Telegram Rodja Official

Fiqhul Usrah / Fiqih Keluarga

Hukum dan Tata Cara Menggendong Bayi saat Shalat (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.)

By  | 

Kajian tema rumah tangga oleh: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.

Ceramah agama berikut ini merupakan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Kholid Syamhudi pada Sabtu, 6 Shafar 1436 / 29 November 2014 di Radio Rodja. Pada ceramah sebelumnya, beliau menyampaikan kajian dengan pembahasan tentang Bimbingan Islam dalam Pemberian Nama Bayi, dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang “Hukum dan Tata Cara Menggendong Bayi saat Shalat“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Fiqih Keluarga

Hukum dan Tata Cara Menggendong Bayi saat Shalat

Terkadang seorang ibu tidak bisa berpisah banyak dan lama dari bayinya. Tidak mesti juga sang suami ada di rumah saat waktu shalat tiba. Jika membiarkan bayi tidur di kasurnya, maka akan timbul was-was karena sang bayi bisa saja menangis saat ibunya shalat. Bagaimana solusi dari Islam tentang masalah ini?

Para ulama sepakat bahwa sucinya tempat shalat dan pakaian merupakan syarat sahnya shalat. Demikian juga mereka sepakat bahwa gerakan yang sedikit dalam shalat yang bukan dari bagian gerakan shalat itu diperbolehkan. Para ulama juga telah membahas pemasalahan menggendong bayi saat shalat. Dan tentu saja ketika bayi digendong oleh ibunya, di pakaian sang bayi terdapat najis yang bisa membatalkan shalat sang ibu.

Baca Juga:
Pendidikan Mental Anak - Fiqhul Usrah (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.)

Bagaimana penjelasan tentang hal ini? Simak penjelasan selengkapnya mengenai Pemberian Nama-Nama Bayi Islami ini, dengan mendownload ceramah agama dari seri fiqih keluarga ini.

Download Kajian Fiqih Keluarga: Hukum dan Tata Cara Menggendong Bayi saat Shalat

Jangan lupa untuk turut serta berbagi link download ceramah ini di media sosial yang Anda miliki, seperti facebook, twitter, google+, atau pun yang lainnya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala berlimpah.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.