Masjid Al-Barkah

Fiqih Do'a dan Dzikir

Doa Pergi ke Masjid

By  |  pukul 1:08 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 30 Mei 2024 pukul 1:09 pm

Tautan: https://rodja.id/5ds

Doa Pergi ke Masjid ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Doa dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 19 Dzulqa’dah 1445 H / 27 Mei 2024 M.

Kajian Tentang Doa Pergi ke Masjid

Membaca doa pergi ke masjid ini sangat penting. Karena banyak di antara kita merasa kesulitan untuk bisa khusyuk saat shalat. Ketika shalat, pikiran macam-macam selalu datang. Misalnya, kontak yang hilang, ketemunya pas lagi shalat. Barang-barang yang ketinggalan itu malah ketemunya pas lagi shalat.

Seandainya kita mau mempraktikkan arahan dari Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, insyaAllah kita bisa khusyuk. Arahan yang diberikan oleh Nabi kita Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam itu ada hal-hal yang perlu dilakukan sebelum shalat, ada arahan terkait hal-hal yang harus dilakukan ketika shalat, dan ada arahan mengenai hal-hal yang perlu dilaksanakan setelah shalat.

Jadi, kalau kita mau khusyuk, jalankan petunjuk Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang hal-hal yang perlu dilakukan sebelum shalat, saat shalat, baru kemudian setelah shalat. Jika urutannya ini kita praktikkan, insyaAllah bisa khusyuk. Masalahnya, orang susah khusyuk itu karena dia tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan sebelum shalat. Tahu-tahu langsung menjalankan shalat. Atau, dia sudah melakukan apa yang diarahkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk dilakukan sebelum shalat, tapi petunjuk beliau ketika shalat tidak dijalankan. Atau yang lebih parah, tiga-tiganya tidak dilaksanakan.

Banyak hal yang diberitahu oleh Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk kita kerjakan sebelum shalat. Orang bisa khusyuk itu harus ada langkah-langkah yang dipenuhi sebelum dia melakukan shalat.

Entah boleh tidak diumpamakan seperti olahraga. Olahraga itu perlu pemanasan dulu. Jadi, perlu persiapan dulu—persiapan badan, batin, pakaian, bahkan persiapan suasana hati dan perut. Itu semua perlu dipersiapkan.

Salah satu hal yang diperintahkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan dicontohkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk kita lakukan sebelum shalat adalah membaca doa pergi ke masjid. Itu adalah sebelum shalat. Berarti sebelum shalat kita ini sudah berdoa. Jadi, bukan doanya itu hanya ketika shalat saja.

Ini ibarat persiapan mental, hati, dan batin kita sebelum masuk ke shalat. Doa yang dicontohkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam terkait dengan saat berangkat ke masjid ada beberapa redaksi. Di sini kami bawakan redaksi yang ada di dalam Shahih Muslim.

Doa ini disebutkan dalam beberapa riwayat. Jadi, misalnya nanti jenengan (Anda) membaca buku doa dan dzikir, kok ternyata redaksinya lebih panjang dari ini, tidak usah kaget. Itu digabungkan antara satu riwayat dengan riwayat yang lain. Sengaja saya hanya bawakan satu riwayat saja supaya tidak terlalu kepanjangan.

Doa Pergi ke Masjid

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, dia berkata, “Sungguh, Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berangkat shalat sambil membaca doa ini:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا، وَفِي لِسَانِي نُورًا، وَاجْعَلْ فِي سَمْعِي نُورًا، وَاجْعَلْ فِي بَصَرِي نُورًا، وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِي نُورًا، وَمِنْ أَمَامِي نُورًا، وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِي نُورًا، وَمِنْ تَحْتِي نُورًا، اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا.

“Ya Allah jadikanlah di dalam hatiku cahaya, dan jadikanlah di lisanku cahaya, dan jadikanlah di pendengaranku cahaya, dan jadikanlah di penglihatanku cahaya, dan jadikanlah di belakangku cahaya, dan di depanku cahaya, dan jadikanlah di atasku cahaya, dan di bawahku cahaya. Ya Allah karuniakanlah kepadaku cahaya.” (HR. Muslim)

Jadi, kalau kita perhatikan, hadits ini mengajari kita untuk minta cahaya. Yaitu cahaya untuk seluruh anggota tubuh dan sekeliling kita, baik dari depan, belakang, atas, maupun bawah. Hal ini karena kita butuh cahaya di dunia, di alam barzakh, dan di akhirat.

Di dunia kita butuh cahaya. Yang paling penting adalah cahaya maknawi. Yaitu bimbingan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Petunjuk dari Allah supaya kita tahu mana yang benar, mana yang salah. Jadi, kalau kita tidak dikasih tahu sama Allah, kalau kita tidak dibimbing sama Allah, kalau kita tidak dikasih petunjuk sama Allah, kita tidak tahu mana yang benar, mana yang salah. Kita tidak tahu mana yang tauhid, mana yang syirik. Kita gak tahu mana yang sunnah, mana yang bid’ah. Kita tidak tahu mana yang lurus, mana yang bengkok, mana yang menyimpang. Maka kita butuh bimbingan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Bagaimana kandungan doa ini? Mari download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian “Doa Pergi ke Masjid” ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.