Telegram Rodja Official

Fawaaidul Fawaaid

Pokok-pokok Kemaksiatan dan Kesalahan, Pintu-pintu Masuknya Setan dan Penyebab Masuk Neraka, serta Sebab Perbuatan Haram – Kitab Fawaidul Fawaid (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  | 

Ceramah agama oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Alhamdulillah, dapat kita simak kembali ceramah agama dari kajian kitab rutin kita, Fawaidul Fawaid, bersama Ustadz Badrusalam, melanjutkan pembahasan pekan kemarin tentang “Rukun-rukun Kekufuran“. Dan pada embahasan Senin pagi, 19 Rajab 1435 / 19 Mei 2014, pukul 05:30-07:00 WIB di Radio Rodja dan RodjaTV, kajian tersebut membahas beberapa pasal, di antaranya “Pokok-pokok Kemaksiatan“, “Pintu-pintu Masuknya Setan“, “Tidaklah Seorang Hamba Melakukan Perbuatan yang Haram kecuali dari 2 Sisi“, “Pintu-pintu Neraka“, dan “Pokok-pokok Kesalahan“. Mari kita simak masing-masing untaian tausiyah dari kitab yang sarat akan tazkiyatun nufus ini atau download sekarang juga rekamannya.


Program Kajian Kitab Fawaidul Fawaid - Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:
Baca Juga:
Bersegera dalam Bertaubat - Kitab Bahrur Raiq (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Senin pagi, 05:30-07:00 WIB



Status program Kajian Kitab Fawaidul Fawaid: SELESAI
Dilanjutkan kepada pembahasan kitab Mausu'ah Fiqh Al-Qulub.

Ringkasan Kajian Kitab Fawaidul Fawaid Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah

Pokok-pokok Kemaksiatan (أصول المعاصي)

[00:43]

أصول المعاصي كلها، كبارها وصغارها، ثلاثة‏:

“Pokok-pokok maksiat, semuanya, baik yang besar maupun yang kecil, itu ada 3:”

تعلق القلب بغير الله،

“Pertama, hati yang bergantung kepada selain Allah.”

وطاعة القوة الغضبية،

“Kedua, mentaati kekuatan kemarahan.”

والقوة الشهوانية،

“Ketiga, mengikuti kekuatan syahwat.”

وهي الشرك والظلم والفواحش،

“Di mana 3 perkara ini: yang pertama adalah syirik, yang kedua adalah kezaliman, yang ketiga adalah fahisyah / zina.”

Pintu-pintu Masuknya Setan (مداخل الشيطان)

[10:24]

كل ذي لب يعلم أنه لا طريق للشيطان عليه إلا من ثلاث جهات‏:

“Setiap orang yang mempunyai pikiran, dia akan mengetahui bahwa tidak ada jalan untuk setan menggoda dia, kecuali dengan 3 jalan:”

أحدها‏:‏ التزيد والإسراف، فيزيد على قدر الحاجة فتصير فضلة وهي حظ الشيطان ومدخله إلى القلب، وطريق ‏‏ الاحتراز من إعطاء النفس تمام مطلوبها من غذاء أو نوم أو لذة أو راحة ‏.‏ فمتى أغلقت هذا الباب حصل الأمان من دخول العدو منه‏.‏

“Pertama, bersikap berlebih-lebihan dalam segala sesuatu, sehingga ia pun melebihi kebutuhannya, maka itu merupakan sisa yang akan digunakan oleh setan, bahkan itu adalah tempat masuknya setan ke dalam hati seorang hamba. Maka, cara untuk melindungi diri dari sebab ini adalah memberikan pada diri kita kebutuhannya secara cukup (tidak boleh berlebih-lebihan), berupa makanan, tidur, atau istirahat. Kapan saja engkau tutup pintu ini, maka engkau akan mendapatkan keamanan dari godaan-godaan setan itu.”

Baca Juga:
Tugas-Tugas Ibadah di Bulan Syawal - Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

الثانية‏: الغفلة ، فإن الذاكر في حصن الذكر، فمتى غفل فتح باب الحصن فولجه العدو فيعسر عليه أو يصعب إخراجه‏.‏

“Kedua, kelalaian, karena orang yang berdzikir kepada Allah, ia berada di dalam benteng yang kokoh. Kapan saja ia lalai, maka pintu benteng akan terbuka, musuh pun akan masuk, sehingga terkadang kita sulit untuk mengusir musuh yang telah masuk ke dalam hati kita.”

الثالثة‏: ‏ تكلف ما لا يعنيه من جميع الأشياء‏.‏

“Ketiga, terlalu menyibukkan dengan perkara yang tidak bermanfaat.”

Tidaklah Seorang Hamba Melakukan Perbuatan yang Haram kecuali dari 2 Sisi (ما أخذ العبد ما حرم عليه إلا من جهتين‏)

[14:06]

إحداهما‏:

“Tidaklah seorang hamba melakukan perbuatan yang haram kecuali dari 2 sisi:”

سوء ظنه بربه، وأنه لو أطاعه وآثره لم يعطه خيراً منه حلالاً،

“Pertama, berburuk sangka kepada Allah. Bahwasanya, apabila dia mentaati Allah dan lebih mendahulukan Allah seakan-akan Allah tidak akan memberikan kepada dia sesuatu yang lebih baik darinya berupa yang halal.”

