Masjid Al-Barkah

Tujuan-Tujuan Haji

Tujuan Haji Memperkuat Keimanan

By  |  pukul 1:43 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 31 Juli 2023 pukul 10:31 am

Tautan: https://rodja.id/3t8

Tujuan Haji Memperkuat Keimanan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Tujuan-Tujuan Haji. Pembahasan ini disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr pada Senin, 6 Muharram 1445 H / 24 Juli 2023 M.

Kajian Islam Ilmiah Tentang Tujuan Haji Memperkuat Keimanan

Di antara tujuan ibadah haji diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah untuk memberikan kekuatan kepada keimanan. Ibadah haji terhitung sebagai salah satu wadah yang bisa memperbaiki jiwa seseorang, melembutkan hati, dan menambah keimanan. Betapa banyak pelajaran-pelajaran yang indah, nasehat-nasehat yang memberikan manfaat, agar hati senantiasa bisa tunduk dan kuat keimanannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Senantiasa menginginkan harapan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ingin selalu kembali kepada Allah.

Betapa banyak di dalam orang-orang yang melaksanakan ibadah haji air mata yang menetes, betapa banyak taubat-taubat yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, betapa banyak keinginan-keinginan yang dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, betapa banyak dosa-dosa yang digugurkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, betapa banyak orang-orang yang diselamatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dari api neraka.

Tempat-tempat untuk memberikan kekuatan kepada keimanan dan penyebab ditambahnya iman di dalam melaksanakan ibadah haji sangatlah banyak sekali. Karena ibadah haji adalah ibadah yang bisa menggugurkan dosa-dosa sebelumnya.

Haji yang mabrur, tidak ada balasan yang paling pantas untuknya kecuali surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. Barangsiapa yang melaksanakannya tanpa rafats, bermain-main di dalamnya, melakukan hal-hal yang bisa membuat dia lalai, dan juga tanpa melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan dosa kepadanya, maka seolah-olah dia keluar dari melaksanakan ibadah haji tersebut sebagaimana dia baru saja dilahirkan oleh ibunya. Karena ibadah haji merupakan ibadah yang menghilangkan dosa-dosa seorang hamba, sebagaimana api akan menghilangkan karat yang ada di dalam besi. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di dalam hadits-haditsnya.

Baca Juga:
Khutbah Jumat: Ramadhan Merupakan Kasih Sayang Allah Untuk HambaNya

Betapa banyak jamaah haji yang mereka bisa memberikan perubahan dalam kehidupannya. Yang tadinya dari kurang baik menjadi baik, yang tadinya dari baik menjadi yang lebih baik. Dan contoh-contoh demikian bisa kita saksikan di dalam kehidupan. Yang mana kita tidak bisa menghitung contoh tersebut.

Betapa banyak orang yang melaksanakan ibadah haji, mereka menjadi tempat-tempat yang doa dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka mengangkat kedua tangannya dengan penuh kekhusyukan, penuh kerendahan, penuh pengharapan terhadap karunia dan kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka berharap kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk memperbaharui iman yang ada di dalam jiwa dan raganya, memberikan kekuatan, ketabahan di dalam dirinya, agar menjauhkan dari mereka fitnah-fitnah bagi yang dzahir ataupun yang tidak. Mereka juga berharap kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar Allah memperbaiki dunia dan agamanya, demikian juga dengan akhiratnya. Mereka juga bermohon kepada Allah agar Allah Subhanahu wa Ta’ala menghiasi dirinya dengan hiasan iman dan menjadikan mereka orang-orang yang bisa memberikan petunjuk.

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan pernah mengecewakan hambaNya yang berdoa kepadaNya, dan Allah tidak akan menolak permintaan seorang hamba yang meminta kepadaNya. Karena Allah sendiri yang menyebutkan:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Baca Juga:
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah - Tabligh Akbar Surabaya 2016 (Ustadz Yazid 'Abdul Qadir Jawas)

“Apabila seorang hamba meminta kepadaKu, ketahuilah, sesungguhnya Aku Maha Dekat, Aku akan mengabulkan doa seorang yang berdoa kepadaKu apabila mereka berdoa. Hendaklah mereka menjawab seruanKu, beriman kepadaKu, agar mereka senantiasa mendapatkan petunjuk.” (QS. Al-Baqarah[2]: 186)

Demikian juga hadits dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

الحُجَّاجُ وَالْعُمَّارُ وَفْدُ اللهِ، دَعَاهُمْ فَأَجَابُوْهُ، سَأَلُوْهُ فَأَعْطَاهُمْ

“Sesungguhnya para jamaah haji dan para jamaah umrah, mereka adalah tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan tersebut. Mereka meminta, Allah berikan.” (HR. Ibnu Majah)

Maka hendaklah mereka yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan melaksanakan ibadah haji untuk senantiasa tunduk dan merendahkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka senantiasa berharap akan rahmat dan ampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan mereka takut akan siksaan dan adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka senantiasa mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengintai mereka. Sehingga mereka senantiasa berdiri bermohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tidak ada kaki yang melangkah kecuali yang diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, tidak ada tangan yang diayunkan kecuali hal-hal yang diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Mereka senantiasa berdzikir kepada Allah, berdoa kepada Allah, beristighfar kepada Allah. Mereka melakukan hal-hal yang diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka pulang ke daerahnya dengan keadaan yang terbaik, dengan membawa lembaran yang baru dalam kehidupannya, melakukan ketaatan dengan hati yang suci, dengan jiwa yang bersih. Mereka selalu meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka berharap agar Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan tambahan keimanan dan dijauhkan dari fitnah-fitnah yang melanda.

Baca Juga:
Taatlah Kepada Allah, Taatlah Kepada Rasul dan Ulil Amri

Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya ibadah haji merupakan kesempatan yang sangat indah, dimana seseorang bisa menambah kekuatan di dalam imannya, memperkuat ketaatan dan hubungannya dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Oleh karenanya, mestilah bagi seorang yang melaksanakan ibadah haji untuk senantiasa memberikan kekuatan tambahan di dalam imannya. Mereka senantiasa memperkuat hubungannya dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kemudian mereka bisa mengambil manfaat dari pelajaran-pelajaran yang dilaksanakan selama melakukan ibadah haji, yang tujuannya adalah memberikan kekuatan di dalam jiwa dan raga kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, agar senantiasa iman bertambah kepada Sang Pencipta.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 yang penuh manfaat ini.

Downlod MP3 Ceramah Agama Tentang Tujuan Haji Memperkuat Keimanan

Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian “Tujuan Haji Memperkuat Keimanan” di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum..

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.