahu Ta’ala.

Anda juga bisa mengikuti pembahasan Kaidah Fiqih yang lainnya di Radio Rodja dan RodjaTV yang disiarkan live pada setiap hari Kamis pagi.

Download Kajian Kaidah Fiqih, Kitab Mandzumah Ushul Al-Fiqh wa Qawa’idihi: Bait 81-82 – Orang yang Tidak Mengetahui Maksud dari Lawan Akadnya, maka Akadnya Tidak Rusak dari Sisi Dia

Jangan lupa untuk ikut menyebarkan ceramah agama ini dengan membagikan tautan ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang banyak.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0:00
0:00