Masjid Al-Barkah

Khutbah Jumat

Khutbah Jumat: Sabar dan Shalat

By  |  pukul 2:23 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 18 Agustus 2023 pukul 2:25 pm

Tautan: https://rodja.id/3tw

Khutbah Jumat: Sabar dan Shalat ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 1 Safar 1445 H / 18 Agustus 2023 M.

Khutbah Jumat: Sabar dan Shalat

Al-Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata:

كثير من أمراض الأبدان والقلوب أصلها من عدم الصبر

“Banyak penyakit-penyakit badan, demikian pula penyakit hati, berasal daripada ketidak sabaran.”

Apabila kita perhatikan ucapan beliau ini, akan kita dapatkan kebenarannya. Orang yang tidak sabar, dia mudah stress dalam hidupnya. Orang yang tidak sabar ketika ditimpa musibah, ia bersedih dan sedihnya berkepanjangan, sehingga menimbulkan penyakit-penyakit badan. Orang yang tidak sabar, terkadang ia menjadi pemarah; dia mudah sekali marah, sehingga kemudian menimbulkan penyakit yang ada di badannya. Orang yang tidak sabar menimbulkan penyakit pelit, sehingga pelit itu melilit hatinya; akhirnya menimbulkan penyakit-penyakit badan.

Demikian pula, penyakit hati akibat dari ketidak sabaran. Ketika seseorang tidak sabar untuk menjalankan perintah Allah, tidak sabar ia untuk menegakkan shalat, sehingga akhirnya hatinya pun terkena penyakit hati. Tidak sabar menghadapi syahwat, sehingga hatinya pun dipenuhi dengan penyakit-penyakit syahwat.

Saudaraku, untuk meninggalkan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga pada waktu itu hatinya pun berpenyakit. Sehingga akhirnya penyakit itu semakin kronis, lalu kemudian membinasakan pelakunya.

Baca Juga:
Batilnya Angan-angan - Tafsir Surah Ali Imran 24

Oleh karena itulah saudaraku, Allah memerintahkan kita dalam ayat-ayat yang banyak untuk sabar. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, sabarlah, dan kokohkan kesabaran kalian, dan berjagalah di tapal batas. Agar kalian menjadi orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran[3]: 200)

Allah berfirman:

…إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah[2]: 153)

Allah berfirman:

… وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ

“Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali ‘Imran[3]: 146)

Bahkan, saudaraku, pemberian terbaik yang Allah berikan kepada seorang hamba, pemberian terluas yang Allah berikan kepada seorang hamba adalah kesabaran.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ

“Tidaklah seseorang diberikan pemberian yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.” (HR. Bukhari)

Kita hidup di dunia butuh kesabaran. Anda sebagai seorang suami wajib sabar menghadapi istri dan anak-anak Anda. Anda sebagai seorang istri pun demikian, wajib sabar menghadapi kekurangan suami dan anak-anak. Anda sebagai siapapun, sebagai pemimpin ataupun sebagai bawahan, kesabaran itu harus ada dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan. Kalau kita tidak sabar, seringkali kita tidak melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Apalagi ketika menjalankan perintah-perintah Allah, menjalankan agama Allah dalam kehidupan kita, jika kita tidak sabar, iman kita akan rusak.

Baca Juga:
Bab Durhaka Kepada Orang Tua Adalah Dosa Besar Yang Paling Besar

Oleh karena itu diriwayatkan bahwa Ali Bin Abi Thalib berkata:

إنَّ الصبر من الإيمان بمنزلة الرأس من الجسد

“Kesabaran dalam keimanan sama dengan kepala dalam badan kita.”

Sebagaimana seseorang tidak akan hidup tanpa kepala, demikian pula iman pun tidak akan hidup tanpa kesabaran.

