Telegram Rodja Official

Syarh 'Umdatul Ahkaam

Zakat Fitrah / Zakat Fitri – Kitab Umdatul Ahkam (Ustadz Abu Qatadah)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Qatadah

Pembahasan komprehensif tentang Zakat Fitrah, atau jika dengan lafadz Arab yang benar adalah Zakat Fitri (zakat fithri), dari sebuah ceramah agama yang diangkat dari kitab Umdatul Ahkam oleh Ustadz Abu Qatadah. Mari kita simak rekaman dari siaran live Radio Rodja dan Rodja TV pada Sabtu pagi, 16 Dzulhijjah 1435 / 11 Oktober 2014 ini yang insya Allah akan sangat bermanfaat bagi kita. Aamiin

Ringkasan Ceramah Agama Islam – Kajian Kitab Umdatul Ahkam: Zakat Fitrah / Zakat Fitri ( باب صدقة الفطر)

Pembahasan kita berkaitan dengan zakat fitri (زكاة الفطر atau juga dikenal dengan shadaqatu al-fithri (صدقة الفطر.

Ada sesuatu yang memang suka keliru dalam mengartikan al-fithru. Jadi ada yang mengatakan, bahwa itu adalah fitrah / suci. Dan tentunya berbeda antara fithrah (الفطرة) dengan al-fithru (الفطر) atau dengan al-ifthar (الإفطار). Karena yang dimaksud dengan al-fithru adalah berbuka. Dan yang dimaksud dalam shadaqatul fithri adalah shadaqah atau zakat yang diwajibkan oleh Allah Ta’ala dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Idul Fitri.

Baca Juga:
Keadaan Orang Yang Tidak Menunaikan Zakat - Al-Aqidah Awwalan Lau Kanu Ya'lamun (Ustadz Arman Amri, Lc.)

Zakat fitri / zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan sebagai kewajiban pada tanggal 1 Syawwal / ketika Idul Fitri dengan takaran yang telah ditentukan pada orang tertentu dan dibagikan kepada orang tertentu. Dan zakat fitrah (dengan bahasa kita-Indonesia, Ed) / zakatul fitri hukumnya adalah wajib, berdasarkan dalil Al-Quran, dalil As-Sunnah, dan ijma’. Adapun dalil dari Al-Quran:

قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّى (الأعلى: ١٤)

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri dan orang-orang yang menunaikan zakat,” (QS Al-A’la [87]: 14)

Dan para ulama mufassir mengartikan ini adalah zakat fitrah.

وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى (الأعلى: ١٥)

“Dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.” (QS Al-A’la [87]: 15)

Maka ini yang dimaksud takbir Idul Fitri. (Kemudian berikutnya) maka yang dimaksud adalah shalat Idul Fitri.

Hadits dalam Umdatul Ahkam

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma:

فرض رسول الله صلى الله عليه وسلم صدقة الفطر – أو قال رمضان – على الذكر والأنثى والحر والمملوك : صاعا من تمر ، أو صاعا من شعير . قال : فعدل الناس به نصف صاع من بر ، على الصغير والكبير . وفي لفظ أن تؤدى قبل خروج الناس إلى الصلاة

Dari Abi Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu:

كنا نعطيها في زمن النبي صلى الله عليه وسلم صاعا من طعام ، أو صاعا من شعير ، أو صاعا من أقط ، أو صاعا من زبيب . فلما جاء معاوية ، وجاءت السمراء ، قال : أرى مدا من هذه يعدل مدين . قال أبو سعيد : أما أنا : فلا أزال أخرجه كما كنت أخرجه على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم

Baca Juga:
Menunaikan Zakat dan Memberikan Sedekah - Mutiara Sahur (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Download Ceramah Agama Seri Kajian Kitab Umdatul Ahkam – Ustadz Abu Qatadah: Zakat Fitrah (Zakat Fitri)

Mari kita share ke Facebook, Twitter, dan Google+. Silakan manfaatkan tombol media sosial berikut ini.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.