Rodja Peduli

Tematik

Contoh Praktik Lemahnya Iman (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

By  |  pukul 11:40 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 10 April 2014 pukul 9:50 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=5616

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Alhamdulillah, pada Rabu pagi, 8 Jumadats Tsani 1435 / 9 April 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV terselenggara sebuah kajian tematik rutin bersama Ustadz Ahmad Zainuddin. Dan judul kajian yang beliau hafidzahullah bawakan kali ini adalah berjudulkan “Contoh Praktik Lemahnya Iman“. Dan alhamdulillah, kali ini pula, dapat Anda download rekaman kajiannya!

[sc:status-tematik-ustadz-ahmad-zainuddin-2014]

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Contoh Praktik Lemahnya Iman

Tentu pernah kita mendengar cerita-cerita heroik, cerita yang sangat luar biasa indah, dan sungguh paling pantas untuk dikenang. Cerita-cerita yang menunjukkan kepada ketegaran, cerita-cerita yang menunjukkan kepada keteguhan iman. Coba perhatikan, salah satu cerita tersebut, disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surat Ash-Shaffat, yang mana diceritakan pada surat tersebut, Nabi Ibrahim ‘alaihis salam bermimpi, diberikan mimpi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan mimpi seorang Nabi adalah wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, untuk menyembelih anaknya.

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (الصافات: ١٠٢)

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”” (QS Ash-Shaffat [37]: 102)

Baca Juga:
Sikap Orang Beriman dalam Menyambut Ramadhan - Khutbah Jumat (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Itulah jawaban dari seorang Nabi Isma’il ‘alaihis salam dan jawaban ini tidak akan pernah keluar, kecuali dari seorang yang tinggi keimanannya. Seorang yang senantiasa menerima seluruh perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan lapang dada, kemudian sang bapak juga seperti itu.

فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ (١٠٣) وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (١٠٤) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (١٠٥)

“Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya).(103) Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim,(104) sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.(105)” (QS Ash-Shaffat [37]: 103-105)

Mari simak lebih lanjut, ceramah agama Islam tematik yang disampaikan Ustadz Ahmad Zainuddin dengan mendownloadnya sekarang juga atau dengarkan langsung melalui player.

Download Ceramah Agama: Ustadz Ahmad Zainuddin – Contoh Praktik Lemahnya Iman

Yuk, kita bagikan / share tautan ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Jazakumullahu khoiron.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 × = 63

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.