Terkadang seorang hamba mencari yang haram itu karena su’udzan kepada Allah. Dia kira kalau dia mentaati Allah dengan mencari rizqi yang halal, kemudian Allah tidak akan memberikan yang halal itu kepada dirinya, akhirnya dia pun berkilah dan mengatakan, “Wah, yang haram saja susah, apalagi yang halal.” Dia su’udzan kepada Allah seakan-akan Allah tidak akan memberikan kepada dia rizqi yang halal kalau dia tempuh dari jalan yang halal.

Baca Juga:
Pengaruh Nama dan Sifat Allah terhadap Hati - Bagian ke-2 - Kitab Mausu'ah Fiqh Al-Qulub (Ustadz Badrusalam, Lc.)

والثانية‏: أن يكون عالماً بذلك، وأن من ترك لله شيئاً أعاضه خيراً منه، ولكن تغلب شهوته صبره وهواه عقله، فالأول من ضعف علمه والثاني من ضعف عقله وبصيرته‏.

“Kedua, ia berilmu tentang itu dan ia pun tau dan yakin bahwa seseorang yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah mengganti dengan yang lebih baik darinya, tapi sayang syahwatnya mengalahkan kesabarannya dan hawa nafsunya mengalahkan akalnya karena yang pertama: lemah keyakinan dan yang kedua: kurangnya akal dan bashirah

قال يحيى بن معاذ:‏ من جمع الله عليه قلبه في الدعاء لم يرده‏.‏

“Berkata Yahya bin Mu’adz, “Siapa yang Allah kumpulkan hatinya dalam doa, maka Allah tidak akan menolak doanya.””

قلت‏:‏ إذا اجتمع عليه قلبه وصدقت ضرورته وفاقته وقوي رجاؤه فلا يكاد يرد دعاؤه‏.‏

Maksudnya, “Apabila hatinya terkumpul, memang benar-benar darurat (mengakui kebutuhan dia kepada Allah), dan kuat pengharapan dia kepada Allah, maka hampir-hampir doa tersebut tidak akan ditolak Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Pintu-pintu Neraka (أبواب النار)

[17:48]

دخل الناس النار من ثلاثة أبواب‏:

“Manusia masuk ke dalam api neraka dari tiga pintu:”

1- باب شبهة أورثت شكا في دين الله‏.‏

“1. Pintu syubhat (pemikiran-pemikiran menyesatkan) yang mewariskan / menimbulkan keraguan kepada agama Allah.”

(Yaitu) orang yang meragukan agama Islam karena ada syubhat, dia menganggap Islam itu batil, dia menganggap Islam itu tidak benar, karena ada syubhat di pikiran. (Maka,) ini menjadi pintu ia masuk ke dalam api neraka.

Baca Juga:
Benteng Penjaga Diri Terkuat - Bagian ke-2 (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

2- وباب شهوة أورثت تقديم الهوى على طاعته ومرضاته‏.‏

“2. Pintu syahwat mewariskan mendahulukan hawa nafsu daripada ketaatan dan keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

3- وباب غضب أورث العدوان على خلقه‏.

“3. Pintu kemarahan yang akan mewariskan permusuhan terhadap hamba-hammbaNya.”

Pokok-pokok Kesalahan (أصول الخطايا)

[19:11]

كلها ثلاثة

“Pokok-pokok semua kesalahan itu tiga”

1- الكبر، وهو الذي أصار إبليس إلى ما أصاره‏.‏

“1. Kesombongan, itulah yang menjadikan iblis seperti demikian.”

2- والحرص، وهو الذي أخرج آدم من الجنة‏.‏

“2. Ketamakan / kerakusan, itulah yang mengeluarkan Nabi Adam dari surga.”

3- والحسد، وهو الذي جرأ أحد ابني آدم على أخيه‏.‏

“3. Kedengkian, itulah yang membuat salah satu anak Adam membunuh saudaranya (yaitu Qabil membunuh Habil).”

فمن وقي شر هذه الثلاثة فقد وقي الشر، فالكفر من الكبر، والمعاصي من الحرص، والبغي والظلم من الحسد‏.‏

“Siapa yang terlindung dari 3 perkara ini (kesombongan, ketamakan / kerakusan, dan kedengkian) sungguh ia akan terlindung dari semua keburukan. Orang yang kafir kepada Allah karena kesombongan, orang yang berbuat maksiat akibat dari ketamakan, dan perbuatan kedzoliman dan menyakiti orang lain (dzalim) berasal dari hasad.”

Mari download sekarang juga, obat hati dari ceramah agama kajian kitab Fawaidul Fawaid.

Simak dan Download Kajian Kitab Fawaidul Fawaid: Pokok-pokok Kemaksiatan dan Kesalahan, Pintu-pintu Masuknya Setan dan Penyebab Masuk Neraka, serta Sebab Perbuatan Haram

Baca Juga:
Tercelanya Pelaku Bid'ah (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Ayo kita share ke Facebook, Twitter, dan Google+, semoga saudara-saudara kita, kaum Muslimin, dapat memperoleh manfaatnya dan kita juga memperoleh pahalanya. Amin.

Telegram Rodja Official

2 Comments

  1. Salman Sunni A

    Minggu, _18 _November _2018 / 18 November 2018 at 15:25

    maaf kok kajian ini ga bisa di download ya?

    • Admin Radio Rodja

      Rabu, _21 _November _2018 / 21 November 2018 at 05:12

      Alhamdulillah sudah diperbaiki. Silahkan dicoba kembali..

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.