Masjid Al-Barkah

Ensiklopedi Larangan

Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-2 – TPP: Adab Menuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

By  |  pukul 7:45 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 27 Mei 2014 pukul 3:21 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=3566

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Mahfudz Umri, Lc.

Seri kajian Ensiklopedi Larangan dalam Syari’at Islam, kali ini, melanjutkan pembahasan sebelumnya tentang “Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu“, bagian ke-2, yang disampaikan oleh Al-Ustadz Mahfudz Umri, Lc. pada Selasa malam, 20 Dzulqa’dah 1434 / 24 September 2013, ba’da Maghrib hingga ba’da Isya’ (waktu Jakarat). Di dalam pembahasan ini melanjutkan poin-poin dari Adab-adab Menuntut Ilmu. Silakan menyimak dan mengunduh kajiannya.

Mulai dari bagian ini (bagian ke-2) dan selanjutnya membahas tentang Adab Menuntut Ilmu.

[sc:status-ensiklopedi-larangan-ustadz-mahfudz-umri-2013]

Ringkasan Ceramah Agama “Ensiklopedi Larangan dalam Islam”: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia (Bagian ke-2)

Adab Menuntut Ilmu

Melanjutkan pembahasan dari kajian sebelumnya, berikut adalah poin berikutnya dari Adab Menuntut Ilmu.

3. Tawadhu / rendah hati (التواضع) [menit ke-2]

4. Memuliakan para ulama dan memuliakan majelis ilmu (توقير العلماء ومـجـالـس الـعـلـم) [menit ke-22]

Silakan download kajiannya. Dan lanjutan adab-adab menuntut ilmu silakan di simak di seri kajian ini berikutnya.

Baca Juga:
Hasad, Si Sumber Penyakit (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Dengarkan dan Download Seri Ceramah / Kajian Ensiklopedi Larangan dalam Syariat Islam

Simak kajian dan tanya-jawabnya dengan mendengarkan langsung atau download melalui tautan di bawah ini.

Yuk, kita sebarkan download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.