Telegram Rodja Official

Ar-Risalah At-Tabukiyyah

Muqadimah Kitab Ar-Risalah At-Tabukiyyah

By  | 

Muqadimah Kitab Ar-Risalah At-Tabukiyyah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abdullah TaslimM.A. dalam pembahasan Kitab Ar-Risalah At-Tabukiyyah karya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 20 Dzul Qa’idah 1439 H / 02 Agustus 2018 M.

Status Program Kajian Kitab Ar-Risalah At-Tabukiyyah

Status program kajian kitab Ar-Risalah At-Tabukiyyah: AKTIF. Mari simak program kajian ilmiah ini di Radio Rodja 756AM dan Rodja TV setiap Kamis pagi, pukul 07:00 - 08:00 WIB.

Kajian Islam Ilmiah Tentang Muqadimah Kitab Ar-Risalah At-Tabukiyyah

Kitab ini merupakan risalah atau tulisan singkat yang dinisbatkan kepada wilayah Tabuk yang merupakan perbatasan Arab Saudi dengan wilayah Syam. Kitab ini ditulis oleh Ibnul Qayyim ketika beliau pulang dari menunaikan ibadah haji. Ketika beliau hendak ke negeri beliau di Damaskus, beliau melewati tempat ini dan disitulah beliau menulis tulisan yang sangat bermanfaat ini. Tujuan dari penulisan kitab ini adalah untuk dihadiahkan kepada para penuntut ilmu yang bersama beliau dan para penuntut ilmu secara keseluruhan. Di dalamnya banyak nasihat dan faidah yang berhubungan dengan masalah takwa, hijrah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, at ta’awun alal birri wattaqwa (saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala), berhubungan dengan ilmu, menundukkan hawa nafsu dijalan Allah subhanahu wa ta’ala, dan banyak lagi faidah-faidah yang akan kita dapatkan dengan membahas kitab ini.

Baca Juga:
Mengenal Nama Allah Al-Wasi' dan Al-Majid - Kitab Mausu'ah Fiqh Al-Qulub (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

…وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّـهَ ۖ إِنَّ اللَّـهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS. Al-Maidah[5]: 2)

Seorang hamba butuh untuk tolong menolong dalam kebaikan dan ketaatan. Oleh karena itu Allah syariatkan hal ini. Allah tidak mungkin mensyariatkan sesuatu dalam agamaNya, apalagi disebutkan dalam bebarapa ayat Al-Qur’an kecuali memang hal itu dibutuhkan oleh hamba untuk kebaikan dirinya. Apalagi yang berkaitan dengan kebaikan imannya, kebaikan ketakwaannya, persiapannya dalam menghadapi kehidupan yang kekal di akhirat nanti.

Setiap hamba tidak mungkin lepas dari dua keadaan ini. Yaitu menunaikan kewajiban antara dirinya dengan Allah subhanahu wa ta’ala dan kewajiban dirinya dengan orang-orang disekitarnya. Inilah landasan atau dasar dari kitab ini.

Adapun perbaikan antara seorang hamba dengan makhluk-makhluk Allah lainnya berupa interaksi, tolong-menolong, persahabatan, maka wajib untuk dijadikan hubungan ini sebagai sarana untuk mewujudkan keridhaan Allah subhanahu wa ta’ala dan ketaatan kepadaNya. Inilah puncak kegembiraan seorang hamba dan bahkan tidak ada kebahagiaan baginya kecuali dengan mewujudkan hal ini.

Didalam kitab Ighatsatul Lahfan, Imam Ibnul Qayyim menyebutkan, tidak ada kebahagiaan bagi hati seorang hamba, tidak ada kesenangan dan bahkan tidak ada kehidupan sama sekali kecuali dengan dia menjadikan Allah subhanahu wa ta’ala sebagai sembahannya semata dan menjadikan Allah sebagai Dzat yang paling dicintainya melebihi segala sesuatu yang ada di dunia ini. Inilah puncak kebahagiaan hati manusia. Maka dari itu, dengan pertimbangan inilah orang-orang beriman selalu ingin menjadikan hubungannya dengan makhluk disekitarnya mendukung kebahagiaan utama hatinya ini. Dia tidak akan bergaul dengan manusia kecuali dibangun diatas  at ta’awun alal birri wattaqwa (saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala). Dia tidak ingin menjadikan pergaulannya dengan manusia untuk melalaikan dari mengingat Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan sebab ini dia memilih-milih teman. Dengan sebab ini dia semangat berAmar ma’ruf nahi munkar menasihati sarudara-saudaranya dalam kebaikan agar semua hubungannya dengan manusia semakin mendekatkan dirinya kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang merupakan puncak kebahagiaan hatinya.

Baca Juga:
Mukadimah - Bagian ke-2 - Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Simak Kajian Lengkapnya, Download dan Sebarkan mp3 Ceramah Agama Islam Tentang Muqadimah Kitab Ar-Risalah At-Tabukiyyah


Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Lihat Juga: Radio Streaming, Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Ceramah Lucu, Khutbah Idul Adha, Kultum, Ceramah Singkat, Shalawat, Shalat JenazahRukun IslamRukun Iman, Ziarah Kubur, Shalat Berjamaah, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Belajar Bahasa Arab,

 

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.