Rodja Peduli

Fiqhul Usrah / Fiqih Keluarga

Tata Cara Mentahnik Bayi (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.)

By  |  pukul 9:30 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 30 Maret 2016 pukul 10:13 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=9337

Kajian tema rumah tangga oleh: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.

Ceramah agama berikut ini merupakan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Kholid Syamhudi pada Sabtu, 15 Al-Muharram 1436 / 8 November 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV. Pada ceramah ini, beliau menyampaikan sebuah tema tentang “Tata Cara Mentahnik Bayi“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Fiqih Keluarga

Tata Cara Mentahnik Bayi

Tahnik adalah melembutkan kurma dengan mulut kemudian meletakannya di mulut sang bayi yang baru lahir dan menempelkannya di langit-langit bayi tersebut. Tahnik pada bayi ini merupakan salah satu amalan sunnah bagi seorang muslim yang mempunyai anak. Para ulama telah menjelaskan bahwa mentahnik bayi merupakan sunnah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antara dalil yang mendasari tentang sunnahnya mentahnik bayi adalah:

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

ذَهَبْتُ بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ الْأَنْصَارِيِّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ وُلِدَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي عَبَاءَةٍ يَهْنَأُ بَعِيرًا لَهُ فَقَالَ هَلْ مَعَكَ تَمْرٌ فَقُلْتُ نَعَمْ فَنَاوَلْتُهُ تَمَرَاتٍ فَأَلْقَاهُنَّ فِي فِيهِ فَلَاكَهُنَّ ثُمَّ فَغَرَ فَا الصَّبِيِّ فَمَجَّهُ فِي فِيهِ فَجَعَلَ الصَّبِيُّ يَتَلَمَّظُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُبُّ الْأَنْصَارِ التَّمْرَ وَسَمَّاهُ عَبْدَ اللَّهِ

Baca Juga:
Menanamkan Aqidah kepada Anak Remaja (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.)

“Aku membawa Abdullah bin Abi Thalhah Al-Anshari kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan saat itu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang sibuk mengurusi ontanya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Apakah kamu membawa kurma?”. Saya menjawab: “Ya”. Beliau kemudian mengambil beberapa kurma lalu dimasukkan ke dalam mulut beliau dan melembutkannya. Setelah itu beliau membuka mulut bayi dan disuapkan padanya, bayi itu mulai menjilatinya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kesukaan orang Anshar adalah kurma.” Kemudian (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) memberinya nama Abdullah.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Simak penjelasan selengkapnya mengenai hal ini dengan mendownload ceramah agama dari seri fiqih keluarga ini.

Download Kajian Fiqih Keluarga: Tata Cara Mentahnik Bayi

Jangan lupa untuk turut serta berbagi link download ceramah ini di media sosial yang Anda miliki, seperti facebook, twitter, google+, atau pun yang lainnya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala berlimpah.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.