Masjid Al-Barkah

Syarh Hadits Jibril fi Ta'limiddiin

Beriman kepada Takdir Baik dan Buruk

By  |  pukul 4:00 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 09 Juli 2024 pukul 4:03 pm

Tautan: https://rodja.id/5el

Beriman kepada Takdir Baik dan Buruk adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Syarh Hadits Jibril fi Ta’limiddiin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Iqbal Gunawan, M.A pada Rabu, 03 Juli 2024 M / 26 Dzulhijjah 1445 H.

Kajian sebelumnya: Manusia Akan Dibangkitkan dari Kubur

Kajian Islam Tentang Beriman kepada Takdir Baik dan Buruk

Kita sudah sampai pada pembahasan rukun iman yang terakhir. Ketika Malaikat Jibril bertanya kepada Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam, maka Nabi mengatakan, “Iman yaitu engkau beriman kepada Allah, kepada malaikat-malaikatNya, kepada kitab-kitabNya, kepada rasul-rasulNya, kepada hari akhir, dan kepada takdir baik dan buruk.” Ini harus benar-benar kita pahami dengan baik karena sangat disayangkan banyak dari kaum Muslimin saat ini yang ketika ditanya apa itu Rukun Iman, berapa Rukun Iman, banyak yang kebingungan. Padahal ini adalah pokok dalam agama kita.

Kita harus beriman kepada Allah, rububiyah, uluhiyah, asma’ dan sifat Allah ‘Azza wa Jalla, kepada malaikat-malaikatNya, kepada kitab-kitab yang Allah turunkan, kepada rasul-rasul yang Allah utus, kepada hari akhir yang juga pembahasannya sangat panjang mulai dari seorang meninggal dunia sampai masuk ke dalam surga atau neraka -wal’iyyadzubillah-. Kemudian rukun yang keenam adalah beriman kepada takdir baik dan takdir buruk, karena segala sesuatu telah ditakdirkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

Dalil Tentang Takdir

Banyak sekali ayat-ayat dalam Al-Qur’an dan hadits yang menunjukkan tentang takdir ini, yaitu bahwasanya segala sesuatu itu telah ditakdirkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla. Di antara dalil tentang takdir yaitu firman Allah ‘Azza wa Jalla,

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

“Sesungguhnya bagi Kami segala sesuatu Kami ciptakan dengan takdir.” (QS. Al-Qamar[54]: 49)

Juga Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا…

“Katakanlah, ‘Tidak akan menimpa kita kecuali apa yang telah Allah tuliskan untuk kita.'” (QS. At-Taubah[9]: 51)

Juga firman Allah ‘Azza wa Jalla,

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa kalian baik itu di atas bumi atau pada diri kalian kecuali semuanya telah dituliskan oleh Allah ‘Azza wa Jalla sebelum Allah wujudkan. Sesungguhnya itu ringan bagi Allah ‘Azza wa Jalla.” (QS. Al-Hadid[57]: 22)

Itu beberapa ayat yang menjelaskan tentang takdir. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menuliskan, menciptakan, menghendaki segala sesuatu, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala juga telah mengetahui sebelumnya.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download mp3 kajian dan simak pembahasan yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Beriman kepada Takdir Baik dan Buruk” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.