Telegram Rodja Official

Adab dan Akhlak Seorang Muslim

Menjaga Kehormatan Orang Lain dengan Menjauhi Dosa Ghibah – Bagian ke-1 (Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.

Kajian merupakan kelanjutan dari pembahasan Adab dan Akhlak Seorang Muslim, dan kali ini Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry membawakan tema penting yang berkaitan dengan ghibah , khususnya tentang Menjaga Kehormatan Orang Lain dengan Menjauhi Dosa Ghibah (Bagian ke-1). Kajian ini adalah hasil rekaman yang disampaikan pada Sabtu malam, 4 Jumadal Akhir 1434 / 05 April 2014, ba’da Maghrib yang dilanjutkan sesi tanya jawab ba’da Isya’ hingga pukul 20:15 WIB. Semoga bermanfaat.

Program Adab dan Akhlak Seorang Muslim - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:

Sabtu malam, ba'da Maghrib - ba'da shalat Isya' (19:30) WIB



Status program Adab dan Akhlak Seorang Muslim: AKTIF

Untuk memperoleh keutamaan menuntut ilmu, silakan Anda dapat turut hadir langsung pada kajian ini di: Masjid Jami' Al-Barkah, Jl.Pahlawan, Kp. Tengah, belakang Polsek Cileungsi, Cileungsi, Bogor

Ringkasan Ceramah Agama Adab dan Akhlak Seorang Muslim

Menjaga Kehormatan Orang Lain dengan Menjauhi Dosa Ghibah (Bagian ke-1)

Salah satu bentuk loyalitas dan ukhuwah islamiyyah kita terhadap saudara sesama muslim adalah menjaga dan membela kehormatannya saat dia tidak ada. Dan hal inilah yang disampaikan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:

Baca Juga:
Kerlingan Mata Setan (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

مَنْ ذَبَّ عَنْ لَحْمِ أَخِيهِ بِالْغِيبَةِ كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يُعْتِقَهُ مِنَ النَّارِ

“Barangsiapa yang membela kehormatan saudaranya ketika ia tidak ada, maka Allah pasti akan bebaskan dirinya dari neraka.” (HR Ahmad)

Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan sebuah ghibah memasuki telinga kita dan mengisi pendengaran kita. Tugas kita pada saat saudara kita tidak ada adalah membela kehormatannya. Karena ini merupakan salah satu bentuk kasih sayang kita terhadapnya. Jika kita bisa melakukan hal ini, maka Allah akan membebaskan kita dari api neraka.

Maksud dari ghibah adalah membicarakan keburukan orang lain ketika dia tidak ada walaupun itu adalah fatka dan benar adanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْغِيْبَةُ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ، قِيلَ : أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُوْلُ ؟ قَالَ : إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُول فَقَدْ اِغْتَبْتَهُ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فَقَدْ بَهَتَّهُ

“Ghibah adalah engkau membicarakan saudaramu, dengan apa yang dia benci. Salah seorang bertanya: “Bagaimana menurutmu apabila yang saya sampaikan itu adalah benar ada padanya? Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: Jika hal itu benar ada padanya, maka sungguh engkau telah menggibahinya, dan apabila hal itu tidak benar, maka sungguh engkau telah memfitnah dirinya.” (HR Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa ghibah atau menggunjing merupakan salah satu dosa besar. Adapun dalil di dalam Al-Quran yang menjelaskan tentang dosa ghibah adalah firman Allah Ta’ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

Baca Juga:
Dakwah kepada Syahadat La Ilaha Illallah - Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Hujarat [49]: 12)

Silakan simak penjelasan selengkapnya dengan mendownload kajian ini, atau Anda bisa mendengarkannya di link kajian ini secara langsung.

Dengarkan dan Download Ceramah Agama Adab dan Akhlak Seorang Muslim: Menjaga Kehormatan Orang Lain dengan Menjauhi Dosa Ghibah (Bagian ke-1)

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalasnya dengan kebaikan yang banyak.

Telegram Rodja Official

8 Comments

  1. Fulanah

    Kamis, _12 _Mei _2016 / 12 Mei 2016 at 10:26

    Asslamu’allaikum, gmna jika bru tau tentang dosa ghibah dan baru tau tentang sunnah, tp dulunya suka mengghibah orang lain dan menyakiti orang lain, apakah kita tetep mndapkatan dosa, dan gmna cara menghilangkan dosa ghibah trsebut? Makasih sblumnya.

    • Radio Rodja

      Sabtu, _14 _Mei _2016 / 14 Mei 2016 at 13:45

      Wa’alaikumsalam, kami sarankan agar Anda menanyakan hal tersebut kepada Ustadz pemateri ketika kajian LIVE berlangsung

  2. abu Iqro

    Rabu, _23 _Juli _2014 / 23 Juli 2014 at 09:30

    Barokallahu fikum.

  3. bidadarine muklaz

    Jumat, _16 _Mei _2014 / 16 Mei 2014 at 09:10

    Assalamu’alaikum.. Akhi mau tanya (link menjauhi dosa ghibah bagian 3nya dcari kok g’ketemu atau memang blm ada?
    jazakillahu khoiran

    • Radio Rodja

      Jumat, _16 _Mei _2014 / 16 Mei 2014 at 13:50

      Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh.
      Terima kasih atas komentar yang telah dikirimkan.
      Mohon dicek kembali, karena alhamdulillah kajian tersebut sudah diunggah.
      Berikut kami bantu berikan tautan download menuju halaman ceramah agama Bahaya Ghibah (Bagian ke-3)
      Bisa dicek juga melalui tautan koleksi ceramah agama Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry.
      Wajazakumullahu khoiron.

      • bidadarine muklaz

        Jumat, _16 _Mei _2014 / 16 Mei 2014 at 16:19

        Alhamdulillah sdh bisa di download Akhi

  4. masdedi

    Minggu, _06 _April _2014 / 06 April 2014 at 19:31

    Assalamualaikum akh..

    • Radio Rodja

      Senin, _07 _April _2014 / 07 April 2014 at 09:03

      Wa’alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh, akhi fillah.
      Barokallahu fikum.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.