Telegram Rodja Official

Al-Kabaair

Dosa Besar Ketiga Puluh Delapan dan Ketiga Puluh Sembilan: Menguping Pembicaraan Rahasia dan Tukang Laknat – Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 07 Januari 2016 pukul 2:25 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=11131

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab Al-Kabair oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Musyafa Ad-Dariny, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman lanjutan kajian kitab Al-Kabair yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, yang disampaikan pada Ahad sore, 4 Rabiul Awwal 1436 / 25 Januari 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh menjelaskan tentang “Dosa Besar Ketiga Puluh Tujuh“, dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang “Dosa Besar Ketiga Puluh Delapan dan Ketiga Puluh Sembilan (Menguping Pembicaraan Rahasia dan Tukang Laknat)“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Al-Kabair Ini: Dosa Besar Ketiga Puluh Delapan dan Ketiga Puluh Sembilan

Dosa Besar Ketiga Puluh Delapan: Menguping Pembicaraan Rahasia

Dosa besar ketiga puluh delapan ini adalah menguping atau mencuri pembicaraan rahasia orang lain. Dosa ini disebut juga dengan tajassus, yaitu memata-matai dengan pendengaran. Namun, Imam Adz-Dzahabi mengatakan, “Mudah-mudahan dosa ini tidak digolongkan kepada dosa besar.”

Baca Juga:
Keutamaan Orang yang Memelihara Anak Yatim hingga Jadilah untuk Anak Yatim seperti Seorang Bapak yang Penyayang - Hadits 131-140 - Kitab Adabul Mufrad (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَا تَجَسَّسُوا

“Dan janganlah mencari-cari keburukan orang.” (QS Al-Hujurat [49]: 12)

Dosa Besar Ketiga Puluh Sembilan: Tukang Laknat

Dalil-dalil yang menunjukan akan larangan melaknat dan tercelanya tukang laknat sangatlah banyak, di antaranya adalah:

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لَعْنُ الْمُؤْمِنِ كَقَتْلِهِ

“Melaknat orang yang beriman sama seperti membunuhnya.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوْقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ

“Mencela seorang muslim merupakan kefasikan sedangkan membunuhnya adalah kekufuran.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Al-Kabair – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Dosa Besar Ketiga Puluh Delapan dan Ketiga Puluh Sembilan

Mari sebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan kita semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

39 − 32 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.