Masjid Al-Barkah

Keutamaan dan Kemuliaan Ilmu

Menyibukkan Diri dengan Ilmu adalah Ibadah

By  |  pukul 5:11 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 25 Oktober 2022 pukul 10:08 am

Tautan: https://rodja.id/3ls

Menyibukkan Diri dengan Ilmu adalah Ibadah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Keutamaan dan Kemuliaan Ilmu. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah TaslimM.A. pada Kamis, 24 Rabi’ul Awwal 1444 H / 20 Oktober 2022 M.

Kajian sebelumnya: Ilmu Adalah Jalan Untuk Meraih Ketinggian

Ceramah Agama Islam Tentang Menyibukkan Diri dengan Ilmu adalah Ibadah

Disamping keutamaan-keutamaan yang sudah kita sebutkan, kedudukan yang tinggi di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, ilmu adalah warisan para Nabi, dan juga kemuliaan-kemuliaan yang lain, ternyata ada nilai tambah lagi. Yaitu dengan mengkaji ilmu agama itu adalah ibadah, yang berarti Allah tidak akan menyia-nyiakannya jika seseorang menuntut ilmu, belajar ataupun mengajarkannya kepada orang lain dengan niat ikhlas.

Imam Ibnul Qayyim Rahimahullahu Ta’ala berkata bahwa orang berilmu yang menyibukkan dirinya dengan belajar, menambah ilmunya dan mengajarkannya kepada orang lain, maka dia senantiasa berada di dalam amal ketaatan. Seseorang yang duduk belajar membaca Al-Qur’an dengan benar, apalagi dia berusaha mempelajari kandungan maknanya agar bisa merenungkan untuk menguatkan imannya, seseorang yang belajar tentang tata cara ibadah, apalagi ketika dia belajar tentang iman dan tauhid, selama dia belajar kemudian setelah itu dia menyebarkannya kepada manusia, maka dia senantiasa sedang mengamalkan amal ketaatan.

Baca Juga:
Khutbah Jumat Tentang Orang-Orang Yang Allah Benci

Sahabat yang mulia Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Senantiasa orang yang berilmu itu melaksanakan shalat.” Murid-muridnya bertanya: “Bagaimana dia bisa melaksanakan shalat terus senantiasa tidak pernah terputus?” Maka Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Dengan dia selalu menyebut nama Allah pada hati dan lisannya.”

Ketika dia mengajarkan ilmu, menyebutkan penjelasan tentang halal dan haram, apalagi tentang masalah tauhid, maka ketika dia selalu berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala pada hati dan lisannya senantiasa dia sedang melaksanakan ibadah shalat.

Muadz bin Jabal Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Pelajarilah ilmu agama. Mempelajari ilmu agama karena Allah itu adalah rasa takut kepada Allah. Menuntutnya adalah ibadah, dan mempelajarinya kembali itu nilainya seperti kita berdzikir membaca Subhanallah.”

Ini menggambarkan kepada kita bahwa orang yang senantiasa disibukkan dengan menuntut ilmu, senantiasa mengisi waktunya dengan belajar dan murajaah, kemudian setelah mampu dia mengajarkan kepada manusia, maka waktunya selalu diisi dengan amal ketaatan, tidak sia-sia. Ini tentu menunjukkan keutamaan yang besar.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download mp3 kajian dan simak penjelasan yang penuh manfaat ini..

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian “Menyibukkan Diri dengan Ilmu adalah Ibadah” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Jihad Fi Sabilillah Lebih Utama dari Shalat Sunnah

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.