Masjid Al-Barkah

Hadits-Hadits Perbaikan Hati

Mengenal Allah

By  |  pukul 10:51 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 25 Oktober 2023 pukul 10:53 am

Tautan: https://rodja.id/57f

Mengenal Allah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Hadits-Hadits Perbaikan Hati. Pembahasan ini disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr pada Senin, 8 Rabi’ul Akhir 1445 H / 23 Oktober 2023 M.

Kajian Islam Ilmiah Tentang Mengenal Allah

Dari sahabat Imran bin Husain Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: “Pernah datang satu kaum dari penduduk Yaman kepada Nabi Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan mereka berkata: ‘Kami mendatangimu wahai Rasulullah untuk mempelajari agama. Dan kami ingin bertanya, apa yang terjadi pertama kali di alam semesta ini?’ Jawab Nabi Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

كانَ اللَّهُ ولَمْ يَكُنْ شيءٌ قَبْلَهُ، وكانَ عَرْشُهُ علَى المَاءِ ثُمَّ خَلَقَ السَّمَوَاتِ والأرْضَ، وكَتَبَ في الذِّكْرِ كُلَّ شيءٍ

‘Dahulu, sejak pertama kali Allah sudah ada, dan tidak ada sesuatu yang ada sebelumnya. Dan ‘Arsy Allah Subhanahu wa Ta’ala berada di atas air, kemudian Allah menciptakan langit dan bumi, dan menuliskan di dalam sebuah kitab segala sesuatu.'” (HR. Bukhari)

Ketahuilah bahwa sesungguhnya di antara fikih yang paling perlu untuk kita pelajari, dan paling penting untuk kita ketahui, adalah makrifatullah (mengenal Allah ‘Azza wa Jalla), mengetahui keagungan, kebesaran, kesempurnaan Allah ‘Azza wa Jalla, mengetahui luasnya ilmu Allah ‘Azza wa Jalla, mengetahui bahwa apa yang Allah hendaki pasti terjadi, mempelajari dan mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Sempurna KekuasaanNya. Dan bahwasanya Allah ‘Azza wa Jalla tidak ada sekutu bagiNya, tidak ada pencipta selainNya, tidak ada raja yang sebanding dengan Allah. Allah ‘Azza wa Jalla adalah Dzat yang mengatur alam semesta, yang memberi dan menahan, yang mengangkat dan menjatuhkan, yang menyempitkan dan meluaskan, yang memuliakan dan menghinakan, yang menghidupkan dan mematikan. Semua di tangan Allah ‘Azza wa Jalla. Allah Ta’ala berfirman:

Baca Juga:
Penerapan Kaidah Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan Dengan Keraguan

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا

“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah turun di antara keduanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS. At-Talaq[65]: 12)

Wajib bagi setiap muslim untuk mengenal Allah ‘Azza wa Jalla, mengetahui keagungan, kemuliaan, kesempurnaan, kebesaran, dan keluasan ilmu Allah ‘Azza wa Jalla. Wajib bagi setiap muslim untuk mengetahui luasnya kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Maha Sempurnanya kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, apa yang Allah tidak kehendaki tidak mungkin terjadi. Setiap muslim mesti mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala meliputi segala sesuatu. Tidak ada sesuatu apapun, meskipun sekecil anak semut di langit dan di bumi, kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala mengetahui dan menghendakinya. Tidak ada yang mampu menolak apa yang Allah inginkan, dan tidak ada yang bisa mengganggu keputusan Allah. Apa yang Allah kehendaki akan terjadi pada waktu dan bentuk yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak ada yang tidak Allah mampu untuk kerjakan di langit dan di bumi, tentu dengan hikmah yang sempurna.

Baca Juga:
Wara' Dalam Hal Rezeki

Allah tidak menciptakan makhlukNya untuk sesuatu yang sia-sia tanpa tujuan. Maka barang siapa yang mengenal Allah dengan ma’rifah yang benar, yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka akan semakin kuat hubungannya dengan Allah. Dia juga akan semangat untuk beribadah kepada Allah.

Imam Al-Marwazi Rahimahullah meriwayatkan dalam kitabnya yang berjudul “Ta’dzimush Shalat” dari Ahmad bin Abi Al-Hawari, ia mengatakan: Saya mendengar Ahmad bin ‘Ashim al-Anthaki berkata:

مَنْ كَانَ بِاللَّهِ أَعْرَفَ كَانَ مِنَ اللَّهِ أَخْوَفَ

“Barangsiapa yang lebih kenal kepada Allah, maka dia akan semakin takut kepadaNya.”

Berkata Ahmad: “Dia jujur, demi Allah.”

Ibnul Qayyim Rahimahullahu Ta’ala berkata:

وليست حاجة الأرواح قط الى شئ أعظم منها الى معرفة باريها وفاطرها ومحبة ذِكره والإبتهاج به…

“Tidak ada kebutuhan ruh yang lebih besar daripada kebutuhannya untuk mengenal Allah ‘Azza wa Jalla, mencintai, berdzikir, dan mencari kedekatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Dan tidak ada jalan menuju hal tersebut kecuali dengan mengenal sifat-sifat dan nama-nama Allah. Semakin seorang hamba mengenal Allah dengan nama-nama dan sifat-sifatNya, maka ma’rifatnya akan semakin besar, dia akan semakin bersemangat untuk dekat dengan Allah, dan dia akan semakin merasa dekat dengan Allah. Sebaliknya, semakin seorang tidak mengenal Allah, maka dia akan semakin jauh kepada Allah, semakin tidak suka kepada Allah, dan semakin lari dari Allah. Dan Allah menempatkan seorang hamba pada diriNya sebagaimana hamba itu menempatkan Allah pada dirinya.”

Baca Juga:
Waktu-Waktu Yang Disunnahkan Berwudhu

Di dalam Al-Qur’anul Karim, lebih dari 400 ayat semuanya dikaitkan segala urusan dengan kehendak Allah ‘Azza wa Jalla. Bahwasanya apa yang Allah kehendaki akan terjadi, dan apa yang Allah tidak kehendaki tidak akan terjadi. Tidak ada yang bisa memberi apa yang Allah halangi, dan tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Allah berikan. Tidak ada yang bisa menyempitkan apa yang Allah luaskan, dan tidak ada yang bisa meluaskan apa yang Allah sempitkan. Tidak ada yang bisa memberi petunjuk kepada siapa yang disesatkan, dan tidak ada yang bisa menyesatkan siapa yang Allah beri petunjuk. Tidak ada yang bisa menjauhkan siapa yang Allah dekatkan, dan tidak ada yang bisa mendekatkan siapa yang Allah jauhkan.

Seluruh makhluk adalah ciptaan Allah, seluruh perkara dan urusan di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah yang memberi, Allah yang menghalangi, Allah yang merendahkan, Allah yang meninggikan, Allah yang memuliakan, Allah yang menghinakan, Allah yang menghidupkan, Allah yang mematikan, Allah yang memberi petunjuk, dan Allah yang menyesatkan. Milik Allah segala perkara, apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.

Hidayah di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman:

وَلَوْ شِئْنَا لَآتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدَاهَا…

“Dan seandainya Kami berkehendak, maka tentu semua jiwa akan diberikan petunjuk.” (QS. As-Sajdah[32]: 13)

Baca Juga:
Bentuk Lain Kekerasan Terhadap Anak

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 yang penuh manfaat ini.

Downlod MP3 Ceramah Agama Tentang Baiknya Niat

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.