Masjid Al-Barkah

Tematik

Kemana Perginya Orang-Orang Yang Ikhlas

By  |  pukul 3:43 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 22 Juni 2023 pukul 3:52 pm

Tautan: https://rodja.id/3sh

Kemana Perginya Orang-Orang Yang Ikhlas adalah ceramah agama Islam oleh Ustadz Maududi Abdullah, Lc. yang disampaikan pada Sabtu, 14 Dzulqa’dah 1444 H / 03 Juni 2023 M.

Kemana Perginya Orang-Orang Yang Ikhlas

Di antara materi yang disampaikan dalam kajian ini adalah tentang perkataan ulama Salaf yang berkaitan dengan menyembunyikan ketaatan dan keikhlasan.

Berkata Ibrahim Al-Harbi: “Sesungguhnya ulama Salaf (generasi-generasi terdahulu) adalah orang-orang yang mencintai menyembunyikan amal shalih mereka, sehingga tidak diketahui oleh istrinya dan selain istrinya.”

Hal yang sama dari sahabat Nabi, Zubair bin Awwam: “Siapa di antara kalian yang bisa membuat sebuah amal shalih yang tersembunyi, maka lakukanlah.”

Imam Ibnu Jauzi berkata: “Alangkah sedikitnya orang yang beramal ikhlas karena Allah, karena kebanyakan manusia ingin menampilkan ibadah mereka.”

Apalagi di zaman kita sekarang, di mana media begitu mudah diakses dan media sosial menjadi fitnah dengan menyebarkan ibadah-ibadah tersebut kepada manusia. Ini adalah fitnah dizaman kita sekarang. Ulama Salaf memberikan contoh untuk menyembunyikan ketaatan, bukan menyebarkan ketaatan kepada orang lain.

Berkata Imam Hasan al-Bashri: “Seorang hamba senantiasa berada dalam kebaikan. Jika dia berbicara, berbicara karena Allah. Jika dia beramal, beramal karena Allah.” 

Salim bin Abdillah menulis surat kepada Umar bin Abdul Aziz dan berkata, “Ketahuilah wahai Amirul Mukminin (Umar bin Abdul Azizi), sesungguhnya pertolongan Allah bagi seorang hamba bergantung pada niatnya. Apabila niatnya sempurna dalam keikhlasan, maka pertolongan Allah pun akan sempurna baginya.”

Baca Juga:
Penjelasan Tauhid dan Pembagiannya

Ini adalah nasihat untuk pemimpin kaum Muslimin untuk menjaga keikhlasan mereka dalam menjalankan tugas-tugas yang diembankan di pundaknya.

Berkata Rabi’ bin Khutsaim: “Seluruh amalan yang tidak diinginkan dalamnya wajah Allah, maka akan hancur binasa (hilang sia-sia).” 

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: “Ikhlas adalah hakikat Islam yang sebenarnya, itulah inti agama Allah.”

Berkata muridnya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, yaitu Ibnu Qayyim: “Sebuah amal yang dilakukan tanpa keikhlasan dan tidak mengikuti sunnah, itu ibaratkan seorang musafir yang memenuhi bejana dengan pasir, memberatkannya, namun tidak memberikan manfaat apapun baginya.”

Ini adalah analogi orang yang beramal tanpa ikhlas dan tidak mengikuti Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Padahal seharusnya seorang musafir itu mengisi bejananya dengan perbekalan seperti makanan atau air.

Yahya Bin Muadz mengatakan: “Barangsiapa yang membenahi batinnya dengan keikhlasan dan muraqabah, maka Allah akan menghiasi penampilan dzahirnya dengan mengikuti sunnah.”

Dan sungguh dizaman kita sekarang ini memberitahukan amal kepada kaum muslimin menjadi fitnah yang memang menyebar di tengah manusia. Hendaklah kita berusaha untuk menjaga amal kita. Karena semakin tersembunyi semakin afdhal.

Simak dan download mp3 ceramah agama: Kemana Perginya Orang-Orang Yang Ikhlas


Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian “Kemana Perginya Orang-Orang Yang Ikhlas” ini ke sosial media. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Baca Juga:
Terapi Penyakit Hasad

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.