Masjid Al-Barkah

Hal yang Penting Diketahui setiap Pengusaha Muslim

Akad-akad Investasi: Akad Jual Beli Salam (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

By  |  pukul 8:10 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 14 Mei 2014 pukul 12:48 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=6370

Kajian fiqih kontemporer oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian agama Islam dari seri pembahasan Hal-hal yang Penting Diketahui oleh Pengusaha Muslim bersama Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. Kajian ini ditayangkan live di Radio Rodja dan RodjaTV pada Senin ba’da Maghrib, 6 Rajab 1435 / 5 Mei 2014 dari Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja. Pembahasan ini diangkat dari kitab مالا يسع التاجر جهله. Pada pertemuan yang lalu telah disampaikan pembahasan mengenai Akad-akad Investasi: Murabahah / Jual Beli Keuntungan dan pada pertemuan kali ini pemateri akan membahas tentang “Akad-akad Investasi: Akad Jual Beli Salam“.

[sc:status-hal-yang-penting-diketahui-setiap-pengusaha-muslim-ustadz-erwandi-tarmizi-2014]

Ringkasan Kajian Fiqih Kontemporer dari Kitab “Hal yang Penting Diketahui setiap Pengusaha Muslim”: Akad-akad Investasi (العقود للاستثمار)

Akad Jual Beli Salam (عقد السلم)

Akad-akad yang bisa digunakan untuk mengembangkan harta sangatlah beragam, ada akad syirkah, syirkah ‘inan, syirkah abdan, akad mudharabah, dan ada juga akad murabahah, dll. Akad yang merupakan kebalikan dari akad murabahah adalah akad as-salam. Dan akad salam ini dibolehkan di dalam Islam, dimana uang diserahkan tunai pada waktu akad, sedangkan barang akan diberikan belakangan. Dan ini merupakan kebalikan dari akad murabah mu’ajjalah, yang mana dalam akad tersebut barang di depan, uang dicicil. Akad jual beli salam ini merupakan salah satu solusi dari akad riba, khususnya bagi orang-orang yang memiliki produksi.

Baca Juga:
Contoh-Contoh Ucapan Wasiat dan Pembagiannya

Dalil dari akad jual beli salam adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.” (QS Al-Baqarah [2]: 282)

Sedangkan dalil jual beli salam dari As-Sunnah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

من أسلف في شيء فليسلف في كيل معلوم، ووزن معلوم، إلى أجل معلوم

“Barangsiapa meminjamkan sesuatu maka hendaknya ia meminjamkannya dalam takaran, timbangan, dan masa tertentu.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Bagaimana penjelasan tentang jual beli salam ini? Dan apa saja syarat-syarat akad jual beli salam ini, agar bisa digunakan untuk mengembangakan harta kita? Silakan download kajian fiqih ekonomi Islam ini, dan simak penjelelasan dari Ustadz Erwandi Tarmidzi, M.A., mengenai permasalahan ini. Simak juga sesi tanya jawab yang sangat sayang jika dilewatkan. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Fiqih Kontemporer: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi – Akad-akad Investasi: Akad Jual Beli Salam

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.