Telegram Rodja Official

Tematik

Indahnya Menghutangi Orang Lain (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Sebuah ceramah agama Islam berjudulkan “Indahnya Menghutangi Orang Lain” yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin. Merupakan ceramah agama tematik yang disampaikan di Masjid Al-Barkah, Komplek Radio Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor pada Sabtu ba’da Maghrib, 28 Jumadal Ula 1435 / 29 Maret 2014 dan disiarkan oleh Radio Rodja dan RodjaTV.

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Indahnya Menghutangi Orang Lain

Ketahuilah, bahwasanya pemilik harta yang sesungguhnya adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala, pemilik harta yang haqiqi adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan nanti ketika kita memahami pandangan Islam terhadap harta ini, yang pertama ini khususnya, maka kita akan mendapatkan beberapa faedah. Saya (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc., Ed) ingin menjelaskan dulu muqaddimah yang pertama tentang bagaimana perspektif Islam terhadap harta.

Pertama: Pemilik Harta yang Asli adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala

Manusia yang padanya ada harta. Di tangannya sekarang, ada uang / harta. Di rekeningnya / tabungannya, ada harta. Di dalam lemarinya, dia simpan hartanya. Itu sebenarnya pemilik aslinya adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala.

آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُم مُّسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَأَنفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ (الحديد: ٧)

Baca Juga:
Tanya-Jawab: Apakah Hukum Hadiah yang Diberikan saat Masih Berhutang?

“Berimanlah kamu kepada Allah dan RasulNya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS Al-Hadid [57]: 7)

Ayat ini dengan jelas menunjukkan, bahwasanya Allah menjadikan harta yang ada pada kita hanya sebagai pemegang wewenang, hanya sebagai wakil dari pemilik aslinya, yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dan ayat ini juga memberikan pelajaran kepada kita, bahwasanya apabila orang memahami dan meyakini seyakin-yakinnya pemilik asli / haqiqi suatu harta adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka dia akan mudah bersedekah. Inilah manfaatnya ketika seseorang meyakini bahwasanya harta hanya titipan, Allah menjadikan khalifah untuk saya me-manage harta tersebut dan pemiliknya adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam ayat ini, kita ambil pelajaran, bahwasanya pandangan tersebut akan memudahkan kita menjalankan harta di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

… وَآتُوهُم مِّن مَّالِ اللَّهِ الَّذِي آتَاكُمْ … (النور: ٣٣)

“… Dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakanNya kepadamu …” (QS An-Nur [24]: 33)

Download Ceramah Agama: Ustadz Ahmad Zainuddin – Indahnya Menghutangi Orang Lain

Ceramah agama penuh manfaat, mari download ceramah ini dan bagikan tautan ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Jazakumullahu khoiron.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.