Masjid Al-Barkah

Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid

Murka Allah Bagi Orang Yang Menjadikan Kuburan Sebagai Masjid

By  |  pukul 10:00 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 06 Februari 2023 pukul 9:25 am

Tautan: https://rodja.id/3p3

Murka Allah Bagi Orang Yang Menjadikan Kuburan Sebagai Masjid adalah ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. pada Rabu, 3 Rajab 1444 H / 25 Januari 2023 M.

Kajian Tentang Murka Allah Bagi Orang Yang Menjadikan Kuburan Sebagai Masjid

Penulis Kitab Tauhid Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab berkata, Imam Malik Rahimahullahu Ta’ala telah meriwayatkan dalam Al-Muwaththa’ bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ قَبْرِي وَثَنًا يُعْبَدُ اشْتَدَّ غَضَبُ اللَّهِ عَلَى قَوْمٍ اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan kuburanku berhala yang diibadahi, Allah sangat murka kepada orang-orang yang menjadikan kuburan Nabi-Nabi mereka sebagai tempat ibadah.” (HR. Imam Malik)

Kita sudah sebutkan pada pertemuan sebelumnya bahwa makna dari bab yang ke-21 ini adalah menjelaskan sikap ghuluw terhadap kuburan-kuburan orang-orang shalih yang menyebabkannya sebagai berhala yang diibadahi. Ghuluw disini artinya adalah berlebih-lebihan terhadap kuburan orang-orang shalih. Baik dengan cara membangun di atas kuburan tersebut bangunan kemudian dihias-hiasi, kemudian dengan cara juga mengkhususkan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalamnya, dan juga mengkhususkan ibadah di sisi pekuburan.

Patut diketahui bahwasanya hanya sekedar ghuluw tidak menyebabkan seseorang terperosok ke dalam kesyirikan. Tetapi ghuluw tersebut adalah penyebab seseorang bisa masuk ke dalam jurang kesyirikan.

Baca Juga:
Al-Muktafi Billah

Adapun penjelasan dalil yang kita baca tadi, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdoa agar kuburan beliau tidak dijadikan sebagai berhala. Kemudian beliau mengabarkan bahwa kemurkaan dari Allah sangat besar terhadap orang-orang yang menjadikan kuburan-kuburan sebagai masjid. Hubungan dalil dengan bab adalah menunjukkan contoh sikap yang menyebabkan terperosoknya seseorang ke dalam kesyirikan, yaitu berbuat ghuluw terhadap kuburan-kuburan orang-orang shalih.

“Murka Allah sangat besar atas orang-orang yang menjadikan kuburan-kuburan Nabi-Nabi mereka sebagai masjid.” Di dalam lafaz ini terdapat pengharaman membangun bangunan di atas kuburan, dan pengharaman shalat di sisinya. Ini termasuk daripada dosa besar.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari kita download dan simak mp3 kajiannya.

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama “Murka Allah Bagi Orang Yang Menjadikan Kuburan Sebagai Masjid” ini melalui jejaring sosial facebook, twitter dan yang lainnya agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Baca Juga:
Kebutuhan Manusia Kepada Ilmu Adalah Kebutuhan Yang Mendesak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.