Telegram Rodja Official

Manhajus Saalikiin wa Taudhiihul Fiqhi fid Diin

Bab Wakaf – Bagian ke-3 – Kitab Manhajus Salikin (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

By  | 

Kajian oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.

Kajian ini merupakan rekaman kajian fiqih mu’amalah yang tayang pada Kamis pagi, 16 Jumadats Tsani 1435 / 17 April 2014, pukul 05:00-06:30 WIB di Radio Rodja dan RodjaTV. Pada pembahasan sebelumnya, Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. telah menjelaskan tentang Bab Wakaf (Bagian ke-2), dan kali ini beliau akan melanjutkan ke pembahasan Bab Wakaf (Bagian ke-3). Pembahasan oleh ini diangkat dari kitab Manhajus Salikin wa Taudhihul Fiqhi fid Din karya ulama besar yang bernama Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah.

[sc:status-manhajus-salikin-ustadz-erwandi-tarmizi-2013]

Ringkasan Kajian dalam Rekaman ini: Kitab Manhajus Salikin

Bab Wakaf (باب الوقف) – Bagian ke-3

Setelah pada pertemuan yang lalu dijelaskan tentang definisi wakaf, dan dalil-dalil yang telah menjelaskannya. Maka pada kajian kali ini, beliau akan melanjutkan pembahsan terakhir dari bab ini.
Penulis menjelaskan bahwa fakaf yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi kaum muslimin. Keutamaan di sini dikembalikan kepada manfaat. Secara umum, yang paling baik adalah untuk masjid. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oelh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:

مَنْ بَنَى لِلَّهِ مَسْجِدًا، بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Baca Juga:
Bab Hibah, 'Athiyyah, dan Washiyyah / Hadiah, Pemberian, dan Wasiat - Bagian ke-5 - Kitab Manhajus Salikin (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

“Barangsiapa yang membangun masjid ikhlas karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”

Dari hadits ini bisa dipaham bahwa wakaf paling baik secara umum adalah masjid. Namun, apabila di daerahnya sudah ada masjid, dan masjidnya sudah makmur, dan sudah mencukupi dengan jumlah penduduk di situ. Maka bila didirikan masjid baru lagi, maka hal ini dilarang karena termasuk pendirian masjid dhirar yang dilarang oleh Rasulullah. Jika kasusnya demikian, maka wakaf terbaik di tempat itu tentu saja buka untuk mendirikan masjid. Jadi semua itu harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan di tempat orang yang akan berwakaf.

Bagaimana penjelasan rincinya dari permasalahan ini?
Simak pembahasan lebih lanjutnya, dan download sekarang juga atau dengarkan langsung melalui player yang telah tersedia.

Download Kajian KItab Manhajus Salikin (Kitabul Buyu’)- Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi: Bab Wakaf

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Jazakumullahu khoiron.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.