Telegram Rodja Official

Al-Qaulul Mufiid

Bab Tathayyur / Merasa Sial karena Sesuatu – Bagian ke-4 – Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 19 April 2014 pukul 2:50 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=5665

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Kajian kitab Al-Qaulul Mufid yang tayang pada Jumat sore, 10 Jumadats Tsani 1435 / 11 April 2014, pukul 16:30-18:00 WIB bersama Ustadz Abu Haidar As-Sundawy, kini dapat Anda download rekamannya, alhamdulillah. Judul yang dibahas adalah lanjutan dari pertemuan sebelumnya, yaitu tentang Bab Tathayyur / Merasa Sial karena Sesuatu (Bagian ke-4). Silakan download dan bagikan. Semoga bermanfaat.

[sc:status-al-qaulul-mufid-ustadz-abu-haidar-2013]

Ringkasan Pembahasan Kitab Al-Qaulul Mufid di Rekaman Ini

Bab Tathayyur / Merasa Sial karena Sesuatu (باب ما جاء في التطير) – Bagian ke-4

Bahasan terakhir kita sampai pada bab Tathayyur. Makna tathayyur adalah meramalkan kesialan, baik dengan burung atau dengan yang lain-lainnya. Beberapa ayat dan hadits yang menjadi dalil terlarangnya tathayyur sudah kita bahas.

Kita lanjutkan ke hadits berikutnya yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu ‘Amr. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من ردته الطيرة عن حاجته فقد أشرك، قالوا: يا رسول الله! ما كفارة ذلك؟ قال: أن تقولوا: اللهم لا خير إلا خيرك، ولا طير إلا طيرك، ولا إله غيرك

Baca Juga:
Wasiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang Keadaan Orang-Orang yang Beriman - Bagian ke-3 - Aqidah Prioritas Utama (Ustadz Arman Amri, Lc.)

“Siapa orang yang dibatalkan keperluannya oleh thiyarah (sangkaan / ramalan bahwa dia akan sial), maka sungguh orang itu telah berbuat syirik. Bertanyalah para sahabat, “Lalu apa kafarahnya (penebus / penghapus dari dosa thiyarah tersebut)?” Menjawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Hendalkan kalian mengatakan, “اللهم لا خير إلا خيرك، ولا طير إلا طيرك، ولا إله غيرك (“Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali kebaikanMu, tidak ada kesialan kecuali kesialanMu (yang Engkau takdirkan), dan tidak ada sesembahan yang benar selain Engkau.”)””

Maksud dibatalkan keperluannya oleh thiyarah, bahwa orang itu membatalkan keperluan / kepentingannya karena menganggap akan mengalami sial, baik karena burung yang hinggap di atas rumahnya, mendengar ucapan buruk di awal permulaan rencananya, atau melihat sesuatu yang buruk ketika akan melakukan tersebut, lalu dia menganggap itu sial dan dia membatalkan keperluannya tersebut.

Silakan download kajian kitab Al-Qaulul Mufid ini dan bagikan kepada saudara-saudara Muslim kita.

Download Kajian Kitab Qaulul Mufid: Bab Tathayyur / Merasa Sial karena Sesuatu (Bagian ke-4)

Mari bantu sebarkan ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga dapat bermanfaat bagi kita dan saudara-saudara Muslim kita. Aamiin.
Jazakumullahu khoiron.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× 4 = 36

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.