Masjid Al-Barkah

Khutbah Jumat

Khutbah Jumat: Janji Allah Untuk Orang Yang Bertakwa

By  |  pukul 1:26 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 29 Maret 2024 pukul 1:32 pm

Tautan: https://rodja.id/5ca

Khutbah Jumat: Janji Allah Untuk Orang Yang Bertakwa ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 18 Ramadhan 1445 H / 29 Maret 2024 M.

Khutbah Jumat: Janji Allah Untuk Orang Yang Bertakwa

Janji Allah untuk orang-orang yang bertakwa sangatlah banyak di dalam Al-Qur’anul Karim. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan dalam Surah At-Talaq misalnya,

…وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا ‎﴿٢﴾‏ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ…

“Siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan berikan padanya jalan keluar dari kesulitan hidupnya. Dan Allah akan berikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. At-Talaq[65]: 2-3)

Allah juga berfirman,

…وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا

“Siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah jadikan urusannya mudah.” (QS. At-Talaq[65]: 4)

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan dalam Al-Qur’an juga bagaimana keistimewaan orang-orang yang bertakwa, bahwasanya orang yang bertakwa itu adalah wali-wali Allah. Allah berfirman dalam Surah Yunus,

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Ketahuilah wali-wali Allah tidak akan merasa takut dan tidak akan merasa bersedih hati di hari kiamat nanti.” (QS. Yunus[10]: 62)

Siapa mereka itu?

الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

“Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka bertakwa kepada Allah.” (QS. Yunus[10]: 63)

Baca Juga:
Haramnya Menjadikan Orang Kafir sebagai Pemimpin - Khutbah Jumat (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Bahkan orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa kepada Allah. Allah berfirman,

…إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ…

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian yaitu yang paling bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (QS. Al-Hujurat[49]: 13)

Penduduk negeri yang bertakwa kepada Allah, Allah bukakan untuk mereka keberkahan dari langit dan bumi. Allah berfirman,

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Kalaulah penduduk negeri itu semua beriman dan bertakwa kepada Allah, Kami akan bukakan pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami timpakan adzab Kami disebabkan perbuatan mereka.” (QS. Al-A’raf[7]: 96)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga menjanjikan bahwa sehebat apa pun makar dan tipu daya orang-orang kafirin, itu tidak akan pernah membahayakan orang-orang yang senantiasa bertakwa. Allah berfirman,

… وَإِن تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا…

“Jika kalian terus bersabar dan terus bertakwa kepada Allah, niscaya tidak akan membahayakan tipu daya mereka kepada kalian (walaupun makar mereka bisa menghancurkan gunung sekalipun).” (QS. Ali ‘Imran[3]: 120)

Ini karena Allah senantiasa bersama orang-orang yang bertakwa, Allah akan bela orang yang bertakwa, Allah akan tolong orang yang bertakwa, Allah berfirman,

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوا وَّالَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ

Baca Juga:
Syarah Aqidah Salaf - Bagian ke-4 - Bekasi 1438 / 2017 (Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat)

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa, dan orang-orang yang berbuat ihsan.” (QS. An-Nahl[16]: 128)

Subhanallah, betapa agungnya orang yang bertakwa itu di mata Allah ‘Azza wa Jalla. Maka saudaraku, di bulan Ramadhan ini kita dilatih untuk bertakwa. Allah syariatkan puasa Ramadhan agar kita bertakwa kepada Allah. Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan kalian shiyam, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah[2]: 183)

Ini adalah agar kita bisa mendapatkan semua kemuliaan yang telah Allah janjikan dalam Al-Qur’an untuk orang yang bertakwa. Karena sesungguhnya Allah sediakan kepada mereka surga yang di bawahnya sungai yang mengalir. Allah berfirman,

 إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga, demikian pula mata air yang mengalir.” (QS. Al-Hijr[15]: 45)

Subhanallah, saudaraku.. Untuk itulah kita berlomba-lomba. Kita berusaha menjadi hamba yang takut kepada Allah, yang bertakwa kepada Allah, yang senantiasa beramal kebaikan dan ketaatan. Seorang ulama mengatakan tentang hakikat takwa,

أن تعمل بطاعة الله ، على نور من الله ، ترجو ثواب الله ، وأن تترك معصية الله ، على نور من الله ، مخافة عذاب الله .

“Takwa itu kamu beramal untuk menaati Allah Subhanahu wa Ta’ala berdasarkan cahaya (ilmu) dari Allah, karena mengharapkan pahala dari Allah. Dan kamu tinggalkan maksiat kepada Allah berdasarkan cahaya (ilmu) dari Allah, karena kamu takut akan adzab Allah.”

Baca Juga:
Bekal Indah untuk Ramadhan Berkah - Bagian ke-2 (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Itulah hakikat ketakwaan, saudaraku.

Khutbah Jumat Kedua: Janji Allah Untuk Orang Yang Bertakwa

Untuk bertakwa tidaklah semudah yang dibayangkannya, saudaraku. Ia yang membutuhkan perjuangan. Maka Allah syariatkan bulan Ramadhan untuk mengolahragakan jiwa kita. Tidakkah engkau lihat bagaimana fisik orang-orang yang sudah hebat dalam dunia olahraga? Ada yang bisa mengangkat beban dengan beban yang sangat berat, diawal-awal ia pasti tidak akan kuat seperti itu. Tapi dengan ia latihan terus, ia pun mampu membawa beban yang sangat berat itu.

Ada orang yang berlari, yang tadinya satu kilo saja ia tidak mampu. Tapi ia terus berlatih, sampai akhirnya sekarang ia bisa sampai 50 Km. Ada yang gowes, kita lihat di awal-awal ia berat. Tapi ia sabar dan terus berlatih.

Inilah yang diinginkan oleh Allah dari bulan Ramadhan. Kita disuruh melatih jiwa, bukan hanya melatih fisik kita. Tapi dilatih dan diolahragakan jiwa kita agar terbiasa dengan shiyam, shalat malam, dan membaca Al-Qur’an. Ini tentunya olahraga dan latihan yang lebih agung daripada latihan fisik.

Banyak yang sabar ketika ia berlatih untuk mengolah fisiknya padahal capek sekali. Akan tetapi banyak yang tidak bisa sabar ketika ia mengolahragakan jiwanya. Karena olahraga jiwa harus menghadapi kelelahan, hawa nafsu, dan syahwat. Maka beruntung orang-orang yang sabar menghadapi berbagai macam kesulitan dalam melatih jiwanya. Semuanya itu mengharapkan agar ia bisa masuk surga Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Baca Juga:
Pembahasan Hadits 1483 - Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Download mp3 Khutbah Jumat: Janji Allah Untuk Orang Yang Bertakwa

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download “Khutbah Jumat: Janji Allah Untuk Orang Yang Bertakwa” ini kepada saudara Muslimin kita baik itu melalui Facebook, Twitter, atau yang lainnya. Semoga menjadi pembukan pintu kebaikan bagi kita semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.