Masjid Al-Barkah

Al-Bayan Min Qashashil Qur'an

Kelebihan-kelebihan dan Keistimewaannya Dakwah Para Rasul

By  |  pukul 9:42 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 16 Oktober 2023 pukul 9:42 am

Tautan: https://rodja.id/572

Kelebihan-kelebihan dan Keistimewaannya Dakwah Para Rasul adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 24 Rabi’ul Awal 1445 H / 9 Oktober 2023 M.

Kajian Tentang Kelebihan-kelebihan dan Keistimewaannya Dakwah Para Rasul

Dengan membahas keutamaan dari dakwahnya para rasul, maka kita bisa mencontoh dakwahnya para rasul. Kemudian, juga ini sebagai tolak ukur atau barometer sebuah dakwah. Apakah dakwah itu lurus atau bengkok? Apakah dakwah itu berada diatas petunjuk atau menyimpang? Kita melihat dari dakwahnya para rasul ini.

Ada 9 kelebihan dan keistimewaan dakwah para pasul

1. Dakwah Rabbaniyah

Dakwah rabbaniyah maksudnya adalah mereka mendakwahkan apa yang Allah wahyukan kepada mereka, bukan pemikiran manusia, bukan juga perkara dari diri mereka sendiri. Dan ini masuk dalam ideologi/aqidah/keyakinan. Adapun keyakinan siapapun selain dakwahnya para nabi dan rasul itu terpengaruh dengan lingkungan dan latar belakang. Apalagi filsafat yang dielu-elukan oleh sebagian manusia, itu pasti terpengaruh dari lingkungan tinggal sekitarnya, lahirnya di daerah mana, tumbuh, dan bergaulnya, dan seterusnya. Adapun wahyu tidak terpengaruh dengan itu semua, karena dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Makanya kalau kita melihat dakwahnya para nabi dan rasul, ini dakwah yang betul-betul murni didasari dengan wahyu Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Baca Juga:
Ciri-Ciri Orang Meninggal Masuk Surga

إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَىٰ نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَعِيسَىٰ وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ وَسُلَيْمَانَ ۚ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا

“Sesungguhnya Kami telah mewahyukan kepadamu (Hai Muhammad) sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi setelahnya, dan Kami telah mewahyukan (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami menganugerahkan kepada Dawud Kitab Zabur.” (QS. An-Nisa'[4]: 163)

Di sini Allah menghabarkan pada kita bahwa para nabi itu mendapatkan wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bukan hasil dari pemikiran dan eksperimen manusia.

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Kami mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: ‘Bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Aku, maka hendaknya kalian beribadah kepadaku.'” (QS. Al-Anbiya[21]: 25)

2. Tidak Meminta Upah

Menit ke-18:31 Mereka tidak minta balasan dunia kepada orang yang didakwahi. Para rasul semuanya adalah orang-orang yang paling zuhud, mereka tidak meminta upah dari manusia dari dakwah mereka. Mereka minta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.

Dalilnya banyak, setiap nabi berkata kepada kaumnya, seperti yang Allah firmankan:

يَا قَوْمِ لَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى الَّذِي فَطَرَنِي ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Baca Juga:
Bab Tasyahud dalam Shalat

“Wahai kaumku, aku tidak meminta upah kepada kalian bagi seruanku ini. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan(nya)?” (QS. Hud[11]: 51)

Justru Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberi. Dalam hadits yang shahih, beliau bersabda:

فَإِنِّي أُعْطِي رِجَالًا حَدِيثِي عَهْدٍ بِكُفْرٍ أَتَأَلَّفُهُمْ

“Aku memberi beberapa orang yang baru masuk Islam supaya hati mereka lembut menerima Islam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Penuh dengan kasih sayang

Menit ke-25:44 Dakwah para nabi dan rasul adalah dakwah yang penuh dengan kasih sayang. Jadi semua nabi dan rasul adalah manusia yang paling sayang di antara manusia. Ini tampak dari dakwah yang mereka lakukan siang dan malam, dilakukan sendiri-sendiri ketika sepi, atau bahkan ketika di hadapan orang banyak. Mereka menggunakan metode targhib (motivasi) dan tarhib (ancaman).

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak dan download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian “Kelebihan-kelebihan dan Keistimewaannya Dakwah Para Rasul” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Baca Juga:
Adab Seorang Muslim Ketika Melepaskan Saudaranya Pergi

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.