Rodja Peduli

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Bab Makruhnya Bertengkar, Mengumumkan Barang yang Hilang, Jual Beli, di Masjid – Bagian ke-2 – hingga Bab Larangan Memotong Rambut dan Kuku ketika Akan Berkurban – Bab 310-313 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 5:00 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 07 Juli 2014 pukul 12:32 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=7350

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Musyafa Ad-Dariny, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Ahad sore, 7 Ramadhan 1435 / 6 Juli 2014, pada pukul 15:45-16:40 WIB, di Radio Rodja. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Bab Larangan Memelihara Anjing kecuali untuk Berburu dan Menjaga Ternak atau Tanaman, hingga Bab Makruhnya Bertengkar, Bersuara Keras, Mengumumkan Barang yang Hilang, Jual Beli, dan Semacamnya di Masjid (Bagian ke-1), dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Bab Makruhnya Bertengkar, Bersuara Keras, Mengumumkan Barang yang Hilang, Jual Beli, dan Semacamnya di Masjid (Bagian ke-2) hingga Bab Larangan Memotong Rambut dan Kuku ketika Akan Berkurban“.

Daftar Isi

Baca Juga:
Riyadhush Shalihin: Bab Keutamaan Shalat & Keutamaan Shalat Subuh dan Ashar - Bab 187-188 (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-Badr)

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)

Bab ke-310: Makruhnya Bertengkar, Bersuara Keras, Mengumumkan Barang yang Hilang, Jual Beli, dan Semacamnya di Masjid(باب كراهة الخصومة في المسجد ورفع الصوت فِيهِ ونشد الضالة والبيع والشراء والإجارة ونحوها من المعاملات) Bagian ke-2

[00:01]
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا رَأيْتُمْ مَنْ يَبِيعُ أَوْ يَبْتَاعُ في المَسْجِدِ، فَقُولُوا: لا أرْبَحَ اللهُ تِجَارَتَكَ، وَإِذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَنْشُدُ ضَالَّةً فَقُولُوا: لاَ رَدَّهَا اللهُ عَلَيْكَ». رواه الترمذي، وقال: «حديث حسن».

“Apabila kalian melihat orang berjual beli di dalam masjid, maka katakanlah: “Semoga Allah tidak memberikan keuntungan atas perdaganganmu.” Apabila kalian melihat orang yang mencari barang hilang, maka katakanlah: “Semoga Allah tidak mengembalikannya kepadamu.”” (HR At-Tirmidzi. Dia berkata: “Hadits hassan.”)

Bab ke-311: Larangan Bagi Orang yang Memakan Bawang Putih, Bawang Merah dan Bakung, atau yang Berbau Tidak Enak Lainnya untuk Memasuki Masjid(باب نهي من أكل ثومًا أَوْ بصلًا أَوْ كراثًا أَوْ غيره مِمَّا لَهُ رائحة كريهة عن دخول المسجد قبل زوال رائحته إِلاَّ لضرورة)

[18:23]
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أكَلَ مِنْ هذِهِ الشَّجَرَةِ – يعني: الثُّومَ – فَلاَ يَقْرَبَنَّ مَسْجِدَنَا. متفق عَلَيْهِ

Baca Juga:
Larangan Memata-matai Kaum Muslimin - Ensiklopedi Larangan dalam Islam (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

“Barangsiapa yang memakan tumbuhan ini (yakni: bawang putih) maka janganlah sekali-kali mendekati masjid kami.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Bab ke-313: Larangan Larangan Memotong Rambut dan Kuku ketika Akan Berkurban ketika Sudah Memasuki Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzhulhijjah(باب نهي من دخل عَلَيْهِ عشر ذي الحجة وأراد أَنْ يضحي عن أخذ شيء من شعره أَوْ أظفاره حَتَّى يضحّي)

[41:29]
Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ كَانَ لَهُ ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ، فَإذَا أَهَلَّ هِلاَلُ ذِي الحِجَّةِ، فَلاَ يَأخُذَنَّ من شَعْرِهِ وَلاَ مِنْ أظْفَارِهِ شَيْئًا حَتَّى يُضَحِّيَ. رواه مسلم

“Barangsiapa mempunyai hewan kurban yang akan disembelih, apabila telah masuk bulan Dzulhijjah, maka ia tidak boleh mencukur sebagian rambutnya ataupun memotong sebagian kukunya sampai dia berkurban.” (HR Muslim)

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Makruhnya Bertengkar, Bersuara Keras, Mengumumkan Barang yang Hilang, Jual Beli, dan Semacamnya di Masjid (Bagian ke-2) hingga Bab Larangan Memotong Rambut dan Kuku ketika Akan Berkurban

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Baca Juga:
Dosa Besar Kedua Puluh Empat dan Kedua Puluh Lima: Kebiasaan Berdusta dan Bunuh Diri - Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq Al-Badr)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

29 − 28 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.