Telegram Rodja Official

Tajriidut Tauhiid Al-Mufiid

Kesyirikan di Dalam Perkataan, Perbuatan, dan Keinginan – Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

By  |  pukul 7:40 am

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 17 Mei 2014 pukul 6:22 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=6461

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz DR Muhammad Nur Ihsan, M.A.

Berikut ini adalah rekaman pengajian yang membahas masalah pemurnian aqidah dan tauhid yang sangat bermanfaat. Pengajian ini dikaji oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan dari kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid, karya seorang ulama besar mazhab Syafi’i yang bernama Imam Taqiyyuddin Ahmad bin ‘Ali Al-Maqrizi rahimahullah. Pengajian ini disampaikan pada Jumat, 16 Rajab 1435 / 16 Mei 2014, pukul 05:30-07:00 WIB live di Radio Rodja. Pada pertemuan yang lalu, beliau telah menjelaskan tentang Kesyirikan di Dalam Rububiyah Allah. Dan pada pertemuan kali ini, beliau akan menjelaskan tentang “Kesyirikan di Dalam Perkataan, Perbuatan, dan Keinginan“. Semoga bermanfaat.

[sc:status-tajridut-tauhid-ustadz-muhammad-nur-ihsan-2014]

Ringkasan Ceramah Agama Islam – Kajian Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid (تجريد التوحيد المفيد)

Kesyirikan di Dalam Perkataan, Perbuatan, dan Keinginan

Syaikh Ahmad bin ‘Ali Al-Maqrizi rahimahullah akan menjelaskan beberapa contoh kesyirikan dalam perbuatan seseorang, beliau berkata:

فالشرك به في الأفعال كالسجود لغيره سبحانه وتعالى، والطواف بغير بيته المحرم، وحلق الرأس عبودية وخضوعاً لغيره، وتقبيل الأحجار غير الحجر الأسود الذي هو يمينه تعالى في الأرض وتقبيل القبور واستلامها والسجود لها.

Baca Juga:
Tanda-Tanda Kiamat Kecil yang Sedang Berlangsung Saat Ini - Bagian ke-2 - Aqidah Prioritas Utama (Ustadz Arman Amri, Lc.)

Adapun kesyirikan di dalam perbuatan, contohnya adalah seperti sujud kepada selain Allah, thawaf di selain Ka’bah, mencukur rambut karena ketaatan (kepada selain Allah), merendahkan diri kepada selain Allah, mencium batu selain hajar aswad yang merupakan tangan kanan Allah di bumi (hadits yang menjelaskan hal ini dha’if), atau mencium kuburan, mengusapnya, serta sujud kepadanya.

Semua jenis kesyirikan yang disebutkan di atas sering kali dilakukan oleh sebagian kaum muslimin, padahal hal tersebut sangat dilarang oleh Islam. Seorang muslim tidak diperbolehkan untuk bersujud kepada selain Allah, tidak boleh juga baginya untuk mengagungkan kuburan. Bahkan Allah dan RasulNya melaknat siapa saja yang menjadikan kuburan para nabi dan orang-orang shalih sebagai tempat ibadah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لعن الله اليهود والنصارى اتخذوا قبور أنبيائهم مساجد

“Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nashrani yang menjadikan kuburan nabi mereka sebagai tempat ibadah.”

Dan seterusnya….

Bagaimana penjelasan selengkapnya dari pembahasan ini? Simak penjelasan lengkapnya bersama Ustadz Muhammad Nur Ihsan dalam pembahasan Kitab Tajridut Tauhid, dengan download pengajian yang bermanfaat ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Ceramah Agama: Kesyirikan di Dalam Perkataan, Perbuatan, dan Keinginan

Silakan bagikan hasil rekaman ataupun link pengajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Baca Juga:
Kesyirikan adalah Perkara yang Paling Allah Larang - Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

66 − 56 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.