Masjid Al-Barkah

Mendidik Anak Tanpa Amarah

Jangan Memukul Wajah

By  |  pukul 10:16 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 26 Desember 2022 pukul 2:55 pm

Tautan: https://rodja.id/3o5

Jangan Memukul Wajah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Mendidik Anak Tanpa Amarah. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 26 Jumadil Awal 1444 H / 20 Desember 2022 M.

Kajian sebelumnya: Prinsip dan Kaidah dalam Memukul Anak

Jangan Memukul Wajah

Pada kajian sebelumnya kita sudah membahas 6 poin prinsip dan kaidah dalam memukul anak. Poin selanjutnya adalah:

7. Menit ke-9:51 Tidak boleh memukul bagian-bagian tubuh yang vital. Contohnya wajah, kepala, leher, dada (apalagi dada sebelah kiri), perut, atau kemaluan.

Maka ini adalah bagian-bagian yang tidak boleh dipukul. Hindari memukul bagian-bagian tubuh tersebut.

Kita lihat sebagian orang tua atau guru menampar anak murid pada bagian wajah. Ini tidak dibenarkan, apapun kesalahan anak itu, bagaimanapun kita marah ataupun jengkel. Karena terhadap musuh saja kita tidak boleh memukul wajah. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarangnya.

لا تضرب الوجه فإن الله خلق آدم على صورته

“Janganlah kamu pukul wajah, karena Allah menciptakan Adam dengan bentuknya.” (HR. Muslim)

Wajah itu suatu yang mulia, maka jangan dirusak. Tidak boleh kita pukul, hingga musuh sekalipun. Dan juga berbahaya memukul bagian wajah. Berapa banyak orang tua yang terlanjur melakukannya lalu ia sangat menyesal setelah kemarahannya mereda. Maka dalam hal ini Nabi berkata:

Baca Juga:
Khutbah Jumat: Mencintai Keimanan dan Membenci Kemaksiatan

إذا ضرب أحدكم فليتق الوجه

“Apabila salah seorang dari kamu memukul (yaitu mau menegakkan hukum dengan memukul), maka janganlah memukul wajah.” (HR. Abu Dawud)

Jangan memukul wajah, itu bagian yang dihormati pada manusia. Wajah yang rusak akan menyebabkan suatu mudharat yang besar. Adapun bagian tubuh lain masih bisa disembunyikan, tapi wajah bagaimana seseorang bisa menyembunyikannya?

Apalagi pada wajah terletak otak bagian depan. Kalau terjadi kerusakan pada bagian otak depan ini maka orang itu bisa kehilangan hidupnya (walaupun dia hidup). Karena dia tidak bisa menggunakan otak bagian depan yang itu berfungsi untuk menimbang, rasa malu, kemauan dan bagian-bagian penting lainnya dari fungsi otak.

Pernah didatangkan seseorang yang mabuk kepada Ali bin Abi Thalib. Maka beliau berkata: “Pukullah orang ini, dan berikan setiap anggota badan haknya.” Artinya pukul dia, tapi jangan memukul wajah dan kemaluan. Padahal ini hukum hudud, tidak boleh juga kita memukul wajah atau bagian-bagian tubuhnya yang penting. Lihatlah bahwa hukum hudud itu bukan untuk merusak orang itu.

Jangan memukul ketika marah

8. Menit ke-19:35 Sebagai orang tua yang ingin memberikan peringatan kepada anak, kalau pada waktu itu kita marah, maka jangan melakukan pukulan dulu. Ini berlaku kepada anak dan juga istri.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 kajiannya.

Baca Juga:
Talbis Iblis Terhadap Para Ahli Bahasa Arab

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link kajian “Jangan Memukul Wajah” ini melalui jejaring sosial Facebook, Twitter dan yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.