Telegram Rodja Official

Al-Qaulul Mufiid

Bab Meminta Hujan kepada Bintang – Bagian ke-2 – Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 24 Mei 2014 pukul 4:05 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=6627

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Alhamdulillah, bisa kita simak kembali, lanjutan dari Bab Meminta Hujan kepada Bintang (Bagian ke-1), yaitu pembahasan dari bab Meminta Hujan kepada Bintang (ما جاء في الاستسقاء بالأنواء) dari kitab aqidah, Al-Qaulul Mufid ala Kitabit Tauhid, sehingga rekaman ceramah agama ini merupakan bagian yang kedua. Kajian ini adalah rekaman ceramah Ustadz Abu Haidar dari siaran live di Rodja pada Jumat sore, 16 Rajab 1435 / 16 Mei 2014.

[sc:status-al-qaulul-mufid-ustadz-abu-haidar-2013]

Ringkasan Pembahasan Kitab Al-Qaulul Mufid di Rekaman Ini

Bab Meminta Hujan kepada Bintang (ما جاء في الاستسقاء بالأنواء
) – Bagian ke-2

Kita sudah sampai pada bab “Meminta Hujan kepada Bintang”, dan (dari pertemuan sebelumnya) sudah 2 dalil yang kita bahas, pertama dari ayat dan kedua dari hadits. Sekarang kita lanjutkan ke hadits yang berikutnya. Hadits yang berikut ini, dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dalam dua kitab Shahih-nya. Diterima dari Zaid bin Khalid radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

صلى لنا رسول الله – صلى الله عليه وسلم – صلاة الصبح بالحديبية على إثر سماء كانت من الليل . فلما انصرف أقبل على الناس فقال : أتدرون ماذا قال ربكم ؟ قالوا : الله ورسوله أعلم . قال : ” قال : أصبح من عبادي مؤمن بي ، وكافر بي ، فأما من قال : مطرنا بفضل الله ورحمته . فذلك مؤمن بي ، كافر بالكوكب . وأما من قال ، مطرنا بنوء كذا وكذا . فذلك كافر بي ، مؤمن بالكوكب

Baca Juga:
Apa yang Ditetapkan untuk Laki-Laki maka Berlaku Juga untuk Wanita (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengimami shalat Subuh kami di Hudaibiyah di atas tanah bekas hujan tadi malam. Setelah selesai dari shalatnya, beliau menghadapkan wajahnya manusia, lalu bertanya, “Apakah kalian tahu apa yang telah dikatakan oleh Rabb kalian?” Para sahabat menjawab, “Allah dan RasulNya yang lebih tahu.” Lalu kata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Allah berkata, “Pagi ini, ada hambaKu yang beriman kepadaKu dan ada juga yang kafir kepadaKu. Adapun orang yang berkata, “Kita telah diberi hujan karena karunia Allah dan rahmatnya,” maka orang itu telah beriman kepadaKu dan kafir kepada bintang. Adapun yang berkata, “Kita telah diberi hujan oleh bintang anu dan bintang anu,” maka orang itu telah kafir kepadaKu dan beriman kepada bintang.”””

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Shahih Bukhari, hadits nomor 846 dan dalam Shahih Muslim, hadits nomor 71 (oleh Imam Muslim). Dan hadits ini shahih.

Mari simak kelanjutan bahasan hadits di atas yang dipetik dari bab Meminta Hujan kepada Bintang, kitab Al-Qaulul Mufid, karya Syaikh Al-‘Utsaimin, oleh Ustadz Abu Haidar. Download ceramah agama ini sekarang juga.

Download Kajian Kitab Qaulul Mufid: Bab Meminta Hujan kepada Bintang (Bagian ke-2)

Yuk kita share tautan ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Insya Allah sangat bermanfaat bagi amal shalih kita, juga bermanfaat bagi saudara-saudara Muslimin kita.

Baca Juga:
Ahlussunnah tidak Menentang Nash dengan Akal dan Hawa Nafsu Mereka - Bagian ke-1 (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

33 − = 31

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.