Telegram Rodja Official

At-Tafsiir Al-Muyassar

Tafsir Surat Al-Insyiqaq (Bagian ke-2) dan Surat Al-Muthaffifin (Bagian ke-1) – Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  | 

Ceramah agama Islam tentang tafsir Al-Qur’an Al-Karim oleh: Al-Ustadz Badrusalam, Lc.

Alhamdulillah, berikut kita dapat melanjutkan kembali kajian tafsir Al-Qur’an bersama Ustadz Abu Yahya Badrusalam. Pada kajian tafsir sebelumnya telah selesai pembahasan “Tafsir Surat Al-Insyiqaq (Bagian ke-1)“, Pada kajian yang berlangsung Selasa malam, 16 Dzulhijjah 1436 / 29 September 2015, pukul 18:00-19:00 WIB di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Cileungsi, Bogor ini, kita akan melanjutkan pembahasan tafsirnya kepada “Tafsir Surat Al-Insyiqaq (Bagian ke-2) dan Surat Al-Muthaffifin (Bagian ke-1)“.

NB: Mohon maaf, tidak ada sesi tanya-jawab pada saat kajian ini berlangsung.

Rekaman video: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Tafsir Surat Al-Insyiqaq (Bagian ke-2) dan Surat Al-Muthaffifin (Bagian ke-1) – Tafsir Juz ‘Amma


Program Kajian Kitab Tafsir Al-Muyassar - Ustadz Badrusalam, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:
PINDAH JAM TAYANG KE:

Selasa malam, ba'da Maghrib - ba'da Isya' waktu Jakarta (18:00-19:30 WIB)

Baca Juga:
Mengenal Keindahan Ta'ala - Kitab Mausu'ah Fiqh Al-Qulub (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)


Status program Kajian Kitab Tafsir Al-Muyassar: AKTIF

Untuk memperoleh keutamaan menuntut ilmu, silakan Anda dapat turut hadir langsung pada kajian ini di: Masjid Jami' Al-Barkah, Jl.Pahlawan, Kp. Tengah, belakang Polsek Cileungsi, Cileungsi, Bogor

Al-Qur’an Al-Karim, Surat Al-Insyiqaq (84) dan Surat Al-Muthaffifin (83)

Dalam kesempatan kajian tafsir Al-Qur’an kali ini membahas 2 surat, yaitu menyelesaikan tafsir dari Surat Al-Insyiqaq kemudian membahas tafsir beberapa ayat awal dari Surat Al-Muthaffifin.

Surat Al-Insyiqaq (84): 1-25

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

…فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ﴿٢٠﴾ وَإِذَا قُرِ‌ئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْ‌آنُ لَا يَسْجُدُونَ ۩ ﴿٢١﴾ بَلِ الَّذِينَ كَفَرُ‌وا يُكَذِّبُونَ ﴿٢٢﴾ وَاللَّـهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ ﴿٢٣﴾ فَبَشِّرْ‌هُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿٢٤﴾ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ‌ غَيْرُ‌ مَمْنُونٍ ﴿٢٥﴾ – ﴿الإنشقاق : ٢٠-٢٥﴾

“… Mengapa mereka tidak mau beriman? (20) dan apabila Al-Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud, (21) bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya). (22) Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka). (23) Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih, (24) tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya. (25)” (QS Al-Insyiqaq [84]: 20-25)

Tafsir Surat Al-Muthaffifin dimulai dari menit dan detik ke-19:19.

Surat Al-Muthaffifin (83): 1-36

بِسْمِ اللهِ الرَّ‌حْمَـٰنِ الرَّ‌حِيمِ

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ ﴿١﴾ الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ﴿٢﴾ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُ‌ونَ ﴿٣﴾ أَلَا يَظُنُّ أُولَـٰئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ﴿٤﴾ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿٥﴾ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَ‌بِّ الْعَالَمِينَ ﴿٦﴾ كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ‌ لَفِي سِجِّينٍ ﴿٧﴾ وَمَا أَدْرَ‌اكَ مَا سِجِّينٌ ﴿٨﴾ كِتَابٌ مَّرْ‌قُومٌ ﴿٩﴾ وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ﴿١٠﴾ الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ ﴿١١﴾ وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ ﴿١٢﴾ … – ﴿المطففين : ١-١٢﴾

Baca Juga:
Ancaman bagi Orang yang Tertipu oleh Dunia - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang (1) (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, (2) dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. (3) Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, (4) pada suatu hari yang besar, (5) (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam? (6) Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin. (7) Tahukah kamu apakah sijjin itu? (8) (Ialah) kitab yang bertulis. (9) Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan, (10) (yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan. (11) Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa, (12) …” (QS Al-Muthaffifin [83]: 1-12)

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Tafsir Surat Al-Insyiqaq (Bagian ke-2) dan Surat Al-Muthaffifin (Bagian ke-1)

Tafsir Surat Al-Insyiqaq

Allah Ta’ala berfirman:

فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ﴿٢٠﴾ وَإِذَا قُرِ‌ئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْ‌آنُ لَا يَسْجُدُونَ ۩ ﴿٢١﴾ – ﴿الإنشقاق : ٢٠-٢١﴾

“Mengapa mereka tidak mau beriman? (20) dan apabila Al-Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud, (21)” (QS Al-Insyiqaq [84]: 20-21)

Artinya, kata Ibnu Katsir:

فماذا يمنعهم من الإيمان بالله ورسوله واليوم الآخر

“Apa yang menghalangi mereka untuk beriman kepada Allah dan hari akhirat?”

Baca Juga:
Adab Tidur - Bimbingan Islam (Ustadz Jazuli, Lc.)

Simak dan download kajian ini agar dapat mengetahui lanjutan Tafsir Surat Al-Insyiqaq kemudian juga bagian pertama dari Tafsir Surat Al-Muthaffifin (bersambung).

Download Kajian Tafsir Al-Qur’an: Tafsir Surat Al-Insyiqaq (Bagian ke-2) dan Surat Al-Muthaffifin (Bagian ke-1)

Share yuk ke media sosial.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.