Masjid Al-Barkah

Al-Bayan Min Qashashil Qur'an

Sifat Basyariyah Para Nabi dan Rasul

By  |  pukul 8:19 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 23 Agustus 2023 pukul 8:20 am

Tautan: https://rodja.id/3tz

Sifat Basyariyah Para Nabi dan Rasul adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 4 Safar 1445 H / 21 Agustus 2023 M.

Kajian Tentang Sifat Basyariyah Para Nabi dan Rasul

Al-Basyariyah artinya manusia. Jadi Nabi atau Rasul itu diangkat dari kalangan manusia. Kalau Nabi dan Rasul adalah manusia, maka di antara konsekuensinya kita harus tahu bahwa Nabi dan Rasul itu memiliki kedudukan yang tinggi, tapi ada batasannya. Karena sebagian orang menjadikan Nabi dan Rasul derajatnya sama seperti Tuhan.

Kaum Muslimin beriman bahwa para Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah adalah dari kalangan manusia, artinya bukan dari kalangan Jin, bukan Tuhan, bukan malaikat. Mereka dari kalangan anak keturunan Adam. Allah Ta’ala berfirman kepada Nabi kita yang kita cintai, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ…

“Katakanlah (wahai Muhammad): ‘Aku adalah manusia biasa seperti kalian yang diwahyukan kepadaku wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahwasanya Ilah kalian adalah Ilah yang satu.'” (QS. Al-Kahfi[18]: 110)

Kemudian juga firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًا 

Baca Juga:
Hidup Mengembara Seorang Diri

“Tidak ada yang menghalangi manusia untuk beriman ketika datang kepada mereka petunjuk, melainkan ucapan mereka: ‘Apakah Allah mengutus seorang pengutus Rasul dari kalangan manusia?'” (QS. Al-Isra'[17]: 94)

Ini menunjukkan bahwa Rasul itu dari kalangan manusia biasa.

Oleh karena itu, di antara hujjah orang-orang kafir tidak mengikuti Rasul adalah karena para Rasul itu manusia. Allah berfirman:

وَلَئِنْ أَطَعْتُمْ بَشَرًا مِثْلَكُمْ إِنَّكُمْ إِذًا لَخَاسِرُونَ

“(Orang-orang kafir berkata): ‘Seandainya kalian menaati manusia biasa seperti kalian ini, maka sungguh kalian rugi.'” (QS. Al-Mu’minun[23]: 34)

Penulis menurunkan perkataan ‘Aisyah tentang sifat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

كَانَ بَشَرًا مِنَ الْبَشَرِ يَفْلِي ثَوْبَهُ ، وَيَحْلُبُ شَاتَهُ ، وَيَخْدُمُ نَفْسَهُ

Nabi Muhammad itu manusia biasa, beliau mencuci pakaiannya sendiri, memerah susu kambing sendiri, dan mengurus diri sendiri (seperti manusia biasa).” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban)

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak dan download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian “Sifat Basyariyah Para Nabi dan Rasul” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Baca Juga:
Macam-Macam Syirik

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.