Rodja Peduli

Tematik

Tuntutan Si Buah Hati (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

By  |  pukul 10:56 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 30 Maret 2016 pukul 12:51 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=19835

Kajian Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Berikut ini adalah rekaman kajian dan ceramah agama yang disiaran live di Radio Rodja dan Rodja TV pada Rabu, 21 Jumadal Akhirah 1437 / 30 Maret 2016. Disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin dengan pembahasan “Tuntutan Si Buah Hati“.

(Downlaod juga kajian: Akhir Zaman Telah Tiba – Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Ringkasan Kajian: Tuntutan Si Buah Hati

Maksud dari kalimat “Tuntutan Si Buah Hati” adalah permintaaan dari sang anak yang seharusnya dipenuhi oleh orang tuanya. Atau dengan kata lain maksud dari pernyataan tersebut adalah kewajiban orang tua terhadap anaknya.

Perlu diketahui bahwa anak-anak merupakan anugerah dari Allah dan mereka merupakan perhiasan kehidupan dunia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak (anak-anak). Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain , dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS An-Nisa [4]: 1)

Baca Juga:
Mengajarkan Adab Makan dan Tidur kepada Anak

Ayat ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa anak adalah pemberian dan anugerah dari Allah. Di dalam ayat yang lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاللّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَاجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

“Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari ni’mat Allah ?” (QS An-Nahl [16]: 72)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثاً وَيَهَبُ لِمَن يَشَاءُ الذُّكُورَ، أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَاناً وَإِنَاثاً وَيَجْعَلُ مَن يَشَاءُ عَقِيماً إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki. Atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS Asy-Syura [42]: 49-50)

Dari ayat-ayat tersebut kita mengetahui bahwa anak merupakan anugerah mulia dari Allah Ta’ala, maka dari itu sudah selayaknya kita jaga dan kita syukuri. Salah satu bentuk syukur adalah kita mendidiknya dengan baik dan memenuhi hak-haknya.

Baca Juga:
Mengajarkan Ihsan Kepada Anak

Simak penjelasan lengkap mengenai “Tuntutan Si Buah Hati” oleh Ustadz Ahmad Zainuddin di dalam rekaman kajian berikut ini.

Download Kajian: Tuntutan Si Buah Hati

Jangan lupa untuk turut membagikan link download kajian ini ke akun media sosial yang Anda miliki, baik Facebook, Twitter, Google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahufiikum

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.