Telegram Rodja Official

Aku Diperintahkan Untuk Memerangi Manusia Sampai Mereka Mengucapkan Laa Ilaaha Illallah

By  |  pukul 2:20 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 07 Rabiul akhir 1440 / 14 Desember 2018 pukul 8:26 am

Tautan: https://rodja.id/1zt

Aku Diperintahkan Untuk Memerangi Manusia Sampai Mereka Mengucapkan Laa Ilaaha Illallah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan الجمع بين صحيحين (Al-Jam’u Baina As-Sahihain), sebuah kitab yang berisi Kumpulan shahih Bukhari dan Muslim karya Syaikh Yahya bin Abdul Aziz Al-Yahya. Pembahasan ini disampaikan oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada 7 Dzul Hijjah 1439 H / 19 Agustus 2018 M.

Download Kitab Al-Jam’u Baina As-Sahihain – Format PDF di sini

Download mp3 kajian sebelumnya: Orang Kafir Yang Meninggal dengan Ucapan Laa Ilaaha Illallah

Kajian Ilmiah Tentang Aku Diperintahkan Untuk Memerangi Manusia Sampai Mereka Mengucapkan Laa Ilaaha Illallah – Al-Jam’u Baina As-Sahihain

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat dan Abu Bakar diangkat menjadi khalifah setelahnya. Dan kafirlah orang yang kafir dari kaum Arab. Yaitu yang kembali kepada agama nenek moyangnya, juga yang mengikuti nabi-nabi palsu. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan hal ini.

Baca Juga:  Tanda Sempurnanya Akal - Kitab Shaidul Khathir (Ustadz Badrusalam, Lc.)

 سَيَكُونُ فِى أُمَّتِى ثَلاَثُونَ كَذَّابُونَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِىٌّ وَأَنَا خَاتَمُ النَّبِيِّينَ لاَ نَبِىَّ بَعْدِى

dan sesungguhnya akan ada di dalam umatku 30 orang tukang dusta, seluruhnya mengaku bahwa ia adalah seorang nabi padahal aku adalah penutup para nabi tidak ada nabi setelahku.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 7418)

Kemudian yang murtad-murtad ini diperangi oleh Abu Bakar. Juga demikian pula Abu Bakar memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat. Padahal mereka yang tidak membayar zakat ini tetap mengucapkan dua kalimat syahadat.

Ketika Abu Bakar ingin memerangi mereka, Umar merasa heran karena mereka masih mengucapkan kalimat Laa Ilaaha Illallah. Berkata Umar kepada Abu Bakar:

كَيْفَ تُقَاتِلُ النَّاسَ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَمَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَدْ عَصَمَ مِنِّي مَالَهُ وَنَفْسَهُ إِلَّا بِحَقِّهِ وَحِسَابُهُ عَلَى اللَّهِ

Baca Juga:  Ziarah, Mengunjungi Suatu Kaum lalu Makan di Tempatnya, hingga Keutamaan Berkunjung - Bab 159-161 - Hadits 345-350 - Kitab Al-Adab Al-Mufrad (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

Bagaimana mungkin kamu akan memerangi manusia, sementara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan, ‘Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah’, maka barangsiapa yang mengucapkan, ‘Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah’, maka sungguh dia telah menjaga harta dan jiwanya dari (seranganku) kecuali dengan hak Islam, dan hisabnya diserahkan kepada Allah.

Lihatlah, Umar memprotes Abu Bakar dengan dalil. Umar tidak setuju dengan perbuatan Abu Bakar karena Umar memahami dalil. Abu Bakar menjawab:

وَاللَّهِ لَأُقَاتِلَنَّ مَنْ فَرَّقَ بَيْنَ الصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ فَإِنَّ الزَّكَاةَ حَقُّ الْمَالِ وَاللَّهِ لَوْ مَنَعُونِي عِقَالًا كَانُوا يُؤَدُّونَهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَاتَلْتُهُمْ عَلَى مَنْعِهِ

Demi Allah, sungguh aku akan memerangi orang yang membedakan antara shalat dan zakat, karena zakat adalah (tuntuan) hak terhadap harta. Demi Allah, kalau mereka menghalangiku karena keengganan mereka sedangkan mereka pernah membayarnya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, aku tetap akan memerangi mereka karena keengganan mereka.

Baca Juga:  Kaidah-Kaidah Fiqih (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Abu Bakar memiliki dalil yang sama. Sedangkan Umar melihat dari satu sisi. Tapi Umar terluput dari pemahaman kata “kecuali dengan haknya”. Lalu Abu Bakar mengatakan, “sesungguhnya zakat itu hak harta”. Hal ini menunjukkan bagaimana pemahaman Abu Bakar yang sangat luar biasa. Maka Umar berkata:

فَوَاللَّهِ مَا هُوَ إِلَّا أَنْ رَأَيْتُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ شَرَحَ صَدْرَ أَبِي بَكْرٍ لِلْقِتَالِ فَعَرَفْتُ أَنَّهُ الْحَقُّ

Demi Allah tidaklah dia melainkan bahwa aku melihat Allah telah melapangkan dada Abu Bakar untuk memerangi (mereka) lalu aku mengetahui bahwa ia adalah kebenaran

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Tentang Aku Diperintahkan Untuk Memerangi Manusia Sampai Mereka Mengucapkan Laa Ilaaha Illallah – Al-Jam’u Baina As-Sahihain


Jangan lupa untuk turut membagikan link download kajian ini ke akun media sosial yang Anda miliki, baik Facebook, Twitter, Google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahufiikum

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.