Masjid Al-Barkah

Mendidik Anak Tanpa Amarah

Pentingnya Dialog dan Komunikasi dengan Anak

By  |  pukul 3:10 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 17 Januari 2023 pukul 3:10 pm

Tautan: https://rodja.id/3ou

Pentingnya Dialog dan Komunikasi dengan Anak merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Mendidik Anak Tanpa Amarah. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 24 Jumadil Akhir 1444 H / 17 Januari 2023 M.

Kajian sebelumnya: Mendidik dengan Cinta

Pentingnya Dialog dan Komunikasi dengan Anak

Di antara metode berinteraksi/berhubungan dengan anak adalah dengan cara berdialog. Ini adalah cara yang paling efektif. Cara ini bisa mengurangi perselisihan, menghindari munculnya kesalahpahaman, dan akan membuka hubungan antara anak dan orang tua.

Anak sebenarnya memerlukan orang yang memahami kondisi kejiwaannya dan bisa memenuhi kebutuhan perkembangannya. Oleh karena itu anak membutuhkan ayah bunda yang sekaligus mampu menjawab masalah-masalah atau pertanyaan-pertanyaannya dengan masuk akal baginya. Teman yang mendengarkannya sampai akhir pembicaraan.

Masalah yang paling sering dikeluhkan oleh anak (khususnya anak remaja) adalah orang tuanya jarang berkomunikasi dengan mereka. Bukan karena tidak mampu ataupun tidak bisa, akan tetapi lantaran waktu yang tidak ada untuk saling bicara. Dan kadang-kadang orang tua juga mengalami kesulitan dalam mencari tema pembicaraan. Hingga akhirnya diam-diam saja, tidak terjadi dialog apalagi diskusi.

Tentunya hal ini harus dipersiapkan segala sesuatunya, terutama waktu. Sisihkan waktu untuk bisa berdialog dengan anak. Kemudian kita persiapkan juga tema. Apa kira-kira yang ingin kita bicarakan dengannya. Sehingga pembicaraan itu melahirkan sesuatu yang positif baginya.

Baca Juga:
Hak-Hak Al-Qur'an yang Harus Ditunaikan Setiap Muslim - Bagian ke-2 - Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Kadang-kadang kita perlu menyampaikan nasihat melalui dialog. Tidak satu arah (monolog), yaitu orang tua bicara terus sedangkan anak diam saja mendengar. Tapi perlu dialog, yaitu pembicaraan dua arah. Sehingga kita mengerti juga bagaimana perkembangan akalnya dan perubahan yang terjadi pada jiwanya. Karena seseorang dapat dinilai dari bagaimana cara dia berkomunikasi. Apakah anak ini sudah sudah makin dewasa pemikirannya atau masih sangat kekanak-kanakan? Ini bisa kita lihat dari bagaimana cara dia berkomunikasi.

Jadi salah satu faedah kita sering berdialog dan berkomunikasi dengan anak-anak adalah kita bisa mengetahui levelnya sampai dimana dan bagaimana perkembangan kepribadiannya.

Demikian juga komunikasi ini untuk berdiskusi tentang masalah-masalah yang dihadapinya. Ada masalah-masalah yang perlu dicari titik temunya. Hal itu tidak mungkin kecuali dengan cara berdiskusi. Sehingga kita tahu masalah yang sebenarnya dan dapat memberikan solusi yang tepat.

Disamping itu, berdialog dengan anak ini juga akan memunculkan ide-ide yang sebelumnya mungkin tidak ada.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 kajiannya.

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link kajian “Pentingnya Dialog dan Komunikasi dengan Anak” ini melalui jejaring sosial Facebook, Twitter dan yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Baca Juga:
Orang Yang Menginginkan Kebahagiaan Akhirat dan Kebahagiaan Dunia

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.