Telegram Rodja Official

Ustadz Ahmad Zainuddin

Tercelanya Pelaku Bid’ah (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Sebuah tausiyah lembut untuk tema yang menurut sebagian kalangan bersifat sensitif ini, namun jika Anda menyimaknya dengan baik, insya Allah dapat memahami apa yang disampaikan dan menyepakati akan sempurnanya agama Islam ini. Silakan download rekaman dari siaran ceramah live di Radio Rodja dan RodjaTV yang tayang pada Rabu pagi, 28 Rajab 1435 / 28 Mei 2014, berjudulkan “Tercelanya Pelaku Bid’ah“. Mari bersabar dan memetik hikmah dari ceramah agama oleh Ustadz Ahmad Zainuddin ini.

Program Kajian tematik bersama Ustadz Ahmad Zainuddin di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:

Rabu pagi, pukul 10:00-11:30 WIB



Status program Kajian Tematik: AKTIF

Ringkasan Tausiyah: Tercelanya Pelaku Bid’ah

Bagaimana sangat tercelanya orang-orang yang melakukan perbuatan bid’ah, yaitu perbuatan yang berkaitan dengan perkara agama dan dia serupa dengan apa yang disyariatkan tetapi tidak disyariatkan. Dan tujuan dari mengerjakan perbuatan bid’ah tersebut biasanya adalah terlalu berlebih-lebihan di dalam perkara mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dan tema ini nantinya akan membicarakan siapa saja yang ditegaskan di dalam Al-Qur’an ataupun di dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang wanita-wanita yang dimasukkan ke dalam neraka Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mari kita simak ceramah agama ini sebagai jalan tazkiyatun nufus bagi diri kita, saudara dan keluarga kita, dan saudara Muslimin seluruhnya.

Baca Juga:
Untuk Siapa Loyalitas Seorang Mukmin?

Seluruh kaum Muslim pasti bersepakat bahwa agama Islam adalah agama yang telah disempurnakan oleh Allah. Pasti bersepakat tentang hal ini, dan saya (Ustadz Ahmad Zainuddin–Ed) jamin tidak ada yang menyelisihi akan hal ini. Artinya, saya dan seorang pun dari kaum Muslim tidak akan mungkin berbeda pendapat dalam perkara ini, yaitu bahwa agama Islam telah sempurna dengan seluruh makna kesempurnaannya. Sempurna benar-benar sempurna, tidak butuh tambahan dan tidak butuh pengurangan, tidak butuh perbaikan dan tidak butuh renovasi. Benar-benar sempurna… Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surat Al-Maidah, ayat ke-3:

… الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ … (ر: ٣)

“… Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu, …” (QS Al-Maidah [5]: 3)

Ingat yang berfirman ini adalah Rabb kita, Allah ‘Azza wa Jalla. Bahwasanya Allah telah menyempurnakan agama kita.

… وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي …

“… dan telah Ku cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, …” (lanjutan ayat di atas, QS Al-Maidah [5]: 3)

Karena agama Islam (telah) sempurna, maka dari itu, Allah mengatakan:

… وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً …

“… dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu. …” (lanjutan ayat di atas, QS Al-Maidah [5]: 3)

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu Ta’ala menegaskan di dalam tafsirnya tentang kesempurnaan Islam:

Baca Juga:
Penyakit Sombong - Kitab Bahrur Raiq (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

هذه أكبر نعم الله عز وجل ، على هذه الأمة حيث أكمل تعالى لهم دينهم ، فلا يحتاجون إلى دين غيره ، ولا إلى نبي غير نبيهم ، صلوات الله وسلامه عليه ; ولهذا جعله الله خاتم الأنبياء ، وبعثه إلى الإنس والجن ، فلا حلال إلا ما أحله ، ولا حرام إلا ما حرمه ، ولا دين إلا ما شرعه ، وكل شيء أخبر به فهو حق وصدق لا كذب فيه ولا خلف ، كما قال تعالى :

“Ayat ini merupakan nikmat Allah ‘Azza wa Jalla yang terbesar atas umat ini (umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam), yang mana Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyempurnakan bagi mereka agama mereka. Maka umat Islam tidak membutuhkan ajaran selain Islam, tidak membutuhkan seorang Nabi pun selain Nabi mereka (yaitu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Oleh karenanya, Islam sempurna, tidak butuh tambahan dan tidak butuh pengurangan, tidak butuh masukan dan tidak butuh perbaikan, maka Allah menjadikan Nabi kita sebagai penutup para Nabi dan diutus kepada seluruh makhluk, jin dan manusia, maka tidak ada sesuatu yang halal pun kecuali apa yang telah dihalalkan (oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam agama Islam) dan tidak ada sesuatu yang haram pun kecuali apa yang telah diharamkannya. Dan tidak ada agama, tidak ada tata cara beribadah, apa pun bentuknya, kecuali yang disyariatkan olehnya. Maka seluruh yang diberitahukan oleh Rasulullah itu adalah benar adanya, nyata, tidak ada dusta, dan tidak ada pengingkaran di dalamnya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:”

Baca Juga:
Istiqamah dengan Mencontoh Nabi dalam Beragama - Kitab 10 Kaidah Istiqamah (Ustadz Arman Amri, Lc.)

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقاً وَعَدْلاً … (الأنعام: ١١٥)

“Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quraan) sebagai kalimat yang benar dan adil.” (QS Al-An’am [6]: 115)

Benar-benar sangat menarik ceramah agama ini untuk Anda download. Pembahasan masih panjang, dan insya Allah manfaat yang dapat dipetik amatlah banyak.

Download Tausiyah: Ustadz Ahmad Zainuddin – Tercelanya Pelaku Bid’ah

Yuk kita download ceramahnya dan bagikan tautannya ke Facebook, Twitter, dan Google+, insya Allah akan sangat bermanfaat bagi kita sebagai amal shalih.

Telegram Rodja Official

5 Comments

  1. Dewi Kartikasari

    Minggu, 03 Sya'ban 1435 / 01 Juni 2014 at 08:28

    Assalamualaikum, sudah berkali-kali mencoba untuk mendownload, tapi gagal terus, gak biasanya kaya gini. Dan di link tentang wanita penghuni neraka juga gagal download. Tapi yang link lainnya gak masalah. Mohon ditinjau ulang. Syukron.

    • Radio Rodja

      Minggu, 03 Sya'ban 1435 / 01 Juni 2014 at 20:31

      Wa’alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh.
      Alhamdulillah sudah kami cek ulang dan lancar untuk didownload. Silakan Anda coba dan cek kembali.

  2. Nanang S

    Minggu, 03 Sya'ban 1435 / 01 Juni 2014 at 06:29

    Assalamu’alaikum. Akhi, ana izin unduh untuk ana ringkas, Insya Alloh mau dibagikan gratis versi cetaknya ana gabungkan sama materi al-haudh oleh ust. Badrusalam.

  3. Rahmat s

    Minggu, 03 Sya'ban 1435 / 01 Juni 2014 at 06:24

    barokaullahu fiik ustadz… nasehat dari beliau membuat saya menangis krna ingat kelakuan dan dosa saya yg dlu saya2 lakukan… alhamdulillah sekarang sudah paham yg mana jalan yg lurus.. syukron ya ustadz.. jazaakallahu khairan..

    • Radio Rodja

      Minggu, 03 Sya'ban 1435 / 01 Juni 2014 at 20:31

      Wajazakumullahu khoiron. Barokallahu fikum.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.