Kitab At-Tauhiid
Ilmu Nujum / Perbintangan – Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)
Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab At-Tauhid oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abu ‘Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.
Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab tauhid yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, pada Ahad sore, 15 Dzulqa’dah 1436 / 30 Agustus 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh Abdurrazaq telah menjelaskan tentang “Hukum Tathayyur“. Dan pada kajian kali ini, beliau akan menyampaikan bab tentang “Ilmu Nujum / Perbintangan“. Semoga bermanfaat.
Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Ilmu Nujum / Perbintangan
Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahihnya, bahwa Qatadah mengatakan:
خَلْقَ اللَّهُ تَعَالَى هَذِهِ النُّجُومَ لِثَلَاثٍ: جَعَلَهَا زِينَةً لِلسَّمَاءِ، وَرُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ، وَعَلَامَاتٍ يُهْتَدَى بِهَا، فَمَنْ تَأَوَّلَ فِيهَا غَيْرَ ذَلِكَ أَخَطَأَ وَأَضَاعَ نَصِيبَهُ، وَتَكَلَّفَ مَا لَا عِلْمَ لَهُ بِهِ
“Allah menciptakan bintang-bintang ini, untuk tiga hikmah: Sebagai hiasan langit, sebagai alat pelempar setan, dan sebagai tanda-tanda untuk penunjuk (arah dan sebagainya). Karena itu, barangsiapa dalam masalah ini berpendapat selain tersebut, maka dia telah salah dan menyia-nyiakan nasibnya serta membebani diri dengan hal yang di luar batas pengetahuannya.”
Tentang mempelajari letak-letak peredaran bulan, Qatadah menyatakan makruh, sedang Ibnu ‘Uyainah tidak membolehkan. Demikian disebutkan oleh Harb dari mereka. Tetapi Imam Ahmad dan Ishaq memperbolehkan hal tersebut.
Simak penjelasan selengkapnya pembahasan mengenai “Ilmu Nujum / Perbintangan” di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad Al-Badr ini. Semoga bermanfaat.
Dengarkan dan Download Seri Kajian Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Ilmu Nujum / Perbintangan
Podcast: Play in new window | Download
Subscribe: RSS
Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Jazakumullahu khairan




