Masjid Al-Barkah

Mukhtashar Shahih Muslim

Hadits Tentang Meluruskan Shaf

By  |  pukul 7:42 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 11 Desember 2023 pukul 7:45 am

Tautan: https://rodja.id/594

Hadits Tentang Meluruskan Shaf merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 27 Jumadal Ula 1445 H / 10 Desember 2023 M.

Kajian Hadits Tentang Meluruskan Shaf

Kita masih pada باب: في تسوية الصفوف (bab tentang meluruskan shaf).

Hadits 267:

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ ﵁ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ يَمْسَحُ مَنَاكِبَنَا في الصَّلَاةِ وَيَقُولُ اسْتَوُوا وَلَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ لِيَلِنِي مِنْكُمْ أُولُو الْأَحْلَامِ وَالنُّهَى ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ فَأَنْتُمْ الْيَوْمَ أَشَدُّ اخْتِلَافًا.

Dari Abu Mas’ud semoga Allah meridhainya, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengusap pundak-pundak kami dalam shalat dan beliau bersabda: ‘Luruskan, dan jangan berselisih, niscaya hati kalian akan berselisih. Hendaklah yang berada di belakangku adalah orang-orang yang telah baligh dan berakal di antara kalian, kemudian setelahnya, kemudian setelahnya -dan dalam Shahih Muslim ada tambahan: وإيَّاكُم وَهَيشاتِ الأسواقِ (dan jauhi oleh kalian suara-suara gaduh dalam masjid seperti di pasar).'” Berkata Abu Mas’ud: “Maka kalian di hari ini lebih besar lagi perselisihannya.” (HR. Muslim)

Dari hadits ini kita ambil faedah:

Meluruskan Shaf

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam itu sangat memperhatikan tentang meluruskan shaf, sampai-sampai di dalam hadits ini disebutkan “nabi mengusap pundak-pundak kami”. Dalam satu riwayat yang lain disebutkan:

Baca Juga:
Meraih Keberkahan Makanan

 حَتَّى كَأَنَّمَا يُسَوِّي بِهَا الْقِدَاحَ

“Sampai-sampai beliau meluruskan itu seperti meluruskan anak panah.” (HR. Muslim)

Dan kita pernah sebutkan kemarin terjadi ikhtilaf para ulama tentang apakah meluruskan shaf itu wajib atau sunnah? Jumhur ulama pendapatnya bahwa meluruskan shaf itu hukumnya sunnah muakadah saja. Dalilnya sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

 فإِنَّ تَسوِيَة الصُّفُوف من تَمَام الصَّلاَة

“Karena meluruskan shaf itu termasuk kesempurnaan shalat.” (Muttafaqun ‘alaih)

Kata mereka, selama itu termasuk kesempurnaan, berarti itu menujukan tidak wajib. Akan tetapi itu hanya menunjukkan kesempurnaan saja.

Sementara Ibnu Hazm berpendapat bahwa meluruskan shaf itu wajib. Dan ini yang dipilih oleh Ibnu Taimiyah, Imam Asy-Syaukani dan dirajihkan oleh Syaikh Utsimin Rahimahullah. Dalilnya adalah salah satu lafadz:

 فإنَّ تَسْوِيَةَ الصُّفُوفِ مِن إقَامَةِ الصَّلَاةِ

“Karena meluruskan shaf itu termasuk menegakkan shalat.” (HR. Bukhari)

Kata Ibnu Hazm bahwa apabila itu termasuk menegakkan shalat, maka itu hukumnya wajib. Karena menegakkan shalat hukumnya wajib. Allah berfirman:

 وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ 

“Dan tegakkan shalat.” (QS. Al-Baqarah[2]: 43)

Demikian pula mereka berhujah dengan hadits ini:

 لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ

“Hendaklah kalian benar-benar meneruskan shaf kalian atau Allah akan jadikan hati kalian itu berselisih.” (HR. Muslim)

Di situ Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan dengan nun taukid dan menyebutkan adanya ancaman, bahwasanya jika tidak meluruskan shaf maka Allah akan jadikan hati kalian berselisih. Dan ini tidak mungkin hukumnya sebatas sunnah. Kata Syaikh Utsaimin bahwa ini menunjukkan meluruskan shaf itu wajib, dan itulah pendapat yang benar. Dan bahwasannya kewajiban para makmuk adalah meluruskan shaf-shaf mereka.

Baca Juga:
Ayat-Ayat Yang Menjelaskan Tentang Sifat Istiwa’

Makna Meluruskan Shaf

Hadits ini menunjukkan bahwa makna meluruskan shaf artinya lurus, dimana tidak ada yang terlalu maju atau terlalu ke belakang. Ukurannya bukan kaki, karena di situ Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memegang pundak. Demikian pula pernah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika telah selesai meluruskan shaf dan beliau sedang hendak bertakbir, tiba-tiba ada orang yang membusungkan dadanya sehingga terlihat sekali. Maka nabi melihat itu bersabda:

لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُم

“Hendaklah kalian meluruskan shaf kalian.”

Berarti itu menunjukkan bahwa makna meluruskan shaf artinya lurus tidak ada yang lebih ke depan tidak ada yang lebih ke belakang.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajianHadits Tentang Meluruskan Shaf” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.