Maka sabarlah di dunia ini. Karena sesungguhnya kesabaran di dunia itulah yang bermanfaat untuk kehidupan kita. Kita tidak ingin sabar dalam api neraka, karena kesabaran dalam api neraka tidak ada gunanya lagi. Allah berfirman kepada penduduk api neraka:

اصْلَوْهَا فَاصْبِرُوا أَوْ لَا تَصْبِرُوا سَوَاءٌ عَلَيْكُمْ…

“Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); sabarlah kalian atau kalian tidak sabar, itu sama saja buat kalian.” (QS. At-Tur[52]: 16)

Sungguh betapa nikmatnya orang-orang yang diberikan oleh Allah kesabaran. Saat diberikan ujian oleh Allah, dia pun sabar dan ridha. Ketika diberikan penyakit, dia pun kemudian sabar, ia berharap agar Allah menggugurkan dosa-dosanya. Ketika ia diberikan kesulitan perekonomian, ia pun sabar, ia berharap mudah-mudahan ini mengangkat derajatnya. Ketika ia menghadapi berbagai macam problematika dalam hidupnya, ia pun kemudian gunakan kesabaran, ditambah dengan shalat. Karena sesungguhnya dua perkara inilah yang akan memberikan jalan-jalan keluar dalam hidup kita.

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ…

“Wahai orang-orang yang beriman, minta tolonglah dengan sabar dan shalat.” (QS. Al-Baqarah[2]: 153)

Baca Juga:
Hadits-Hadits Perbaikan Hati

Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika ditimpa perkara yang sulit, beliau segera shalat meminta kepada Allah.
Maka saudaraku, jadikanlah dua perkara ini sebagai senjata dalam hidup kita, yaitu kesabaran dan shalat.

Khutbah Jumat: Sabar dan Shalat

Namun, kata “sabar” mudah sekali diucapkan oleh lisan, tapi dalam prakteknya teramat berat sekali, saudaraku. Karena sabar itu memang panas. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan dalam hadits yang shahih:

وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ

“Dan sabar itu bagaikan cahaya matahari.” (HR. Muslim)

Anda lihat, bagaimana manfaatnya cahaya matahari untuk kehidupan manusia, untuk kehidupan hewan dan tumbuh-tumbuhan, tapi terasa panas ketika kita berada di bawah cahaya matahari.

Demikian kesabaran, panas terasa di hati kita, tapi manfaat dan hasilnya lebih manis daripada madu, saudaraku. Bagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan keuntungan sabar dalam hidup kita? Di antaranya, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengatakan:

…وَإِن تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا…

“Apabila kalian terus bersabar dan terus bertakwa, maka tidak akan membahayakan makar orang-orang kafir itu sedikitpun juga.” (QS. Ali ‘Imran[3]: 120)

Allah menyebutkan bahwasanya sehebat apapun makar orang kafir terhadap umat Islam, tapi jika dihadapi dengan kesabaran dan takwa, maka itu tidak akan membahayakan sama sekali. Terlebih, diberikan oleh Allah pahala yang tanpa batas. Allah berfirman:

… إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Baca Juga:
Pembahasan Hadits Tentang Syafaat

“Sesungguhnya orang-orang yang sabar itu diberikan pahala tanpa batas.” (QS. Az-Zumar[39]: 10)

Maka saudaraku, agar kita bisa bersabar, kita perlu untuk menghibur hati kita dengan pahala yang besar di sisi Allah. Keimanan kita kepada Allah dan kehidupan akhirat harus semakin kita kuatkan. Agar kita bisa bersabar. Kita berusaha untuk melihat ke depan tentang keuntungan dari kesabaran dan kerugian jika kita tidak sabar. Karena ketidak sabaran kita justru kerugian untuk hidup kita. Tapi ketika kita sabar, Allah akan memberikan yang lebih baik daripada kesakitan-kesakitan yang kita rasakan.

Download mp3 Khutbah Jumat: Sabar dan Shalat


Jangan lupa untuk ikut membagikan link download “Khutbah Jumat: Sabar dan Shalat” ini kepada saudara Muslimin kita baik itu melalui Facebook, Twitter, atau yang lainnya. Semoga menjadi pembukan pintu kebaikan bagi kita semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.