Masjid Al-Barkah

Fiqih Pendidikan Anak

Melindungi Anak dari Kejahatan Setan

By  |  pukul 9:53 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 05 Maret 2024 pukul 10:00 am

Tautan: https://rodja.id/5bk

Melindungi Anak dari Kejahatan Setan ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Pendidikan Anak yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 23 Sya’ban 1445 H / 4 Maret 2024 M.

Kajian Tentang Melindungi Anak dari Kejahatan Setan

Setan jahat karena dia berupaya untuk menyesatkan manusia. Permusuhan setan kepada manusia sudah lama, sejak zamannya Nabi Adam ‘Alaihis Salam. Nenek moyangnya setan, yang namanya Iblis sudah mengobarkan permusuhan kepada kita.

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

“Iblis berkata: ‘Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.'” (QS. Al-Hijr[15]: 39)

Jadi, demi menyukseskan proyek tersebut, Iblis minta untuk diberi umur sampai hari kiamat, untuk menyesatkan manusia. Setan yang merupakan keturunannya Iblis tidak peduli apakah manusianya laki-laki atau perempuan, orang kaya atau miskin, pejabat atau rakyat biasa, tua atau muda, bahkan anak kecil pun berusaha untuk diganggu oleh setan.

Bayi yang baru lahir menangis itu karena ditusuk oleh setan, seperti yang dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Itulah permusuhan setan pertama kali kepada manusia, sejak lahir sudah disakiti oleh setan.

Kita tidak boleh pasrah dan diam saja, kita harus melawannya. Cara melawannya harus sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Ada tiga poin cara melakukan upaya perlindungan buat anak dari kejahatan setan.

Baca Juga:
Ahlussunnah wal Jamaah Meyakini Wajibnya Berpegang Teguh Kepada Manhaj Nabi Dalam Berdakwah Bagian 3 - Al-Ishbah (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Pertama, membacakan dzikir untuk anak

Membacakan dzikir untuk anak, kita bacakan untuk anak, terutama anak-anak yang belum masuk usia tamyiz. Tamyiz yaitu usia di mana mereka bisa membedakan mana api dan mana air.

Dzikirnya adalah yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Kata Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam biasa membacakan dzikir berikut ini untuk kedua cucunya (Hasan dan Husain).

 أعيذُكُما بِكلماتِ اللَّهِ التَّامَّةِ ، مِن كلِّ شيطانٍ وَهامَّةٍ ومن كلِّ عينٍ لامَّةٍ

“Aku memohonkan perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala jenis setan, binatang yang berbisa, dan dari pandangan mata yang jahat.” (HR. Bukhari)

Jika anaknya satu laki-laki, maka awal doanya dirubah menjadi أُعِيْذُكَ. Jika anaknya adalah satu perempuan, maka menggunakan أُعِيْذُكِ. Jika anaknya tiga, maka menggunakan أُعِيْذُكُمْ.

Bagaimana langkah-langkah selanjutnya? Mari download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian “Melindungi Anak dari Kejahatan Setan” ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Baca Juga:
Tafsir Surah Al-Fiil sampai Surat An-Naas

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.