Masjid Al-Barkah

Hadits-Hadits Perbaikan Hati

Yakin

By  |  pukul 10:26 am

Terakhir diperbaharui: Jumat, 07 Juni 2024 pukul 10:45 am

Tautan: https://rodja.id/5dw

Yakin adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Hadits-Hadits Perbaikan Hati. Pembahasan ini disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr pada Senin, 19 Dzulqa’dah 1445 H / 27 Mei 2024 M.

Kajian Islam Ilmiah Tentang Yakin

Dari Ausath bin Ismail Al-Bajali, beliau berkata bahwa beliau mendengar sahabat Abu Bakar berkata ketika Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah meninggal dunia. Abu Bakar berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah berdiri di tempatku ini tahun pertama.” Kemudian sahabat Abu Bakar menangis, kemudian beliau berkata,

عليكم بالصدق فإنه مع البر وهما في الجنة…

“Hendaklah kalian selalu jujur karena sesungguhnya kejujuran dan kebaikan itu berada di surga. Jauhilah kedustaan karena sesungguhnya kedustaan dan kefujuran, dua-duanya di neraka. Mohonlah kepada Allah keselamatan karena sesungguhnya tidaklah seorang diberikan sesuatu yang lebih baik setelah keyakinan dari keselamatan. Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling memutuskan hubungan, janganlah kalian saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Di dalam riwayat lain, Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam bersabda,

سلو لله اليقين والمعافاة، فإنه لم يؤت أحد بعد اليقين خيرا من المعافاة.

“Mintalah kepada Allah keyakinan dan keselamatan, karena sesungguhnya tidaklah seseorang diberi sesuatu yang lebih baik setelah keyakinan yaitu keselamatan.” (HR. Abu Daud Ath Thayalisi)

Dari sahabat Abdullah bin Umar, beliau berkata, “Setiap kali Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam berdiri dari majelis, beliau sering membaca doa-doa ini:

الَّلهمَّ اقْسِم لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تحُولُ بِه بَيْنَنَا وبَينَ مَعاصيك، وَمِنْ طَاعَتِكَ ماتُبَلِّغُنَا بِه جَنَّتَكَ، ومِنَ اْليَقيٍن ماتُهِوِّنُ بِه عَلَيْنا مَصَائِبَ الدُّنيَا، الَّلهُمَّ مَتِّعْنا بأسْمَاعِناَ، وأبْصَارناَ، وِقُوّتِنا مَا أحييْتَنَا، واجْعَلْهُ الوَارِثَ منَّا، وِاجعَل ثَأرَنَا عَلى مَنْ ظَلَمَنَا، وانْصُرْنا عَلى مَنْ عادَانَا، وَلا تَجْعلْ مُصِيَبتَنا فِي دينَنا، وَلا تَجْعلِ الدُّنْيَا أكبَرَ همِّنا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمٍنَا، وَلا تُسَلِّط عَلَيَنَا مَنْ لاَ يْرْحَمُناَ

“Ya Allah, karuniakanlah kepada kami rasa takut kepadaMu yang menghalangi kami dari maksiat kepadaMu, ketaatan kepadaMu yang dapat menyampaikan kami ke surgaMu, `dan keyakinan yang dapat meringankan kami dari musibah-musibah dunia. Ya Allah, jagalah pendengaran, penglihatan, dan kekuatan selama Engkau menghidupkan kami, dan jadikanlah itu semua yang mewarisi dari kami. Ya Allah, balaslah orang yang menzalimi kami, dan tolonglah kami menghadapi orang yang memusuhi kami. Janganlah Engkau jadikan musibah kami dalam agama kami, jangan Engkau jadikan dunia sebagai tujuan tebesar kami, dan jangan Engkau jadikan dunia sebagai batas ilmu kami. Jangan Engkau kuasakan atas kami siapa yang tidak menyayangi kami.” (Hadis riwayat Tirmidzi).

Sesungguhnya di antara perkara besar yang perlu untuk dicapai yaitu memenuhi hati dengan keyakinan, karena keyakinan adalah roh dari amalan dan inti darinya. Sebaik-baik perkara yang diisi dengan jiwa dan diperbaiki dengannya hati yaitu keyakinan. Dan kedudukannya dalam agama sangat tinggi. Karena kapan hati itu dipenuhi dengan keyakinan, maka jiwa akan suci dan kondisi seseorang akan semakin baik. Dia akan menjadi orang yang istiqamah di atas perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Diriwayatkan dari sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa beliau berkata, “Sebaik-baik yang diberikan kepada hati seseorang adalah keyakinan.” Dan kedudukan keyakinan pada keimanan seperti kedudukan roh pada jasad.” Berkata Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu, “Keyakinan adalah iman seluruhnya.” Dan di antara doa yang biasa dibaca oleh sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu,

اللهم زدنا إيماناً ويقيناً وفقهاً

“Ya Allah tambahkanlah kepada kami keimanan, keyakinan, dan pemahaman.” (HR. Bukhari)

Dan keyakinan pada keimanan kedudukannya seperti roh pada jasad. Dengannya, bertingkat-tingkatlah orang yang mengenal Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan padanya berlomba-lomba orang-orang yang berlomba-lomba, dan kepadanya orang-orang yang beramal bersungguh-sungguh. Apabila digabungkan antara kesabaran dan keyakinan, maka akan terlahir dari keduanya kepemimpinan dalam agama. Allah Ta’ala berfirman,

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ

“Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka bersabar. Dan mereka meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. As-Sajdah[32]: 24)

Allah Subhanahu wa Ta’ala mengkhususkan orang-orang yang yakin yang bisa mengambil manfaat dari ayat-ayat dan bukti-bukti kekuasaan Allah. Allah Ta’ala berfirman,

وَفِي الْأَرْضِ آيَاتٌ لِّلْمُوقِنِينَ

“Dan di atas bumi ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang yang yakin.” (QS. Az-Zariyat[51]: 20)

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download dan simak mp3 yang penuh manfaat ini.

Downlod MP3 Ceramah Agama Tentang Yakin

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.