Larangan Duduk di Atas Kuburan, Larangan Mendirikan Bangunan di Atas Kuburan, hingga Larangan Memberikan Syafa’at (Pembelaan) dalam Pelanggaran Hukum – Bab 347-350 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 5:00 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 18 Ramadhan 1435 / 15 Juli 2014 pukul 9:54 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=7514

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Musyafa Ad-Dariny, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Senin sore, 16 Ramadhan 1435 / 14 Juli 2014, pada pukul 15:45-16:40 WIB, di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Makruhnya Berbincang-bincang Setelah Waktu ‘Isya’ hingga Makruhnya Mengerjakan Shalat ketika Hidangan Makanan Telah Siap atau Sambil Menahan Buang Air” yang merupakan pembahasan dari Bab 334-339, dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Larangan Duduk di Atas Kuburan, Larangan Mendirikan Bangunan di Atas Kuburan, hingga Larangan Memberikan Syafa’at (Pembelaan) dalam Pelanggaran Hukum“, yang merupakan pembahasan dari Bab 347-350.

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)

Bab ke-347: Larangan Duduk di Atas Kuburan (باب تحريم الجلوس عَلَى قبر)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لأنْ يَجْلِسَ أحَدُكُمْ عَلَى جَمْرَةٍ، فَتُحْرِقَ ثِيَابَهُ فَتَخْلُصَ إِلَى جِلْدِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَجْلِسَ عَلَى قَبْرٍ . رواه مسلم

“Seseorang di antara kalian duduk di atas bara api yang menghanguskan pakaian sampai kedua kulitnya, adalah lebih baik daripada ia duduk di atas sebuah kuburan.” (HR Muslim)

Bab ke-348: Larangan Mendirikan Bangunan di Atas Kuburan (باب النهي عن تجصيص القبر والبناء عليه)

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

نَهَى رسولُ الله – صلى الله عليه وسلم – أن يُجَصَّصَ القَبْرُ، وأنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ، وَأنْ يُبْنَى عَلَيْهِ. رواه مسلم

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memplester kuburan, duduk, dan membangun sesuatu di atasnya.” (HR Muslim)

Dan seterusnya…

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Larangan Duduk di Atas Kuburan, Bab Larangan Mendirikan Bangunan di Atas Kuburan, hingga Bab Larangan Memberikan Syafa’at (Pembelaan) dalam Pelanggaran Hukum

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    0:00
    0:00