Rodja Peduli

Tajriidut Tauhiid Al-Mufiid

Kesyirikan di Dalam Kecintaan Kepada Allah – Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

By  |  pukul 7:40 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 07 Mei 2014 pukul 1:50 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=6242

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz DR Muhammad Nur Ihsan, M.A.

Berikut ini adalah rekaman pengajian yang membahas masalah pemurnian aqidah dan tauhid yang sangat bermanfaat. Pengajian ini dikaji oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan dari kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid, karya seorang ulama besar mazhab Syafi’i yang bernama Imam Taqiyyuddin Ahmad bin ‘Ali Al-Maqrizi rahimahullah. Pengajian ini disampaikan pada Jumat, 2 Rajab 1435 / 2 Mei 2014, pukul 05:30-07:00 WIB live di Radio Rodja. Pada pertemuan yang lalu, beliau telah menjelaskan tentang Macam-macam Kesyirikan yang Muncul di Kalangan Umat Manusia. Dan pada pertemuan kali ni, beliau akan menjelaskan tentang “Kesyirikan di Dalam Kecintaan Kepada Allah“. Semoga bermanfaat.

[sc:status-tajridut-tauhid-ustadz-muhammad-nur-ihsan-2014]

Ringkasan Ceramah Agama Islam – Kajian Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid (تجريد التوحيد المفيد)

Kesyirikan di Dalam Kecintaan Kepada Allah

Ibadah hendaklah senantiasa berlandaskan kecintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahkan kecintaan merupakan salah satu rukun dari ibadah tesebut. Yaitu seorang mencintai Rabb yang diibadahinya. Kecintaan yang bermakna pengagungan disertai dengan sikap merendahkan diri dan pasrah kepada Allah, berharap, tawakal, dan seluruh hal-hal yang berkaitan dengan amalan hati.

Baca Juga:
Tanda-Tanda Kiamat Kecil yang Sedang Berlangsung - Bagian ke-2 - Aqidah Prioritas Utama (Ustadz Arman Amri, Lc.)

Asal usul kesyirikan yang terjadi di kalangan orang-orang musyrik zaman dahulu adalah fi mahabbatillah (ibadah yang berhubungan dengan kecintaan kepada Allah). Dimana mereka (orang-orang musyrikin) mencintai Allah akan tetapi di waktu yang sama, kecintaan mereka itu dinodai dengan kecintaan kepada sesembahan-sesembahan selain Allah. Dan inilah yang dijelaskan oleh Allah di dalam firmanNya:

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللّهِ أَندَاداً يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللّهِ وَالَّذِينَ آمَنُواْ أَشَدُّ حُبّاً لِّلّهِ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُواْ إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلّهِ جَمِيعاً وَأَنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ

“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (QS Al-Baqarah [2]: 165)

Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa orang-orang musyrikin juga cinta kepada Allah. Namun cinta mereka tidaklah tulus, cinta mereka tidaklah murni. Cinta mereka adalah cinta yang mengandung kesyirikan, karena mereka ternyata juga cinta kepada sesembahan-sesembahan selain Allah sebagaimana mereka mencintai Allah. Padahal Allah hanya menginginkan cinta yang tulus. Dia memerintahkan hambanya untuk mencintaiNya dengan tulus dan murni hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata. Karena kecintaan itu adalah ibadah, dan yang namanya ibadah tidak boleh diberikan kepada selain Allah.

Baca Juga:
Macam-Macam Ibadah yang Diperintahkan Oleh Allah - Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Bagaimana penjelasan selengkapnya dari pembahasan ini? Simak penjelasan lengkapnya bersama Ustadz Muhammad Nur Ihsan dalam pembahasan Kitab Tajridut Tauhid, dengan download pengajian yang bermanfaat ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Ceramah Agama: Kesyirikan di Dalam Kecintaan Kepada Allah

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link pengajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.