Telegram Rodja Official

Silsilah Al-Ahaadiits Ash-Shahiihah

Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 974-976 – TPP: Fitnah Akhir Zaman, Tips Selamat dari Fitnah, serta Jawaban atas Kebohongan dan Kesesatan Syiah (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Download ceramah seri pembahasan hadits-hadits shahih yang dikumpulkan dalam sebuah kitab populer berjudul Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Sebelumnya, telah diselesaikan pembahasan dari hadits 966-973, maka pada kesempatan ini, kita akan berlanjut kepada Hadits 974-976. Di antara yang Termasuk Pembahasan Penting (TPP) yang dapat dipetik dari 3 hadits tersebut adalah Fitnah Akhir Zaman, Tips Selamat dari Fitnah, dan Jawaban atas Kebohongan dan Kesesatan Syiah. Ceramah ini live dari Masjid Al-Barkah pada Ahad malam, 7 Desember 2014 / 15 Dzulhijjah 1436, ba’da Maghrib dan dilanjut setelah shalat Isya’.

Termasuk Pembahasan Penting (TPP):

1. Fitnah Akhir Zaman,
2. Tips Selamat dari Fitnah, dan
3. Jawaban atas Kebohongan dan Kesesatan Syiah

Program Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Ustadz Badrusalam, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:
Baca Juga:
Beribadah Kepada Allah Sesuai Dengan Syariat

Ahad malam, ba'da Maghrib - ba'da Isya' waktu Jakarta (18:00-19:30 WIB)



Status program Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: AKTIF

Untuk memperoleh keutamaan menuntut ilmu, silakan Anda dapat turut hadir langsung pada kajian ini di: Masjid Jami' Al-Barkah, Jl.Pahlawan, Kp. Tengah, belakang Polsek Cileungsi, Cileungsi, Bogor

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Hadits-hadits Shahih dari Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah

Hadits ke-974: Fitnah Akhir Zaman

[00:28]
‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma

كنا عند رسول الله صلى الله عليه وسلم قعودا نذكر الفتن , فأكثر ذكرها حتى ذكر فتنة الأحلاس , فقال قائل : يا رسول الله و ما فتنة الأحلاس ? قال : هي ” . الحديث . و هذا إسناد صحيح رجاله كلهم ثقات رجال البخاري غير العلاء بن عتبة و هو صدوق فتنة الأحلاس هي فتنة هرب و حرب , ثم فتنة السراء دخلها أو دخنها من تحت قدمي رجل من أهل بيتي يزعم أنه مني و ليس مني إنما وليي المتقون , ثم يصطلح الناس على رجل كورك على ضلع , ثم فتنة الدهيماء لا تدع أحدا من هذه الأمة إلا لطمته لطمة , فإذا قيل : انقطعت تمادت يصبح الرجل فيها مؤمنا و يمسي كافرا حتى يصير الناس إلى فسطاطين : فسطاط إيمان لا نفاق فيه و فسطاط نفاق لا إيمان فيه , إذا كان ذاكم فانتظروا الدجال من اليوم أو غد

“Kami berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk-duduk dan kami menyebutkan tentang fitnah, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun banyak menyebutkan fitnah yang akan terjadi, sampai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan tentang fitnah al-akhlash. Lalu ada seorang yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apa sih yang dimaksud dengan fitnah al-akhlas itu? Rasulullah menjawab, “Fitnah al-akhlash itu artinya fitnah saling lari dari satu sama lainnya karena kacau balau dan peperangan, kemudian fitnah kesenangan, di mana yang memulainya / kotorannya itu berasal dari seseorang lelaki dari ahli bait-ku (maksudnya: dari keturunan Rasulullah nanti, bukan ahlul bait yang waktu itu Rasulullah hidup). Ia mengaku-aku ia dariku, dan ia bukan dariku (maksudnya: “bukan dariku” artinya perbuatannya bukan dariku, walaupun dia dari keturunanku, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman tentang anak Nabi Nuh ketika Nabi Nuh berkata kepada Allah, “Ya Allah, anakku,” Allah berfirman, “Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatan)nya perbuatan yang tidak baik.” [QS Hud <11>: 46]) Sesungguhnya waliku hanya orang-orang yang bertakwa. …” (HR Abu Dawud, Al-Hakim, dan Imam Ahmad)

Baca Juga:
Aqidah Imam Sufyan Ats Tsauri

Dan ini menunjukkan, bahwa keluarga / keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam itu tidak dijamin masuk surga, yang dijamin itu hanyalah orang-orang yang telah Rasulullah sebutkan saja, di antaranya Fathimah, Hasan dan Husain, anak-anak Rasulullah, seperti Ruqayyah, Ummu Kultsum, dst.

Hadits ke-975: Hakikat Orang yang Bahagia

[22:44]
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إن السعيد لمن جنب الفتن و لمن ابتلي فصبر

“Sesungguhnya orang yang bahagia itu orang yang dijauhkan dari fitnah-fitnah, dan bagi orang yang diuji lalu ia bersabar.” (HR Abu Dawud)

Kata Syaikh Albani, sanadnya shahih sesuai dengan syarat Muslim.

Hadits ke-976: Kejayaan Islam Akan Berkutat sampai 35, 36, atau 37 Tahun setelah Itu maka Jalan Orang yang Binasa

[33:30]
Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

تدور رحى الإسلام بعد خمس و ثلاثين أو ست و ثلاثين أو سبع و ثلاثين , فإن يهلكوا فسبيل من هلك و إن يقم لهم دينهم يقم لهم سبعين عاما . قلت : ( و في رواية : قال عمر يا نبي الله ) : مما بقي أو مما مضى ؟ قال : مما مضى

“”Akan berkutat kejayaan Islam (kebaikan dan keagungan Islam) setelah 35, 36, atau 37 tahun, dan apabila mereka telah meninggal dunia, maka itu jalan orang yang binasa. Dan apabila tegak untuk mereka agama mereka, akan tegak untuk mereka 70 tahun.” Aku berkata dalam suatu riwayat, “Berkata ‘Umar, “Wahai Nabi Allah, dari yang tersisa atau dari yang telah berlalu?” Rasulullah menjawab, “Dari yang telah berlalu.”” (HR Abu Dawud, Ath-Thahawi, Al-Hakim, Imam Ahmad, Abu Ya’la, Ibnul A’rabi, Ibnu ‘Adi, Al-Khotib, dan Al-Khaththabi dari jalan itu. Dan Al-Hakim shahih sanadnya.)

Baca Juga:
Buah Manis Beriman Kepada Takdir

Ayo simak penjelasan ketiga hadits di atas yuk, di mana di dalamnya banyak mengandung pelajaran tentang Fitnah Akhir Zaman, Tips Selamat dari Fitnah, dan Jawaban atas Kebohongan dan Kesesatan Syiah. Segera download rekaman ceramah dari program kajian kitab Silsilah Hadits Shahih!

Download Ceramah Agama Islam: Kitab Silsilah Hadits Shahih, Hadits ke-974 hingga ke-976

Ayo share juga ke Facebook, Twitter, dan Google+.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.